Jakarta -
Hamil dan menyusui merupakan proses alami dan menjadi masa menakjubkan bagi perjalanan perempuan. Namun, ada persepsi yang muncul dan cukup membuat kekhawatiran nih. Benarkah hamil dan menyusui membuat perempuan jadi lebih cepat terlihat tua?
Menua sebenarnya menjadi sebuah kepastian ya, Bunda. Seiring dengan penambahan usia seseorang, tentunya penuaan akan menghampiri. Tetapi, benarkah hal tersebut bisa lebih cepat dialami perempuan karena peran mereka menjalani kehamilan dan menyusui ya, Bun?
Mengutip dari laman Earth, dari renungan Aristoteles mengenai tubuh yang mengering hingga teori evolusi modern, gagasan utamanya mengatakan bahwa penuaan merupakan pengorbanan yang dibayarkan seseorang untuk reproduksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evolusi sedianya memprioritaskan pewarisan gen, sehingga energi yang dihabiskan untuk kehamilan, menyusui, dan membesarkan anak adalah energi yang tidak dihabiskan untuk memperbaiki DNA, menekan peradangan, atau memelihara organ.
Logikanya, berarti menjadi ibu yang lebih banyak berinvestasi dalam reproduksi akan menua lebih cepat. Namun, uji coba di dunia nyata telah memberikan hasil yang beragam, seperti dikutip dari laman Earth.
Menurut Elisabeth Bolund dari the Swedish University of Agricultural Studies, cukup sulit untuk membedakan antara korelasi dan sebab-akibat, kecuali kita memiliki kumpulan data besar yang mencakup beberapa generasi.
Eksperimen alami di masa-masa sulit
Euan Young dari The University of Groningen dan rekan-rekannya menduga kebingungan tersebut berasal dari variabel yang hilang yakni lingkungan. Mungkin pengorbanan reproduksi bersifat elastis, yaitu tersamarkan di masa-masa baik, dan terlihat jelas di masa-masa buruk.
Untuk menguji hal itu, tim tersebut menggunakan catatan yang sangat kuat dari buku-buku paroki yang mendokumentasikan lebih dari 4.500 perempuan selama 250 tahun di Finlandia, termasuk Bencana Kelaparan Besar Finlandia tahun 1866–1868.
Dari buku-buku tersebut memungkinkan para peneliti untuk menyelaraskan rentang hidup, riwayat persalinan, dan waktu salah satu krisis pangan terburuk di Eropa abad ke-19 dengan ketelitian yang luar biasa.
Reproduksi, peran ibu, dan penuaan
Di luar periode kelaparan, tidak ada hubungan yang berarti antara ukuran keluarga dan umur panjang. Tetapi di antara perempuan yang melahirkan anak selama kelaparan, setiap kelahiran tambahan pada perempuan akan mengurangi sekitar enam bulan dari harapan hidup. Dengan kata lain, biaya reproduksi tetap tidak terlihat ketika sumber daya mencukupi, kemudian terungkap dengan tajam ketika kalori menipis.
Temuan ini hampir mengidentifikasi sebab akibat tanpa merancang eksperimen laboratorium terkontrol. Tim Young juga mengaitkan pola tersebut dengan energi dasar yakni kehamilan dan menyusui membutuhkan ratusan kalori ekstra per hari.
Selama kelaparan, tubuh hanya dapat memenuhi kebutuhan ini dengan menurunkan metabolisme basal, sehingga memperlambat atau bahkan menghentikan fungsi-fungsi utama lainnya. Hal ini mengakibatkan penurunan kesehatan dan dengan demikian memperpendek umur.
Fakta tersembunyi dalam kehidupan moderen
Ketergantungan lingkungan tersebut kemudian membantu menjelaskan studi-studi yang kontradiktif selama beberapa dekade. Di banyak lingkungan historis dan dengan sumber daya terbatas, kompromi ini paling jelas terlihat di antara perempuan yang sudah stres, kekurangan gizi, atau berulang kali hamil.
Sebaliknya, di masyarakat yang makmur, beban reproduksi rata-rata telah menurun drastis. Penelitian pada populasi historis di Utah menunjukkan bahwa biaya umur panjang yang jelas hanya muncul setelah memiliki lima anak.
Perbedaan itu juga dapat membantu menguraikan kesenjangan umur panjang saat ini. Pada anak perempuan yang lahir di Inggris antara tahun 2021 dan 2023 dapat berharap untuk hidup sekitar empat tahun lebih lama daripada anak laki-laki, dan mudah untuk menganggapnya hanya karena faktor biologi.
Namun, biaya reproduksi yang lebih rendah bagi perempuan saat ini kemungkinan meningkatkan harapan hidup perempuan dibandingkan masa lalu. Sementara, perbedaan gaya hidup rata-rata laki-laki yang lebih banyak merokok dan minum dapat menurunkan harapan hidup laki-laki.
Ilustrasi kehamilan/ Foto: Getty Images/Jomkwan
Data Finlandia tidak mengklaim reproduksi adalah satu-satunya pendorong penuaan spesifik jenis kelamin. Dalam hal ini, faktor genetika masih berperan dan terkadang sangat penting. Serta, adanya perbedaan kromosom kemungkinan juga berperan.
Hal itu sejalan dengan penelitian demografis terbaru lainnya dari Quebec pra-industri, dengan pertukaran serupa muncul di antara ibu-ibu yang kesehatannya buruk atau berada di bawah tekanan kronis.
Selain itu, studi biomarker modern menunjukkan bagaimana peradangan dan kelangkaan nutrisi mendorong tubuh menuju mode bertahan hidup jangka pendek.
Gambaran yang konsisten terlihat yakni bahwa evolusi memberi seseorang pengaturan riwayat hidup yang fleksibel. Ketika makanan langka atau stres tinggi, tubuh ibu menyalurkan sedikit energi yang ada ke arah keturunan, bahkan jika itu mempercepat penurunan kesehatan mereka sendiri.
Terkait hal tersebut, artinya menjadi ibu tidak secara otomatis membuat mereka jadi memiliki umur yang lebih pendek karena itu semua tergantung pada keadaan. Di tempat-tempat dengan nutrisi yang baik, perawatan prenatal yang kuat, dan lebih sedikit kehamilan, tubuh memiliki cukup sumber daya untuk memperbaiki dan memulihkan diri, mengurangi atau bahkan menghapus pertukaran yang biasa terjadi antara reproduksi dan umur panjang.
Sementara, pada kondisi ibu yang berada di bawah tekanan, kelaparan, kesulitan kronis, kehamilan berulang tanpa waktu pemulihan, hal itu menjadi sangat terukur seperti yang ditunjukkan oleh tragedi Finlandia adab ke-19.
Mengingat berbagai faktor tersebut memang bisa memengaruhi kualitas kehidupan seorang ibu, mendukung nutrisi ibu, mengatur jarak kelahiran, dan melindungi keluarga selama guncangan ekonomi bukanlah sekadar 'hal yang baik untuk dimiliki'. Itu adalah pengungkit yang secara harfiah dapat membentuk kembali kurva penuaan untuk generasi ibu.
Dan bagi para ilmuwan, ini adalah pengingat bahwa ide-ide evolusi besar sering kali tersembunyi secara detail untuk melihat pertukaran dengan jelas dan mereka harus melihat di mana kehidupan paling sulit.
Di balik semua fakta yang ada, menjadi ibu yang melewati fase kehamilan dan menyusui menjadi sebuah perjalanan panjang yang memiliki cerita tersendiri bagi seorang perempuan ya, Bunda. Apa pun tantangannya, rekam jejak tersebut menjadi sebuah sejarah panjang menjadi seorang ibu yang takkan bisa terulang.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
.png)
1 hour ago
2
















































