SEBANYAK 33.785 peserta program sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) dinyatakan lolos sebagai calon manajer koperasi desa merah putih dan kampung nelayan merah putih pada Jumat, 31 Juli 2026. Kelulusan ini ditetapkan setelah mereka menyelesaikan rangkaian pelatihan bela negara dan manajerial selama 45 hari di satuan pendidikan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyatakan para lulusan tersebut bakal langsung diterjunkan ke koperasi yang sudah siap beroperasi. "Jadi teman-teman yang sudah selesai dilatih ini akan segera kita deploy ke tempat-tempat yang sudah bisa operasi," ujar Joao saat menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan SPPI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 31 Juli 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Jumlah calon manajer yang siap bertugas tersebut tidak seimbang dengan ketersediaan unit koperasi di lapangan yang masih terbatas. Hingga saat ini, jumlah koperasi desa merah putih yang sudah beroperasi di seluruh Indonesia baru 1.021 titik. Angka tersebut berbanding jauh dengan total 28.629 calon manajer yang telah direkrut.
Menanggapi itu, Joao beralasan dalam tiga minggu ke depan bakal ada sekitar 35 ribu koperasi yang selesai dibangun. Dia berdalih saat ini sebetulnya sudah ada 18.672 ribu koperasi yang sudah selesai dibangun namun belum beroperasi. Selain itu, sebanyak 3.558 ribu koperasi disebut masih dalam tahap pembangunan.
Joao optimistis jumlah itu akan bertambah signifikan dalam beberapa pekan ke depan. “Yang belum selesai ini pun sesuai dengan statistik yang ada, kurang dari 2-3 minggu ke depan 35 ribu akan selesai,” tutur dia.
Tak hanya calon manajer koperasi, ketimpangan jumlah titik juga terjadi pada calon manajer kampung nelayan merah putih. Dengan 5.159 peserta yang lolos menjadi calon manajer, jumlah pos kampung nelayan yang berdiri justru baru sekitar 100 titik.
Namun begitu, Sekretaris PT Agrinas Jaladri Nusantara–Badan Usaha Milik Negara yang mengurusi program kampung nelayan merah putih–Febi Chadimun, menyebutkan pihaknya membidik target penambahan hingga 1.369 titik sepanjang tahun ini. "Semua sedang dalam proses pembangunan," kata Febi.
.png)
















































