Telkomsel dan Huawei Perkuat 5G dan Broadband Indonesia

10 hours ago 4

Selular.ID – Telkomsel dan Huawei resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk memperkuat pengembangan jaringan 5G dan layanan home broadband di Indonesia dalam ajang Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Spanyol.

Pengumuman ini disampaikan pada 2 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas konektivitas digital bagi pelanggan individu, rumah tangga, hingga pelaku usaha.

Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas jaringan, kemudahan layanan, serta penguatan talenta digital.

Kedua perusahaan menargetkan pengalaman konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan andal, seiring meningkatnya kebutuhan layanan digital di berbagai sektor, termasuk hiburan, pendidikan, dan bisnis.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyampaikan bahwa kerja sama ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan secara berkelanjutan.

“Dengan memperkuat jaringan 5G, home broadband, dan kompetensi talenta digital, kami berupaya memastikan pelanggan dapat menikmati konektivitas terbaik yang lebih cepat dan andal kapan pun dan di mana pun,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dari sisi mitra teknologi, Telkomsel Account Director Huawei Indonesia, Li Endong, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari kemitraan jangka panjang kedua perusahaan.

Ia menyebut penguatan teknologi dan efisiensi infrastruktur akan mendukung perluasan layanan digital sekaligus membuka potensi ekonomi digital Indonesia.

Dalam implementasinya, Telkomsel dan Huawei akan memperkuat integrasi hybrid fiber dan 5G, sebuah pendekatan yang menggabungkan jaringan serat optik dengan konektivitas seluler generasi kelima.

Integrasi ini ditujukan untuk meningkatkan stabilitas internet rumah serta memperluas jangkauan layanan berkecepatan tinggi, terutama di area dengan kebutuhan trafik data yang tinggi.

Bagi pelanggan, penguatan ini berdampak pada kualitas layanan yang lebih konsisten. Internet rumah diharapkan menjadi lebih stabil untuk aktivitas seperti streaming video, gim daring, hingga bekerja dan belajar jarak jauh.

Sementara itu, jaringan 5G akan menghadirkan latensi rendah—waktu jeda yang lebih singkat—sehingga mendukung penggunaan aplikasi real-time seperti panggilan video dan layanan berbasis augmented reality (AR) dan virtual reality (VR).

Telkomsel dan Huawei resmi umumkan kolaborasi strategis dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. Kolaborasi Strategis ini menjadi komitmen Perusahaan untuk memperkuat pengembangan 5G, akselerasi home broadband, serta pemberdayaan talenta digital guna menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan andal bagi pelanggan di seluruh Indonesia (2/4).Telkomsel dan Huawei resmi umumkan kolaborasi strategis dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. Kolaborasi Strategis ini menjadi komitmen Perusahaan untuk memperkuat pengembangan 5G, akselerasi home broadband, serta pemberdayaan talenta digital guna menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan andal bagi pelanggan di seluruh Indonesia (2/4).

Kolaborasi ini juga mencakup pemanfaatan teknologi Embedded AI dan Self Wi-Fi Optimization.

Teknologi ini memungkinkan perangkat modem atau router secara otomatis mengelola distribusi sinyal Wi-Fi untuk meminimalkan area tanpa sinyal (blank spot) di dalam rumah.

Pada sisi jaringan 5G, penggunaan perangkat TDD Dual Band MetaAAU 64T64R—perangkat radio dengan konfigurasi antena masif—ditujukan untuk meningkatkan kapasitas jaringan sekaligus menjaga kualitas koneksi saat trafik tinggi.

Selain penguatan infrastruktur, kedua perusahaan juga menempatkan pengembangan talenta digital sebagai pilar utama kerja sama.

Program peningkatan kapabilitas akan difokuskan pada bidang 5G, Fixed Mobile Convergence (FMC)—konvergensi layanan tetap dan seluler—serta solusi B2B dan B2H.

Seluruh program didukung platform pembelajaran berbasis cloud yang mengedepankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

Investasi pada talenta digital ini diharapkan berdampak langsung pada kualitas layanan yang lebih personal dan responsif, sekaligus mempercepat pengembangan solusi digital yang relevan bagi kebutuhan industri.

Dalam pengembangan teknologi jaringan, Telkomsel dan Huawei juga akan mengimplementasikan solusi Golden Intelligent Cluster di area dengan trafik tinggi.

Teknologi ini menggabungkan sejumlah komponen seperti ELAA @64T, Wide Band Power Amplifier, dan Full Power Sharing untuk mengoptimalkan penggunaan spektrum dan daya jaringan secara efisien.

Di sisi pengalaman pengguna, penerapan Intelligent Personalized Experiences (IPE) memungkinkan pemantauan jaringan secara real-time serta pengaturan Guaranteed Bit Rate (GBR).

Teknologi ini memastikan kualitas layanan tetap stabil, terutama untuk kebutuhan prioritas seperti komunikasi bisnis atau panggilan video penting.

Kedua perusahaan juga menyiapkan pengenalan fitur panggilan berbasis 5G dan AI.

Fitur tersebut mencakup terjemahan bahasa secara real-time, tampilan panggilan interaktif dengan latar dan avatar yang dapat disesuaikan, hingga kemampuan tambahan seperti subtitle berbasis peredam bising dan deteksi potensi penipuan.

Dukungan latensi rendah dan bandwidth tinggi pada jaringan 5G menjadi fondasi utama bagi pengembangan fitur-fitur ini.

Kolaborasi antara Telkomsel dan Huawei menunjukkan pendekatan terintegrasi antara penguatan infrastruktur, pengembangan teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya industri telekomunikasi dalam mempercepat transformasi digital nasional melalui jaringan yang lebih andal dan layanan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pengguna.

Baca Juga: Dorong Ekspansi Bisnis Telkomsel, Huawei Cloud Dipilih Sebagai Provider FMC Big Data Platform

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online