Pascal Struijk Gagal Menembus Skuad Belanda di Piala Dunia 2026, Kans Terbuka untuk Timnas Indonesia: Duet Bareng Jay Idzes Bisa Solid!

5 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia berpotensi makin mewah menyusul tak dipanggilnya Pascal Struijk ke dalam skuat Timnas Belanda di Piala Dunia 2026.

Pelatih De Oranje, Ronald Koeman, telah mengumumkan pasukan perang pentas terakbar empat tahunan yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dari 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

Tak ada nama Pascal Struijk. Bek tengah andalan Leeds United kalah bersaing dengan pemain belakang beken lainnya, macam Nathan Ake (Man City), Denzel Dumfries (Inter Milan), Jurriën Timber (Arsenal), dan Virgil van Dijk (Liverpool).

Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan Pascal Struijk akan mengamini tawaran PSSI terkait perpindahan kewarganegaraan.

Kelahiran Belgia ini merupakan pemain keturunan Indonesia - Belanda dari garis ibu yang berasal dari Semarang.

PSSI memang sudah lama membidik Pascal Struijk dan berharap tukang jagal berusia 26 tahun mengkikuti langkah Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan pemain keturunan lainnya untuk dinaturalisasi.

Timnas Indonesia, yang saat ini diarsiteki pelatih asal Inggris, John Herdman, tengah menatap sederet hajatan penting, di antaranya FIFA matchday Juni 2026, Piala AFF 2026, FIFA ASEAN Cup 2026, serta Piala Asia 2027.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Peluang bagi Indonesia Terbuka

Terkait kans bergabungnya Pascal Struijk juga dikomentari pengamat sepak bola senior Ronny Pangemanan.

"Ini pemain belakang yang saya pikir tampil begitu baik ya bersama dengan Leeds United di Premier League. Dia bermain 33 kali dan bagi kita tentunya bangga punya pemain berdarah Indonesia," kata Ronny Pangemanan via kanal YouTube Bicara Ropan.

"Pascal Struijk belum bisa menentukan sikapnya apakah ke Indonesia, walaupun memang mungkin ada keinginan itu," imbuh pengamat yang akrab disapa Ropan.

Menurut Ropan, kegagalan Pascal Struijk ke Piala Dunia 2026 bersama Belanda membuat peluang Indonesia semakin menganga.

"Harapan kita untuk bisa mendapatkan pemain ini semakin terbuka. Jalan menuju naturalisasi bergantung bagaimana pembicaraan PSSI. Ketua umum PSSI dan pelatih John Herdman harus bisa meyakinkan Pascal Struijk," tukas Ropan.

"Dia bisa bergabung dan bisa bermain paling tidak kalau diurus dari sekarang dan dia sudah oke bermain bersama timnas kita karena peluang ke Timnas Belanda sudah tertutup," lanjutnya.

Duet Jay Idzes dan Pascal Struijk Bisa Bikin Pertahanan Sangar

Jika PSSI gerak cepat, maka bisa saja Skuad Garuda diperkuat Pascal Struijk di ajang FIFA ASEAN Cup, 21 September hingga 6 Oktober 2026 serta pentas-pentas Internasional lainnya, termasuk Piala Asia 2027 pada Januari tahun depan serta Kualifikasi Piala Dunia 2030.

"Jika semua berjalan dengan lancar dan kami berharap bersama tentunya dia akan bergabung. Jantung pertahanan kita akan semakin kuat," tukas Ropan sembari menambahkan duet Pascal Struijk dan Jay Idzes menjadikan lini belakang Timnas Indonesia tambah sangar.

"Mau bermain dengan flat empat bek oke. Mau bermain dengan tiga bek juga dia siap. Semua berpulang kepada pelatih John Herdman. Yang pasti, kita sangat beruntung kalau bisa mendapatkan pemain ini," pungkas Ropan.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online