Rosan Ungkap Alasan Tunjuk Eks Bos Vale Luke Thomas Mahony Pimpin BUMN Ekspor PT DSI

11 hours ago 8

loading...

Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, alasan penunjukan Luke Thomas Mahony yang akan menjadi Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan alasan penunjukan Luke Thomas Mahony yang akan menjadi Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Menurutnya, pertimbangan penunjukkan Luke Thomas tersebut dilihat dari catatan kinerja hingga pengalaman dia sebelumnya.

“Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih dari track recordnya juga dan dia kan sangat memahami juga pengalaman sebelumnya baik di saham multinasional, di vale dan dia pun bisa bahasa Indonesia juga,” kata Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Selain itu, ia juga menyebutkan, pengalaman hingga jaringan yang dimiliki oleh Luke Thomas juga menjadi salah satu pertimbangan hingga pengangkatan sebagai Direktur Utama. “Tapi yang paling penting justru, kita lihat pengalaman tradingnya ada, mineralnya ada, di pimpinan di banyak perusahaan mineral,” ujar dia.

Baca Juga: Sentralisasi Ekspor Sawit Disentil Guru Besar IPB: Lebih Utama Penguatan Tata Kelola

“Jadi dan networknya juga baik, dan yang paling penting juga kita lihat selama ini juga di Danantara, pekerjaannya juga sangat-sangat bagus,” sambungnya.

Sebelumnya pengangkatan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dibenarkan oleh Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani. Baca Juga: Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Terbentuk, Rosan: Hilangkan Potensi Uang Gelap

Rosan mengatakan bahwa pihaknya belum terburu-buru memperkenalkan Luke Thomas. Dia menegaskan bahwa pemerintah perlu terlebih dahulu menerima masukan dari para asosiasi pengusaha soal skema ekspor melalui BUMN khusus .

"Nanti. Nanti kan kita ini dulu. Tadi meeting. Nanti kita mau ini dulu, mendengarkan masukan. Nanti sore juga dari semua asosiasi, para Kadin, Apindo, asosiasi sawit APBI, batubara, semua kita juga sekaligus sosialisasi," ujar Rosan.

(akr)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online