Hujan Lebat Sempat Sebabkan Laju Arus Balik Lebaran di Jalur Pantura Melambat

13 hours ago 5

TEMPO.CO, Jakarta - Hujan lebat warnai Jalur Pantai Utara atau Pantura di Kota Cirebon, Jawa Barat, yang mulai dipadati arus balik lebaran dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta di hari kedua Lebaran 2025 atau Rabu sore, 2 April 2025.

Dilansir dari Antara, ribuan pengendara roda dua yang melintas pada Jalur Pantura di Kota Cirebon tetap melaju meski diguyur hujan deras.

Sejumlah pemudik memilih berteduh di SPBU dan warung-warung dadakan, sementara sebagian lainnya tetap melanjutkan perjalanan meski jarak pandang terbatas dan kondisi jalan cukup licin. Hujan deras juga menyebabkan munculnya genangan air di beberapa titik jalan berlubang, sehingga memperlambat laju kendaraan terutama pada simpang empat Pemuda Cirebon.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Hujan turun tiba-tiba, jadi saya harus tetap jalan meski jarak pandang sangat terbatas,” kata Agus, pemudik asal Kuningan, saat melintas di Cirebon, Rabu, 2 April 2025 seperti dikutip dari Antara.

Ia mengaku memilih berangkat hari tersebut untuk kembali ke Jakarta, agar tidak terjebak kemacetan saat berkendara di Jalur Pantura. Agus menuturkan volume kendaraan pemudik bisa saja meningkat pada beberapa hari ke depan, dan dapat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di berbagai titik.

“Oleh karena itu, lebih baik saya berangkat hari ini sebelum puncak arus balik di Jalur Pantura terjadi beberapa hari ke depan,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon Andi Armawan menyebutkan jalur arteri di kotanya, sudah dipadati pemudik yang kembali menuju arah Jakarta sejak Rabu pagi. Pihaknya memperkirakan arus balik masih akan mengalami lonjakan pada malam hari, hingga Kamis, 3 April 2025.

“Arus balik di Jalur Pantura saat ini mulai terjadi,” katanya.

Ia menyebutkan dari data Tim TC Dishub Kota Cirebon, sebanyak 23.586 kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta sudah melintas di Jalur Pantura sejak pukul 00:00 WIB hingga pukul 12:30 WIB pada Rabu.

“Arus kendaraan didominasi oleh sepeda motor dengan jumlah 19.515 unit, serta mobil pribadi sebanyak 3.049 unit,” ucap dia.

Sementara itu Kepolisian Resor Cirebon Kota, Jawa Barat, menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalur di sejumlah persimpangan pada ruas arteri untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran yang mulai meningkat sejak Rabu, 2 April 2025.

Kepala Polres Cirebon Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Iskandar di Cirebon mengatakan peningkatan arus kendaraan terjadi di jalur tol dan arteri, terutama di Jalan Bypass Kota Cirebon.

"Kalau kita analisa, sejak kemarin sudah terlihat peningkatan arus balik Lebaran dari Jawa Tengah menuju Jakarta, baik di jalan tol maupun jalur arteri," kata Eko, Kamis, 3 April 2025..

Untuk mengurangi kepadatan, kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa titik prioritas, seperti persimpangan Terminal Harjamukti, persimpangan Kanggraksan dan persimpangan Pemuda Kota Cirebon. Eko menjelaskan persimpangan tersebut merupakan titik temu kendaraan arus balik dengan mobilitas warga lokal sehingga diperlukan langkah pengendalian lalin.

"Kami menerapkan sistem buka tutup secara situasional untuk mengurai kemacetan. Penutupan hanya bersifat sementara dan jalur akan dibuka kembali setelah kondisi lalin kembali normal," ujarnya, termasuk di kondisi hujan lebat.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online