Alasan Rossa Laporkan 78 Akun Pencemaran Nama Baik, Berimbas pada Pekerjaan

10 hours ago 3

Jakarta -

Penyanyi Rossa tengah menjadi sorotan setelah mengambil jalur hukum atas puluhan akun yang diduga merusak reputasinya di media sosial. Tim manajemennya pun telah melayangkan somasi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kuasa Hukum Manajemen Rossa, Natalia Rusli, yang mengungkap ada 78 akun yang telah menyebarkan fitnah dengan narasi yang tidak sesuai fakta.

“Kurang lebih ada yang kita laporkan sekitar 78 akun. 78 akun yang sudah kami laporkan dan kami juga menginformasikan, ada akun yang sudah meminta maaf dan men-takedown. Kami membuka pintu, kami sangat bersyukur teman-teman ada yang mau sadar,” ungkap Natalia, dikutip dari laman CNN Indonesia, Kamis (23/4/2026).

Alasan Rossa melayangkan somasi ke 78 akun pencemaran nama baik

Terkait masalah tersebut, Rossa baru-baru ini memberikan tanggapannya saat menjadi bintang tamu dalam salah satu episode podcast Ivan Gunawan.

Ia mengaku sebelumnya tak ingin terlalu memikirkan apa yang disampaikan netizen. Namun, pihak manajemen akhirnya memilih jalur hukum dengan maksud untuk melindungi sang penyanyi.

“Sebetulnya aku pribadi enggak terlalu pusing lah ya. Kalau manajemennya justru yang merasa bahwa sebuah manajemen itu bukan cuma untuk mencarikan pekerjaan, tapi melindungi artisnya dari segi hukum juga dari segi segala macam gitu. Nah, aku bilang ya kalau manajemen silakan saja,” ungkap Rossa, dikutip dari kanal YouTube C8 Podcast.

Rossa menyetujui keputusan tersebut juga karena banyak orang-orang sekitar yang mulai bertanya tentang apa yang terjadi, Bunda.

“Aku bilang gitu ya karena memang jadinya banyak yang nanya gitu kenapa, apa yang terjadi sama Rossa gitu. Apa yang bisa kita bantu? Lebih banyak juga yang nanyain gitu kayak apa yang bisa kita bantu. Benar enggak mukanya Rossa rusak? Gitu,” tuturnya.

Tak hanya itu, fitnah yang tersebar di media sosial juga memengaruhi beberapa brand yang bekerja sama dengan Rossa. Bahkan, ia mengungkap hampir ada yang ingin membatalkan jadwal.

“Terus pertanyaan selanjutnya juga kayak masih bisa tampil enggak ya di acara ini? Jadi, balik lagi ke kerjaan karena aku sudah punya schedule. Nah, itu yang membuat manajemen aku berpikir, ‘Oh ini bahaya gitu’,” jelas Rossa.

“Karen memang itu menyangkut ke brand gitu ya. Kalau misalnya ada yang cancel kan berarti nanti aku mungkin manajemen juga harus mengembalikan uang dan lain sebagainya padahal kan aku sehat wal afiat,” sambungnya.

Menurutnya, kebebasan berkomentar di media sosial kini terasa mengkhawatirkan karena kerap disalahgunakan untuk menyebarkan hal negatif.

“Kalau buat aku mungkin lebih ke, ‘Aduh ini zaman udah mengerikan banget ya,’ gitu. Sudah terlalu bebas gitu. Berkomentar, ‘Oh ini kan kebebasan gue untuk berkomentar’. Iya betul gitu, tapi kalau udah merugikan nama orang lain kan harus menjadi ada morality ya di dalam diri kita. Kayak misalnya tanggung jawab juga gitu kan,” ujar Rossa.

Rossa pun menyayangkan orang-orang yang menyebarkan hoaks hanya untuk kepentingan pribadi, Bunda.

“Kayak misalnya yang kamu omongin itu manusia juga loh, kamu menyakiti perasaan orang lain gitu dan itu bukan buat semata, tapi justru kepentingan mereka pribadi yang bisa diuangkan gitu,” tuturnya.

Ia pun berharap dengan tindakan hukum yang diambilnya ini dapat membuat orang-orang lebih bijak menggunakan media sosial.

“Jangan sampai sosial media ini menjadi bahan untuk fitnah gitu untuk menyebarkan kebencian gitu kan seram banget ya. Mudah-mudahan dengan ini aku bisa mengajak orang-orang untuk lebih bijak bersosial media, meskipun ini pahit mungkin buat yang disomasi,” ungkap Rossa.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online