Selular.ID – PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), anak usaha Telkom Indonesia, resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli atau Sale and Purchase Agreement (SPA) dengan Fullerton Health terkait divestasi penuh PT Administrasi Medika (AdMedika) beserta entitas anak usahanya, TelkoMedika.
Penandatanganan yang dilakukan pada 2 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari strategi penataan portofolio bisnis TelkomGroup sekaligus membuka peluang ekspansi AdMedika Group di bawah jaringan regional Fullerton Health.
Transaksi ini berlangsung di tengah implementasi agenda streamlining atau penyederhanaan portofolio BUMN yang didorong Danantara Indonesia.
Bagi TelkomGroup, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi jangka menengah TLKM 30 yang berfokus pada penguatan bisnis inti telekomunikasi dan layanan digital melalui optimalisasi aset non-core.
Managing Director Business-2 PT Danantara Asset Management, Setyanto Hantoro, menyatakan bahwa transaksi ini sejalan dengan agenda transformasi BUMN untuk membangun perusahaan yang lebih fokus, sehat, dan memiliki daya saing global.
Menurutnya, kolaborasi dengan mitra internasional seperti Fullerton Health diharapkan dapat memperkuat ekosistem digital dan layanan kesehatan Indonesia sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
Langkah divestasi AdMedika menandai fase baru dalam penataan portofolio TelkomGroup.
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telekomunikasi milik negara tersebut menjalankan berbagai inisiatif transformasi untuk memperkuat fokus bisnis pada infrastruktur digital, konektivitas, pusat data, layanan cloud, dan solusi digital yang menjadi pilar pertumbuhan utama perusahaan.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengatakan bahwa penataan portofolio dilakukan secara disiplin untuk membangun organisasi yang lebih lincah dan efisien.
Ia menilai kemitraan strategis seperti ini tidak sekadar transaksi korporasi, melainkan bagian dari upaya menciptakan struktur bisnis yang lebih optimal agar setiap entitas dapat berkembang secara lebih agresif dan inovatif.
AdMedika sendiri bukan entitas baru dalam ekosistem TelkomGroup. Perusahaan tersebut diakuisisi melalui TelkomMetra pada 2010 dan berkembang menjadi salah satu penyedia layanan third party administrator (TPA) terbesar di Indonesia.
Model bisnis TPA berfokus pada pengelolaan administrasi layanan kesehatan, termasuk manajemen klaim, pengelolaan jaringan fasilitas kesehatan, serta layanan kesehatan digital bagi perusahaan, perusahaan asuransi, dan institusi lainnya.
Selama lebih dari satu dekade berada di bawah TelkomGroup, AdMedika membangun kapabilitas teknologi dan jaringan layanan kesehatan yang luas di Indonesia.
Perusahaan memanfaatkan platform digital untuk mendukung proses administrasi kesehatan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.
Direktur Utama TelkomMetra, Pramasaleh Haryo Utomo, menyebut divestasi ini sebagai momentum strategis untuk meningkatkan nilai jangka panjang AdMedika.
Menurutnya, di bawah kepemilikan Fullerton Health, AdMedika memiliki peluang untuk memperluas skala bisnis, meningkatkan kapabilitas operasional, serta mengakses ekosistem layanan kesehatan regional yang lebih luas tanpa kehilangan fondasi bisnis yang telah dibangun di Indonesia.

Bagi Fullerton Health, akuisisi AdMedika memperkuat posisi perusahaan di pasar layanan kesehatan Indonesia yang terus berkembang.
Fullerton Health merupakan penyedia solusi layanan kesehatan terintegrasi yang beroperasi di sembilan negara Asia Pasifik dan mengelola sekitar 550 fasilitas layanan kesehatan.
Perusahaan juga memiliki kemitraan dengan lebih dari 20.000 penyedia layanan kesehatan di kawasan tersebut.
Group CEO Fullerton Health, Ho Kuen Loon, mengatakan akuisisi ini menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa integrasi AdMedika ke dalam ekosistem Fullerton Health akan memperkuat kemampuan operasional di bidang administrasi layanan kesehatan sekaligus memanfaatkan jaringan regional yang telah dibangun perusahaan untuk menjawab kebutuhan pasar Indonesia yang terus berkembang.
Secara bisnis, transaksi ini mencerminkan tren yang semakin terlihat di industri kesehatan digital Asia Tenggara, yakni konsolidasi dan integrasi layanan kesehatan berbasis teknologi.
Melalui jaringan regional yang lebih luas, perusahaan layanan kesehatan dapat memperluas akses layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempercepat pengembangan solusi kesehatan digital yang terhubung lintas negara.
Dari sisi TelkomGroup, pelepasan aset non-core seperti AdMedika juga menunjukkan fokus perusahaan untuk mengalokasikan sumber daya dan investasi ke sektor yang lebih dekat dengan kompetensi utamanya, yaitu telekomunikasi dan digital.
Strategi serupa telah menjadi bagian dari transformasi sejumlah operator telekomunikasi global yang melakukan optimalisasi portofolio guna meningkatkan efisiensi dan daya saing.

AdMedika akan tetap melanjutkan operasionalnya sebagai penyedia layanan administrasi kesehatan di Indonesia.
Dengan dukungan jaringan dan pengalaman regional Fullerton Health, perusahaan diharapkan dapat memperkuat layanan managed care, administrasi kesehatan, dan solusi kesehatan digital yang telah menjadi fondasi bisnisnya selama ini.
Melalui transaksi ini, TelkomGroup, TelkomMetra, dan Fullerton Health menargetkan terciptanya sinergi yang dapat memperkuat ekosistem layanan kesehatan dan digital di Indonesia.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya masing-masing pihak untuk meningkatkan skala bisnis, memperluas kolaborasi regional, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan.
Baca Juga: Sinergi TelkomMetra dan Sipajak Optimalkan Layanan Pajak secara Digital
.png)


















































