Peringati HANI 2026, BNNK Bontang Perkuat Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba

10 hours ago 9

INFO TEMPO – Pemerintah Kota Bontang melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran narkoba.

Hal tersebut dibuktikan lewat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 bertema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045", di Bontang Nusantara Resto, pada Kamis 23 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen daerah untuk memperkuat komitmen perang melawan narkoba.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdhani mengatakan, dalam menyambut HANI 2026, pihaknya telah melakukan kampanye Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) "Ananda Beraksi" di ruang publik, aksi donor darah, hingga edukasi masif lewat podcast bersama para Duta Anti Narkoba.

Lebih lanjut, Lulyana menjelaskan bahwa pada tahun 2026 ini, BNNK Bontang berfokus pada intervensi terpadu di 8 lokasi prioritas. Fokus tersebut mencakup penguatan Kelurahan Bersinar (Bersinar Narkoba) di Loktuan dan Tanjung Laut Indah, pembentukan Satgas P4GN di Dinas Pemadam Kebakaran, deteksi dini di sekolah-sekolah, hingga tes urine berkala di lingkungan objek vital nasional seperti PT Pupuk Kaltim dan industri swasta.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bontang, Deddy Haryanto, mengapresiasi konsistensi BNNK dalam menjaga kondusivitas kota dari ancaman anarkoba.

Deddy Haryanto menekankan bahwa sinergi antara Pemkot Bontang dan BNNK kini semakin kokoh, terlebih dengan adanya payung hukum Peraturan Daerah (Perda) Kota Bontang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Fasilitasi P4GN). Deddy menegaskan pihaknya akan memastikan Kota Bontang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

"Pemerintah Kota Bontang tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba. Melalui momentum HANI 2026 ini, kita perkuat kolaborasi untuk melindungi generasi muda Bontang agar tumbuh menjadi SDM yang sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045," ujar Deddy. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online