Prabowo: Tak Perlu Kerahkan Rakyat untuk Sambut Saya

8 hours ago 6

PRESIDEN Prabowo Subianto meminta para kepala daerah tak perlu mengerahkan warga untuk menyambut kedatangan presiden jika kunjungan kerja. Ia mengatakan masyarakat tak perlu panas-panasan menunggu dirinya datang.

Prabowo menyampaikan pesan itu dalam acara akad massal 62 ribu rumah subsidi di Batang, Jawa Tengah pada Kamis, 30 Mei 2026. "Sekali lagi saya mohon para gubernur, bupati ya kalau saya datang tidak perlu untuk dikerahkan rakyat supaya nyambut saya," kata dia saat berpidato seperti dikutip Sekretariat Presiden.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ketua Umum Partai Gerindra ini menyampaikan, ia sebenarnya senang bertemu masyarakat, termasuk warga yang menyambut kedatangannya saat kunjungan kerja. Namun, Prabowo merasa kasihan mereka harus rela berpanas-panasan di pinggir jalan menunggu kehadirannya.

Mantan Menteri Pertahanan ini berujar, yang terpenting ia dan jajarannya bekerja sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia. "Santai-santai saja ya. Yang penting kita bekerja untuk rakyat, itu yang penting. Saya yakin rakyat tahu pemerintah yang ini sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia," ucap mantan menteri pertahanan ini.

Presiden Prabowo meresmikan akad massal 62 ribu unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp 880 miliar di kawasan Puri Delta City Side Batang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis ini.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak sekaligus memperkuat pembiayaan sektor perumahan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga melakukan dialog melalui konferensi video dengan sejumlah perwakilan debitur dari berbagai daerah yang mengikuti akad massal secara serentak.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya akad massal yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak.

"Kita menghendaki seluruh warga Indonesia bisa punya rumah yang layak," tutur Prabowo.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online