Teddy Klaim 400 Ribu Orang Hadiri Hari Buruh di Monas

6 hours ago 6

SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya mengklaim acara peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat pada Jumat, 1 Mei 2026 dihadiri ratusan ribu buruh. Perayaan yang mengundang grup musik hingga diramaikan pembagian sembako dari pemerintah itu juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

"Bersama 400 ribu buruh dari berbagai daerah di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto memperingati Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional," kata Teddy dalam keterangan tertulis.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Teddy mengklaim kebijakan pemerintahan Prabowo dalam satu tahun terakhir diarahkan untuk kepentingan masyarakat luas. "Khususnya kaum buruh," tuturnya.

Dia menyebutkan beberapa kebijakan yang dia klaim sebagai keberpihakan Prabowo kepada buruh. Di antaranya Teddy menyebut penetapan Marsinah sebagai pahlawan nasional hingga pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja atau Satgas PHK.

Tahun ini, peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta terbelah di dua titik lokasi. Keduanya di area Monas, Jakarta Pusat dan depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta Pusat.

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bersama Partai Buruh melakukan May Day di Monas. Namun bukan kegiatan mereka bukan demonstrasi. May Day di Monas dilakukan dalam bentuk perayaan dengan menghadirkan Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah organisasi serikat pekerja memilih tidak bergabung dalam perayaan May Day 2026 di Monas bersama penguasa. Mereka yang menolak itu tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau Gebrak.

Aliansi ini terdiri dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM), serta organisasi dari berbagai unsur elemen masyarakat. Mereka bakal berdemonstrasi menyampaikan tuntutan di depan gedung DPR, Jakarta saat peringatan Hari Buruh pada Jumat siang,1 Mei 2026.

Ketua Konfederasi KASBI Sunarno mengatakan akan ada sekitar 10 ribu orang yang berunjuk rasa di depan gedung Parlemen. “Kami mengusung tema May Day bersama Rakyat,” kata dia ketika dihubungi pada Kamis, 30 April 2026.

Sunarno mengatakan aksi yang digelar kelompoknya berbeda dengan yang diselenggarakan oleh KSPSI di Monas. Dia menyatakan peringatan Hari Buruh di depan gedung DPR sebagai aksi yang mandiri dan independen. “Perayaan May Day yang diselenggarakan di Monas menurut kami syarat dengan narasi mainstream dan kooptasi kekuasaan,” ucapnya.

Pilihan Editor:  Mengapa Aksi Buruh May Day Tahun Ini Terbelah


Andi Adam Faturahman dan Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online