Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Rp4 Triliun

20 hours ago 8

Selular.ID – Telkom Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar secara daring pada Senin, 8 Juni 2026.

Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui program pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp4 triliun serta perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi untuk memperkuat transformasi bisnis TelkomGroup.

Keputusan tersebut diambil di tengah upaya Telkom mempercepat implementasi strategi transformasi TLKM 30 yang menjadi kerangka utama perusahaan dalam memperkuat bisnis telekomunikasi dan digital.

Perseroan menilai langkah ini penting untuk menjaga keseimbangan antara pengembalian nilai kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan bahwa keputusan pembagian dividen mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap arah transformasi yang sedang dijalankan perusahaan.

“Meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, Perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat. Sehingga, keputusan pemegang saham atas persetujuan dividen hari ini mencerminkan kepercayaan terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun,” ujar Dian.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Dari total dividen yang dibagikan, sekitar Rp17,8 triliun berasal dari laba bersih tahun buku 2025, sedangkan sekitar Rp4,2 triliun berasal dari saldo laba ditahan tahun-tahun sebelumnya.

Pembayaran dividen dijadwalkan paling lambat pada 10 Juli 2026 kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia tanggal 19 Juni 2026.

Selain dividen, RUPST juga memberikan persetujuan terhadap program buyback saham dengan nilai maksimal Rp4 triliun.

Program tersebut akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia maupun di luar bursa dan dapat dilakukan secara bertahap ataupun sekaligus.

Pelaksanaannya berlangsung selama 12 bulan, mulai 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.

 Jajaran Komisaris dan Direksi Telkom hasil keputusan RUPS Tahunan tahun buku 2025.Jajaran Komisaris dan Direksi Telkom hasil keputusan RUPS Tahunan tahun buku 2025.

Menurut Telkom, aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus menjaga stabilitas harga saham perusahaan di tengah dinamika pasar modal.

Dalam agenda yang sama, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Angga Raka Prabowo ditetapkan sebagai Komisaris Utama Telkom. Sementara posisi Direktur Utama tetap dijabat Dian Siswarini.

Susunan Dewan Komisaris hasil RUPST terdiri atas Angga Raka Prabowo sebagai Komisaris Utama, Deswandhy Agusman, Anthony Leong, Ira Noviarti, dan Rofikoh Rokhim sebagai Komisaris Independen, serta Rizal Mallarangeng, Edwin Hidayat Abdullah, dan Ossy Dermawan sebagai Komisaris.

Adapun jajaran Direksi Telkom terdiri atas Dian Siswarini sebagai Direktur Utama, Veranita Yosephine sebagai Direktur Enterprise & Business Service, Willy Saelan sebagai Direktur Human Capital Management, Arthur Angelo Syailendra sebagai Direktur Keuangan & Manajemen Risiko, Nanang Hendarno sebagai Direktur Network, Seno Soemadji sebagai Direktur Strategic Business Development & Portfolio, Budi Satria Dharma Purba sebagai Direktur Wholesale & International Service, Faizal R. Djoemadi sebagai Direktur IT Digital, serta Andy Kelana sebagai Direktur Legal & Compliance.

Persetujuan para pemegang saham tersebut sejalan dengan capaian transformasi yang dijalankan Telkom sepanjang 2025 hingga kuartal pertama 2026.

Dalam periode tersebut, perusahaan fokus pada empat pilar utama transformasi, yakni Operational & Service Excellence, Streamlining, Unlocking Value, dan Modus-operandi Shift.

Pada aspek efisiensi operasional, Telkom menjalankan program pengelolaan belanja modal dan operasional (TOTEX), memperkuat arus kas operasional, serta melakukan program pensiun dini dan governance reset.

Dari sisi portofolio bisnis, perusahaan juga melanjutkan penyederhanaan struktur usaha melalui divestasi sejumlah bisnis non-inti.

Salah satu langkah yang telah diselesaikan adalah divestasi AdMedika Group pada 2 Juni 2026.

Telkom juga melanjutkan rencana monetisasi aset infrastruktur melalui pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia yang ditargetkan rampung pada kuartal ketiga 2026.

Selain itu, perusahaan kembali membuka peluang kemitraan strategis pada bisnis data center yang menjadi salah satu area pertumbuhan utama di era transformasi digital.

Dari sisi kinerja keuangan, Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp146,74 triliun sepanjang 2025. Perseroan juga mencatat EBITDA sebesar Rp72,24 triliun dan laba bersih Rp17,81 triliun.

Komisaris Utama Telkom Angga Raka Prabowo (paling kanan), Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (tengah), Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan (paling kiri) dalam agenda RUPS Tahunan tahun buku 2025.Komisaris Utama Telkom Angga Raka Prabowo (paling kanan), Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (tengah), Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan (paling kiri) dalam agenda RUPS Tahunan tahun buku 2025.

Manajemen menjelaskan bahwa kontraksi laba bersih dipengaruhi percepatan depresiasi sebagai bagian dari agenda total governance reset.

Namun dampak tersebut bersifat non-cash sehingga tidak memengaruhi kekuatan fundamental operasional maupun arus kas perusahaan.

Melalui keputusan RUPST Tahun Buku 2025, Telkom menegaskan fokusnya untuk memperkuat struktur bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, dan mempercepat transformasi digital.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat daya saing bisnis telekomunikasi dan digital nasional sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: Pekan Depan Gelar RUPST, Telkom Minta Restu Lakukan Buyback

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online