INFO TEMPO – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung di kawasan Kota Baru, Rabu, 29 April 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung Program Strategis Nasional (PSN) sekaligus mengejar target penyelesaian proyek tepat waktu.
“Kita ingin memastikan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat ini sesuai dengan jadwal. Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum, dengan pengawasan ketat dari Pemerintah Pusat, terus memonitor perkembangannya,” ujar Marindo.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut dia, peninjauan tidak hanya difokuskan pada pembangunan gedung utama, tetapi juga kesiapan infrastruktur penunjang di kawasan sekitar. “Kita pastikan kesiapan pendukungnya seperti jalan, penerangan (lampu), pengelolaan sampah, dan fasilitas lainnya sudah siap seratus persen,” katanya.
Berdasarkan data progres fisik, pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai 38 persen. Pemerintah menargetkan progres proyek menyentuh 50 persen pada awal Mei 2026 dan rampung sepenuhnya pada pekan ketiga Juni 2026.
“Mudah-mudahan pada minggu ketiga Juni sudah bisa dioperasionalkan. Setelah itu, kita akan masuk ke tahap penerimaan siswa baru, karena proses belajar mengajar ditargetkan dimulai pada awal Juli mendatang,” ujar Marindo.
Direktur Lapangan Sekolah Rakyat, Adi, menjelaskan proyek tersebut didanai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan dikerjakan oleh kerja sama operasi PT Brantas Abipraya dengan PT Sumber Bangun Sentosa di atas lahan seluas 95.478 meter persegi.
Kompleks Sekolah Rakyat itu nantinya dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari gedung serba guna, masjid, guest house, asrama putra dan putri untuk jenjang SD hingga SMA, kantin, hingga sarana olahraga seperti lapangan atletik dan lapangan basket. (*)
.png)















































