Harga Bitcoin (BTC) Berpotensi Anjlok ke $38.000, Analis Ungkap Sinyal Koreksi Besar?

2 hours ago 2

Jakarta, Pintu News – Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah mengalami kenaikan singkat yang membawa harga mendekati zona resistance penting. Namun, para analis memperingatkan bahwa lonjakan ini belum cukup kuat untuk menandakan pembalikan tren secara permanen.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, banyak investor mulai bertanya-tanya apakah saat ini adalah waktu yang tepat untuk masuk atau justru bersiap menghadapi penurunan lebih dalam. Artikel ini akan membahas analisis terbaru, potensi target harga, serta sinyal-sinyal yang perlu diwaspadai oleh pelaku pasar kripto.

Tiga Alasan Analis Belum Melihat Titik Terendah Bitcoin (BTC)

Meskipun terjadi rebound harga, para analis menegaskan bahwa belum ada bukti kuat terbentuknya titik terendah yang signifikan pada Bitcoin (BTC). Salah satu indikator utama adalah harga realisasi pemegang jangka panjang berdasarkan model onchain cost basis yang belum disentuh.

Dalam setiap siklus bear market sebelumnya, level ini selalu setidaknya disentuh, bahkan sering kali ditembus secara tegas sebelum terbentuknya titik terendah utama. Fakta bahwa level ini belum tersentuh menandakan potensi koreksi lebih lanjut masih terbuka lebar. Selain itu, penurunan harga dari all-time high saat ini baru mencapai sekitar 53 hingga 54 persen.

Jika dibandingkan dengan bear market sebelumnya, biasanya Bitcoin (BTC) mengalami penurunan antara 60 hingga 84 persen sebelum benar-benar membentuk dasar harga. Koreksi kali ini dinilai masih terlalu dangkal secara historis. Ditambah lagi, analisis Elliott Wave menunjukkan bahwa pergerakan saat ini hanyalah bounce korektif B-wave dalam struktur bearish yang lebih besar, sehingga potensi penurunan C-wave masih mungkin terjadi di sisa tahun ini.

Baca juga: AI Agents Siap Ubah Belanja Online: ARK Invest Prediksi Transaksi $8 Triliun di 2030!

Target Penurunan Selanjutnya di Kisaran $38.000 hingga $39.000

Jika pola bearish yang diprediksi benar-benar terwujud, target penurunan berikutnya berada di rentang $38.000 hingga $39.000. Level ini merepresentasikan penurunan sekitar 70 persen dari harga tertinggi sepanjang masa Bitcoin (BTC), sekaligus bertepatan dengan zona retracement Fibonacci yang sering digunakan analis untuk mengukur koreksi dari kenaikan sebelumnya.

Namun, para analis menegaskan bahwa target ini belum bisa dikonfirmasi sebelum terbentuknya puncak B-wave secara jelas. Dengan demikian, investor diingatkan untuk tetap waspada dan tidak terburu-buru mengambil keputusan berdasarkan asumsi semata. Selain itu, volatilitas pasar kripto yang tinggi membuat pergerakan harga bisa berubah secara drastis dalam waktu singkat.

Oleh karena itu, penting untuk terus memantau perkembangan teknikal dan fundamental yang memengaruhi Bitcoin (BTC). Jika tekanan jual meningkat, bukan tidak mungkin harga akan menguji level support kritis tersebut. Namun, jika terjadi pembalikan arah, peluang untuk reli juga tetap terbuka.

Baca juga: Bitcoin Menuju $83.400, Ketegangan Iran dan Data Inflasi Buat Para Trader Waspada?

Syarat Bitcoin (BTC) Kembali Bullish dan Skenario Pembalikan Tren

Untuk membatalkan skenario bearish, Bitcoin (BTC) harus mampu menembus dan bertahan di atas level $90.000, khususnya pada ekstensi Fibonacci 138 persen. Jika hal ini terjadi, maka akan mengonfirmasi dimulainya gelombang ketiga yang kuat dan membuka peluang menuju $94.500 atau bahkan lebih tinggi. Sampai level tersebut tercapai dan dipertahankan, struktur harga saat ini masih dianggap sebagai rally korektif dalam pola bearish yang lebih besar.

Analisis siklus waktu juga menunjukkan potensi terbentuknya puncak pasar pada periode Mei hingga Juni, dengan kemungkinan titik terendah baru di sekitar Oktober jika pola siklus tetap konsisten. Sementara itu, para investor dan trader disarankan untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Pergerakan harga yang belum pasti dan banyaknya faktor eksternal yang memengaruhi pasar kripto membuat strategi manajemen risiko menjadi sangat penting. Jika Bitcoin (BTC) gagal menembus resistance utama, tekanan jual bisa kembali mendominasi pasar. Namun, jika terjadi breakout signifikan, peluang untuk reli lanjutan tetap terbuka lebar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online