loading...
Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello. Dia jalin kontak dengan para pejabat AS beberapa bulan sebelum pasukan khusus AS menculik Presiden Nicolas Maduro. Foto/Prensa Latina
WASHINGTON - Para pejabat pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah berdiskusi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Venezuela yang garis keras, Diosdado Cabello, beberapa bulan sebelum operasi pasukan khusus Amerika menculik Presiden Nicolas Maduro pada 3 Januari. Komunikasi kedua pihak terjalin sejak itu.
Kontak para pejabat AS dan Cabello tersebut diungkap Reuters pada hari Sabtu (17/1/2026), mengutip beberapa sumber Amerika yang mengetahui masalah tersebut.
Baca Juga: Maduro Mendekam di Penjara AS, Bodyguard-nya Malah Diangkat Jadi Menteri Venezuela
Empat sumber mengatakan para pejabat pemerintah Trump memperingatkan Cabello (62) agar tidak menggunakan dinas keamanan atau pendukung partai penguasa militan yang dia awasi untuk menargetkan oposisi Venezuela. Aparat keamanan tersebut, yang mencakup dinas intelijen, polisi, dan angkatan bersenjata, sebagian besar tetap utuh setelah operasi AS 3 Januari.
Cabello disebutkan dalam dakwaan perdagangan narkoba AS yang sama yang digunakan pemerintahan Trump sebagai pembenaran untuk menangkap Maduro, tetapi tidak ditangkap sebagai bagian dari operasi AS.
Komunikasi dengan Cabello, yang juga menyentuh sanksi yang dijatuhkan AS kepadanya dan dakwaan yang dihadapinya, bermula sejak awal pemerintahan Trump saat ini dan berlanjut beberapa minggu sebelum AS menggulingkan Maduro, menurut dua sumber yang mengetahui diskusi tersebut. Pemerintahan Trump juga telah berhubungan dengan Cabello sejak penggulingan Maduro, imbuh empat sumber yang dikutip Reuters.
Komunikasi tersebut, yang belum pernah dilaporkan sebelumnya, sangat penting bagi upaya pemerintahan Trump untuk mengendalikan situasi di Venezuela. Jika Cabello memutuskan untuk melepaskan kekuatan yang dikendalikannya, hal itu dapat memicu kekacauan yang ingin dihindari Trump dan mengancam kekuasaan Presiden sementara; Delcy Rodriguez, menurut sumber yang diberi informasi tentang kekhawatiran AS.
Tidak jelas apakah diskusi pemerintahan Trump dengan Cabello mencakup pertanyaan tentang pemerintahan Venezuela di masa depan. Juga tidak jelas apakah Cabello telah mengindahkan peringatan AS. Dia telah secara terbuka berjanji untuk bersatu dengan Rodriguez, yang sejauh ini dipuji oleh Trump.
Meskipun Rodriguez dipandang oleh AS sebagai kunci strategi Presiden Trump untuk Venezuela pasca-Maduro, Cabello secara luas diyakini memiliki kekuatan untuk menjaga rencana tersebut tetap berjalan atau menggagalkannya.
Menteri Venezuela tersebut telah berhubungan dengan pemerintahan Trump baik secara langsung maupun melalui perantara, kata seseorang yang mengetahui percakapan tersebut. Semua sumber minta tak diungkap identitasnya untuk berbicara secara bebas tentang komunikasi internal pemerintah yang sensitif dengan Cabello.
.png)

















































