BADAN Gizi Nasional (BGN) merombak jajaran pejabat tinggi madya atau setingkat eselon I untuk memperkuat tata kelola program makan bergizi gratis (MBG). Total ada lima pejabat yang masuk ke dalam struktur baru badan pengelola program makan bergizi gratis tersebut.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan kelima pejabat tersebut ditunjuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui keputusan presiden pada Senin, 20 Juli 2026. “Kemarin sore kami mendapat keputusan presiden yang ditandatangani Pak Presiden mengangkat beliau-beliau ini sebagai pejabat tinggi madya di lingkungan BGN," tutur Agustina dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, pada Selasa.
Dia mengatakan lima pejabat tersebut berasal dari sejumlah instansi. Pertama, ada Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea yang ditunjuk sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, menggantikan Tigor Pangaribuan. Sebelum menjabat sebagai pejabat BGN, Prima merupakan Direktur Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan.
Prima disebut akan bertugas memimpin perbaikan data penerima manfaat agar lebih tepat sasaran. "Mulai dari perencanaan sasaran, penetapan target, distribusi dari pusat hingga fasilitas pelayanan, pencatatan penerima manfaat by name by address, sampai monitoring dan evaluasi capaian program," ujar Agustina.
Selain itu, Prabowo menunjuk Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran menggantikan Suardi Samira. Zainuri merupakan auditor yang pernah bekerja sama dengan Agustina di Kepala Biro Keuangan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Selanjutnya, pejabat ketiga yang dilantik adalah Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, yang sebelumnya adalah Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta. Kemudian, ada mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Ketut Sumedana yang dilantik menjadi Deputi bidang Pemantauan dan Pengawasan, serta Lili Khamiliyah yang digeser dari Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN menjadi Sekretaris Utama.
.png)















































