SELEKSI Penerimaan Murid Baru atau SPMB untuk jenjang pendidikan sekolah menengah atas (SMA) negeri di Jakarta bakal memulai pembukaan pendaftarannya pada Senin, 15 Juni 2026. Jalur seleksi pertama yang membuka pendaftaran ialah jalur afirmasi.
Panitia penyelenggara menyatakan seluruh proses pendaftaran SPMB SMA Jakarta dilakukan secara daring. Pemantauan hasil seleksi juga dapat dilakukan secara online oleh calon murid dan para orang tua.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sebelum mendaftar dan memilih SMA tujuan, terdapat persyaratan yang perlu dipenuhi calon murid baru. Berdasarkan situs SPMB Online Jakarta, syarat umum yang wajib dipenuhi ialah calon murid baru wajib berdomisili di Jakarta dan tercatat dalam kartu keluarga maksimal 15 Juni 2025.
Calon murid juga disyaratkan tidak sedang terdaftar sebagai siswa aktif pada jenjang SMA, baik negeri maupun swasta, dan tidak berusia lebih dari 21 tahun per 1 Juli 2026. Selain persyaratan, calon murid perlu mengetahui jalur penerimaan yang tersedia.
Selain itu, calon murid baru yang ingin mengikuti SPMB SMA diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen. Di antaranya kartu keluarga, nilai rapor dari kelas 7 hingga 9 semester satu, poster rapor pendidikan sekolah, dan surat pertanggungjawaban mutlak keabsahan dokumen.
Adapun dalam SPMB Jakarta 2026, terdapat empat jalur penerimaan. Keempatnya ialah jalur afirmasi, jalur prestasi, jalur domisili, dan jalur mutasi.
Pada penerimaan melalui jalur afirmasi, terbagi menjadi tiga jenis kelompok yaitu anak panti dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dalam penanganan Covid-19; penyandang disabilitas; dan pemegang kartu anak Jakarta seperti KJP Plus, Mitra Trans Jakarta, KJP, serta PIP.
Jadwal pelaksanaan pada jenis kelompok afirmasi ini berbeda-beda. Jalur afirmasi prioritas pertama dibuka pada 15 Juni hingga 8 Juli 2026. Prioritas pertama ini dikhususkan untuk anak panti dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dalam penanganan Covid-19.
Kemudian, jalur afirmasi prioritas kedua bagi calon murid pemegang kartu anak Jakarta yang pendaftarannya dibuka pada 22 sampai 24 Juni 2026. Serta jalur afirmasi prioritas pertama lainnya, yang hanya dikhususkan bagi penyandang disabilitas, dibuka pendaftaran pada 15 Juni dan 17-18 Juni 2026.
Penerimaan pada jalur prestasi juga dibagi menjadi dua bagian, yaitu prestasi akademik dan non akademik. Jadwal pendaftarannya untuk jalur prestasi akademik dan non akademik dilakukan serentak, yaitu pada 15 sampai 18 Juni 2026.
Kemudian untuk jalur domisili dibuka pendaftaran bagi murid yang ingin melanjutkan SMA negeri di Jakarta pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Sedangkan jalur mutasi, pendaftaran mulai dibuka pada 15 hingga 30 Juni 2026. Dalam jalur mutasi, dilakukan verifikasi dokumen setelah pendaftaran.
Merujuk pada Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta berwarkat 238 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru, penerimaan siswa SMA meliputi berbagai tahapan.
Pertama, pendaftar harus menyelesaikan pengajuan dan verifikasi kartu keluarga secara daring di platform yang sudah disediakan. Calon murid harus mencetak tanda bukti pengajuan akun tersebut yang memuat nomor peserta dan token untuk aktivasi.
Kedua, melakukan aktivasi token yang diterima sebelumnya, dilanjutkan memilih sekolah tujuan. Tahapan ketiga, calon murid baru melakukan pendaftaran di sekolah tujuan sesuai jalur yang dipilih melalui situs SPMB Jakarta. Pendaftar hanya dapat memilih paling banyak tiga sekolah tujuan.
Setelah itu, calon murid harus mencetak tanda bukti pemilihan sekolah tujuan. Kemudian tim verifikator bakal memproses dokumen para pendaftar. Hasil seleksi sepenuhnya diumumkan secara daring. Bila dinyatakan diterima, calon murid dapat melakukan daftar ulang melalui daring dengan memasukkan nomor peserta dan kata sandi. Kemudian melakukan daftar ulang langsung di sekolah tujuan.
.png)

















































