Purbaya Bicara Peluang Pemangkasan Anggaran TNI-Polri

5 hours ago 8

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kemungkinan pemerintah memangkas anggaran pertahanan dan kepolisian apabila kondisi fiskal dan target defisit anggaran negara mengalami tekanan. Peluang penghematan ini terbuka ketika Presiden Prabowo Subianto menyatakan anggaran di sektor pertahanan dan keamanan dapat dikurangi demi menghilangkan kemiskinan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kendati demikian, Purbaya mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan untuk mengotak-atik anggaran yang sudah dialokasikan. Menurut dia, opsi pemangkasan hanya akan dilakukan apabila tekanan terhadap kondisi fiskal dan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara alias APBN meningkat pada masa mendatang.

"Belum. Tapi kita begini, itu kan anggaran posnya besar. Kalau memang mungkin defisit kita terganggu, ya, kita akan ke sana," ujar Purbaya seusai Sidang Kabinet Paripurna, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 20 Juli 2026.

Purbaya berpendapat kondisi APBN saat ini masih dalam koridor aman. Sehingga belum ada kebutuhan untuk melakukan pemangkasan anggaran di kedua sektor tersebut.

"Tapi rasanya enggak, masih jauh dari sana. Jadi kita masih cukup," ujar eks Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memberi sinyal pemangkasan anggaran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia demi menghilangkan kemiskinan. Prabowo mengutarakan wacana efisiensi anggaran di kedua institusi tersebut ketika berpidato di acara panen raya TNI di Malang, Jawa Timur.

Prabowo mulanya menyatakan keinginannya menghilangkan kelaparan dan kemiskinan ekstrem di Tanah Air. “Kita akan hemat anggaran, kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan dan polisi kami kurangi untuk menghilangkan kemiskinan,” kata Prabowo pada Jumat, 17 Juli 2026.

Di lokasi itu tampak hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Mohammad Tonny Harjono. Selain itu, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menghadiri acara panen raya tersebut.

Prabowo juga menanyakan kesiapan jajaran TNI dan Polri jika anggarannya dipangkas.  “Rela TNI? Rela polisi? Aku tanya TNI, bukan kau. Rela, ya, anggaran dikurangi? Ikhlas?” ucap Prabowo.

Menanggapi pernyataan Prabowo itu, para petinggi TNI dan Polri itu terlihat tertawa dan menganggukkan kepala mereka.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online