Jakarta -
Smart TV atau televisi dengan teknologi pintar menjadi salah satu barang elektronik yang kini banyak ditemui di rumah. Tak sedikit yang beralih dari televisi biasa ke Smart TV karena fitur yang dimiliki.
Mulai dari tersambung dengan internet hingga bisa membuka platform streaming favorit hingga fitur lain, Smart TV kini seolah menjadi kebutuhan utama di tiap rumah. Namun tak berbeda dengan barang elektronik lain, Smart TV juga perlu dirawat agar bisa tahan lama.
Berikut merupakan deretan cara untuk merawat Smart TV agar lebih awet dan tahan lama, kualitas televisi juga tetap terjaga.
1. Bersihkan Layar Secara Teratur
Layar menjadi komponen utama Smart TV yang paling rentan terkena debu dan sidik jari. Oleh karena itu, layar Smart TV perlu dibersihkan secara berkala untuk menjaga kualitasnya.
Anda bisa menggunakan kain mikrofiber lembut untuk mengelap layar. Hindari penggunaan bahan kasar atau cairan pembersih yang bisa merusak permukaan layar. Bila perlu, gunakan cairan pembersih khusus layar yang aman bagi Smart TV.
2. Hindari Paparan Debu dan Kelembapan
Debu serta udara lembap merupakan musuh utama bagi alat elektronik termasuk Smart TV. Pastikan Anda menempatkan Smart TV di ruangan yang kering dan bersih, serta terhindari dari area rumah yang sering terkena percikan air seperti dapur atau kamar mandi.
Jika memungkinkan, gunakan penutup khusus saat TV sedang tidak digunakan. Bersihkan bagian luar TV secara berkala dari debu untuk mencegah debu masuk ke dalam Smart TV dan jadi penyebab TV lebih cepat rusak.
3. Atur Kontras dan Kecerahan
Tak banyak yang mengetahui jika kecerahan dan kontras yang terlalu tinggi bisa jadi penyebab lampu layar Smart TV lebih cepat rusak. Oleh karena itu, gunakan kecerahan yang sesuai pencahayaan ruangan untuk menghemat daya serta membuat umur layar lebih panjang.
4. Matikan Smart TV Saat Tidak Digunakan
Kebiasaan remeh berupa membiarkan TV menyala tanpa ditonton lambat laun akan merusak TV. Hal ini karena komponen Smart TV akan bekerja lebih keras dan panas hingga memperpendek umur alat elektronik tersebut.
5. Perbaharui Software Secara Berkala
Tak berbeda dengan smartphone, Smart TV juga punya sistem operasi yang perlu diperbaharui secara berkala. Melakukan update pada sistem operasi Smart TV sering menghadirkan perbaikan performa serta keamanan.
Jangan pernah mengabaikan notifikasi pembaruan dari Smart TV, karena memperbaharui sistem operasi bisa membuat keamanan Smart TV lebih terjaga.
6. Jangan Tekan Layar dengan Keras
Smart TV umumnya memiliki layar LED atau OLED yang sensitif dengan tekanan. Oleh karena itu, hindari menekan layar dengan keras atau memegang Smart TV di sisi layar saat dipindahkan. Layar yang ditekan terlalu keras bisa membuat kualitas gambar menurun.
7. Perhatikan Kabel dan Sambungan Smart TV
Selain layar, kabel dan sambungan Smart TV juga perlu diperhatikan. Pastikan tidak ada kabel yang terlalu tegang atau melilit, terutama jika Smart TV sering dipindahkan. Kabel yang rusak akan memengaruhi kualitas gambar bahkan kerusakan pada port TV.
8. Gunakan Stabilizer Listrik
Lonjakan listrik yang terjadi secara tiba-tiba juga bisa menjadi penyebab alat elektronik mengalami kerusakan, termasuk Smart TV. Stabilizer listrik bisa membantu menyeimbangkan arus listrik yang masuk ke Smart TV sehingga terhindar dari risiko korsleting dan kerusakan komponen internal.
9. Gunakan Mode Hemat Daya
Banyak Smart TV yang sudah disertai dengan mode hemat daya yang bisa membantu mengurangi konsumsi listrik. Mode ini kemudian juga membantu menjaga layar lebih tahan lama sekaligus menjaga penggunaan energi secara optimal.
10. Hindari Paparan Cahaya Matahari Langsung
Jika terlalu lama terpapar sinar matahari langsung, warna layar Smart TV bisa pudar ahkan rusak. Pastikan untuk menempatkan Smart TV di bagian rumah yang tidak terpapar sinar matahari langsung.
11. Jangan Sentuh Layar Smart TV dengan Tangan Berminyak atau Basah
Tangan yang berminyak atau basah akan meninggalkan noda serta merusak permukaan layar. Pastikan tangan dalam keadaan kering dan bersih saat mengelap layar untuk mencegah kemunculan noda.
12. Cek Ventilasi dan Sirkulasi Udara
Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang lancar agar panas yang dihasilkan Smart TV saat bekerja bisa terbuang dengan baik. Ventilasi di bagian belakang atau samping Smart TV sebaiknya terbuka dan dibersihkan secara berkala.
Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah Smart TV terlalu panas serta menjaga komponen di dalam TV agar tetap awet.
(asw)
Loading ...
.png)
4 hours ago
1

















































