Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin kembali menguat pada perdagangan Rabu, 15 Juli 2026, setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) untuk periode Juni 2026 dirilis lebih rendah dari perkiraan pasar. Berdasarkan data CoinGecko, BTC diperdagangkan di kisaran US$64.700 pada pagi hari waktu Indonesia Barat, melanjutkan pemulihan setelah sempat tertekan ke level US$62.300 pada hari sebelumnya akibat sentimen geopolitik di Timur Tengah.
Harga Bitcoin Hari Ini: Menguat ke Kisaran US$64.700
Mengacu pada data CoinGecko, harga Bitcoin tercatat di angka US$64.685 hingga US$64.781 pada Rabu pagi, dengan kisaran perdagangan 24 jam berada di rentang US$62.273 hingga US$65.010. Sementara itu, rentang tujuh hari terakhir menunjukkan level terendah di US$61.507, mengindikasikan bahwa aset kripto terbesar ini masih bergerak fluktuatif meski tren jangka pendeknya kini mengarah naik.

Kapitalisasi pasar Bitcoin turut terdongkrak seiring penguatan harga, mencapai sekitar US$1,29 triliun atau setara Rp23.324 triliun dengan asumsi kurs Rp18.091 per dolar AS. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir juga tercatat aktif di berbagai bursa, menandakan minat beli yang kembali meningkat setelah beberapa hari pasar didominasi aksi jual.
Baca juga: “Harga Bitcoin 14 Juli 2026: BTC Anjlok ke US$62.300 usai Minyak Naik“
Inflasi AS Juni 2026 Jadi Katalis Utama Penguatan BTC
Menurut laporan Consumer Price Index (CPI) yang dirilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada 14 Juli 2026, tingkat inflasi tahunan AS untuk Juni 2026 turun menjadi 3,5%, dari sebelumnya 4,2% pada Mei. Angka ini juga berada di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi berada di level 3,8%, sekaligus menjadi penurunan pertama dalam lima bulan terakhir.
Secara bulanan, indeks harga konsumen turun 0,4% setelah naik 0,5% pada Mei, penurunan bulanan terbesar sejak April 2020. Inflasi inti (core CPI) tahunan juga melandai ke 2,6% dari 2,9%, di bawah proyeksi 2,8%. Penurunan ini utamanya didorong oleh anjloknya indeks energi sebesar 5,7% secara bulanan, meski secara tahunan energi masih naik 15,7% akibat lonjakan harga bensin 26,7%. Sementara itu, inflasi sektor perumahan (shelter) melandai ke 3,3% dari 3,4% dan inflasi pangan turun ke 3% dari 3,1%.
Data inflasi yang lebih adem dari perkiraan ini langsung direspons positif oleh pasar keuangan global, termasuk pasar kripto, karena membuka peluang bagi bank sentral AS (The Fed) untuk mempercepat pemangkasan suku bunga acuan pada sisa tahun 2026.
Sentimen pasar kripto membaik usai rilis data CPI AS Juni 2026. Sumber: Pexels / Pexels LicenseSentimen Risk-On Dorong Penguatan Pasar Kripto Secara Luas
Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah biasanya mendorong sentimen “risk-on” di pasar aset berisiko, termasuk Bitcoin dan altcoin. Ketika biaya modal turun dan imbal hasil instrumen berbasis dolar seperti obligasi menjadi kurang menarik, investor cenderung mengalihkan sebagian portofolionya ke aset dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi, salah satunya kripto.
Pola ini konsisten dengan pergerakan BTC dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Bitcoin sempat membukukan penguatan mingguan sekitar 2% ke kisaran US$64.000 pada 13 Juli 2026, sebelum kembali terkoreksi akibat kekhawatiran geopolitik. Kini, dengan katalis data inflasi yang lebih ringan, tren jangka pendek BTC kembali condong positif.
Baca juga: “Harga Bitcoin 13 Juli 2026: BTC ke US$64.000, Reli Mingguan 2%“
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer: Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
- CoinGecko. “Bitcoin Price: BTC/USD Live Price Chart, Market Cap & News Today“. CoinGecko. Diakses pada 15 Juli 2026.
- Kompas.com. “Harga Bitcoin Hari Ini 15 Juli 2026 Naik Usai Inflasi AS Melambat“. Kompas.com. Diakses pada 15 Juli 2026.
- U.S. Bureau of Labor Statistics. “Consumer Price Index Summary, June 2026“. BLS.gov. Diakses pada 15 Juli 2026.
- CNBC. “Consumer Price Index Inflation Report June 2026“. CNBC. Diakses pada 15 Juli 2026.
- Trading Economics. “United States Inflation Rate“. Trading Economics. Diakses pada 15 Juli 2026.
- Pintu News. “Harga Bitcoin 14 Juli 2026: BTC Anjlok ke US$62.300 usai Minyak Naik“. Pintu News. Diakses pada 15 Juli 2026.
- Pintu News. “Harga Bitcoin 13 Juli 2026: BTC ke US$64.000, Reli Mingguan 2%“. Pintu News. Diakses pada 15 Juli 2026.
.png)












































