Prancis Tingkatkan Kemitraan dengan RI, Prabowo: Berkontribusi Bagi Stabilitas Kawasan

11 hours ago 3

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyambut baik komitmen Prancis untuk meningkatkan kemitraan bilateral yang kokoh dan visioner. Menurut Prabowo, kerja sama itu dapat berkontribusi bagi stabilitas dan kemakmuran kawasan. 

"Kerja sama strategis ini tidak hanya mencerminkan kepentingan nasional masing-masing, tetapi juga berkontribusi bagi stabilitas dan kemakmuran kawasan serta dunia," kata Prabowo melalui cuitan di akun X miliknya @prabowo dikutip Sabtu, 5 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kepala Negara mengatakan, dia dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sepakat mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Tujuan pembangunan itu untuk kesejahteraan rakyat.

"Mari kita perkuat sinergi dan membangun masa depan untuk kemajuan bersama," kata dia.

Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya mengaku melakukan obrolan dengan Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu, 5 April 2025. 

Macron mengatakan, dia dan Prabowo sepakat memperkuat kerja sama dalam berbagai proyek di masa depan. Kerja sama itu dalam rangka membangun ekonomi masa depan antara Prancis dengan Indonesia.

"Prancis dan Eropa ingin membangun ekonomi masa depan bersama Indonesia dengan menciptakan rantai nilai yang tangguh, terutama di sektor logam kritis, serta mendukung transisi energi," kata dia dalam cuitan berbahasa Indonesia di akun X resminya, @EmmanuelMacron dikutip Sabtu, 5 April 2025.

Macron mengatakan, kerja sama itu akan dikuatkan ketika dia melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada akhir Mei. Kerja sama itu akan dilakukan pada bidang pertahanan, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan budaya.

Selain itu, obrolan keduanya juga membahas persiapan untuk melakukan konferensi Gaza pada Juni mendatang. Tujuannya, menghadirkan perdamaian di Timur Tengah serta mengakhiri perang di Ukraina. 

"Kami akan bekerja sama dalam persiapan konferensi tentang Gaza yang akan diadakan pada bulan Juni," kata Macron 

Menteri Luar Negeri RI Sugiono bersama Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot sebelumnya memastikan Presiden Prancis Emmanuel Macron akan menggelar kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Mei 2025.

Rencana lawatan Macron itu menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan bilateral kedua menteri luar negeri tersebut di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta Pusat, pada Rabu, 26 Maret 2025.

“Kami berdiskusi mengenai persiapan pelaksanaan kunjungan tersebut sekaligus menyusun langkah-langkah yang sifatnya prioritas dalam meningkatkan hubungan antara kedua negara dan menjadi hasil dari kunjungan tersebut,” kata Sugiono kepada wartawan.

Sugiono turut memaparkan sejumlah topik utama kerja sama bilateral Indonesia-Prancis yang dibahas dalam pertemuan tersebut, seperti transisi energi, ketahanan pangan, pertahanan, transformasi digital, dan hubungan budaya.

Sugiono berharap agar kerja sama antara Indonesia dan Prancis dapat membawa hasil yang konkret untuk masyarakat kedua negara. Dia juga menginginkan agar hubungan bilateral Indonesia-Prancis yang sudah berlangsung selama 75 tahun semakin kuat, khususnya lewat kunjungan Macron ke Indonesia. 

Savero Aristia Wienanto berkonstribusi dalam tulisan ini 

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online