7 Tanda Gerakan Bayi yang Perlu Dipahami Orang Tua, Tarik Telinga hingga Kaki Menendang Terus

8 hours ago 7

Sebelum bayi mengembangkan kemampuan berbicara, mereka menggunakan suara dan gerakan untuk berkomunikasi. Suara dan gerakan ini disebut isyarat bayi.

Isyarat bayi adalah cara untuk menunjukkan kepada orang tua atau keluarganya, bagaimana perasaan mereka dan bagaimana cara mengetahui apa yang diinginkan. Sering kita pahami bahwa tangisan adalah isyarat.

Tangisan bayi memberi tahu kita bahwa ada sesuatu yang salah (seperti mereka lapar) atau bahwa mereka membutuhkan sesuatu (seperti sentuhan yang menenangkan). Banyak isyarat bayi yang lebih halus daripada tangisan dan membutuhkan sedikit latihan untuk dikenali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dilansir Canadian Premature Babies Foundation, isyarat bayi dapat meliputi:

  • Perilaku (seperti menguap, menatap, memalingkan muka)
  • Gerakan (seperti menegang atau menolak botol)
  • Ekspresi wajah (seperti meringis atau terlihat rileks)
  • Tanda-tanda vital (seperti perubahan pernapasan, detak jantung, atau kadar oksigen)

Artikel kali ini kita akan membahas isyarat bayi yang berupa gerakan. Misalnya tarik telinga, kaki bayi bergerak terus. Apa artinya? Simak selengkapnya berikut ini!

Arti gerakan bayi yang perlu dimengerti ortu

Isyarat bayi dapat menjadi sumber informasi yang sangat berharga. Apa pun yang kita lakukan dengan bayi (misalnya, membacakan cerita, bernyanyi, atau bersiap untuk menyusui), isyarat mereka dapat membantu kita menentukan apakah mereka senang dan puas, atau apakah mereka membutuhkan istirahat. Berikut gerakan bayi yang perlu dimengerti kita sebagai orang tua.

1. Menarik telinga

Sebagian besar waktu, bayi bermain dengan telinga karena mereka telah menemukan bagian tubuh baru yang menarik.

Namun, menurut Catherine Nelson, MD, seorang dokter anak di Santa Clara Valley Medical Center di San Jose, California, orang tua sering berasumsi bahwa menarik-narik telinga adalah tanda infeksi telinga. Jika bayi memiliki gejala infeksi telinga, biasanya muncul tanda lainnya seperti:

  • Demam
  • Hidung tersumbat
  • Kesulitan tidur

"Selain itu, beberapa bayi akan menarik telinga mereka saat tumbuh gigi, terutama saat gigi geraham satu tahun tumbuh," kata Ari Brown, MD, penulis Baby 411., dikutip dari Parents. Jika itu yang terjadi, orang tua bisa memberikannya teether untuk membantu membuat mereka lebih nyaman.

2. Tangan mengepal

Menurut Brown, sebagian besar bayi baru lahir memegang tangan mereka dalam posisi ini saat istirahat. Keterampilan motorik halus seperti gerakan jari dan tangan berkembang kemudian. Pada usia 8 minggu, bayi biasanya mulai membuka tangan mereka, dan pada usia 3 hingga 4 bulan, mereka mulai meraih.

Namun, tangan mengepal juga merupakan tanda umum bayi baru lahir sedang lapar. Terlebih, jika disertai dengan sinyal bahasa tubuh bayi lainnya seperti meletakkan kepalan tangan ke mulut dan menolehkan kepala seperti sedang mencari payudara.

Jika bayi yang lebih muda menunjukkan tanda-tanda lapar sambil menegangkan atau mengepalkan tangannya, Bunda dapat mencoba menyusui mereka untuk melihat apakah itu membantu mereka rileks. Jika kecenderungan anak untuk mengepalkan tinjunya berlanjut setelah tiga bulan, periksakan dokter ya, Bunda.

3. Menggerakkan kepala bolak-balik

Mungkin kita khawatir ketika melihat bayi berusia 10 bulan menggerakkan kepalanya seperti stik drum. Gerakan itu rupanya untuk menenangkan.

Menurut American Academy of Sleep Medicine (AASM), 22 persen bayi melakukan perilaku menggerakkan kepala saat mengantuk, biasanya dimulai sekitar 9 bulan. Para ahli mengatakan gerakan ini adalah bagian dari pengembangan kebiasaan tidur dan merupakan sesuatu yang sebagian besar anak akan hilang seiring waktu.

"Jika bayi Anda membenturkan kepalanya dalam waktu lama alih-alih berinteraksi dengan orang lain atau bermain dengan mainannya, maka Anda harus memberi tahu dokter anak saat pemeriksaan," kata Dr. Brown.

4. Melengkungkan punggung

Ketika bayi menunjukkan bahasa tubuh ini, seringkali itu adalah reaksi terhadap rasa sakit. Penyebab umum melengkungkan punggung pada bayi meliputi:

  • Kolik
  • Mulas akibat refluks asam
  • Gas yang menyakitkan
  • Mulas adalah penyebab yang paling mungkin, kata Brown, terutama jika melengkungkan punggung terjadi saat menyusui dan bayi Anda sering muntah.
  • Beberapa bayi mengembangkan penyakit refluks gastroesofageal (GERD), suatu kondisi di mana aliran balik asam dari lambung mengiritasi kerongkongan.

Penyebab lainnya, bayi melengkungkan punggung mereka karena kondisi medis seperti kejang infantil dan cerebral palsy, jadi pastikan untuk berbicara dengan dokter tentang pola perilaku ini.

5. Membuka lengan dan kaki

Perilaku umum ini memiliki nama ilmiah yakni refleks Moro. Refleks ini menyebabkan bayi tiba-tiba mengulurkan lengannya ke samping dan kemudian dengan cepat menariknya kembali ke tengah tubuh. Refleks ini dapat dipicu oleh suara, cahaya terang, atau gerakan tiba-tiba. Menurut AAP, refleks Moro biasanya mereda sekitar usia dua bulan.

6. Menekuk lutut, mengangkat kaki

Posisi ini biasanya merupakan tanda ketidaknyamanan perut, baik karena kembung, buang air besar, atau sedang sakit perut. Jika gas tampaknya menjadi masalah, sendawakan bayi selama menyusui. Jika sembelit adalah masalahnya, periksakan ke dokter. Saran dokter akan bergantung pada usia dan kesehatan bayi secara keseluruhan.

7. Sering menendang, menggerakkan kaki

Bayi yang terus-menerus menendang mungkin juga mencoba memberi tahu orang tuanya sesuatu.

"Jika bayi Anda tampak bahagia dan tersenyum, itu mungkin pertanda bahwa mereka ingin bermain," kata Claire McCarthy, MD, asisten profesor pediatri di Harvard Medical School di Children's Hospital Boston.

Namun, jika bayi rewel atau menangis, kemungkinan itu merupakan indikasi bahwa ada sesuatu yang mengganggu mereka. Itu bisa apa saja, mulai dari gas hingga popok kotor hingga kursi mobil yang sempit, jadi periksa dengan cepat untuk melihat apa yang mungkin mengganggu mereka, Bunda.

Demikian ulasan mengenai tujuh gerakan bayi yang perlu dipahami orang tua, karena bisa menjadi isyarat yang ingin mereka sampaikan. Semoga informasinya membantu ya!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online