BPIP Undang Mantan Presiden-Wapres di Upacara Pancasila 2026

5 hours ago 6

BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengundang semua mantan Presiden dan Wakil Presiden untuk menghadiri Upacara Hari Lahir Pancasila yang akan digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026. Sekretaris Utama BPIP Tonny Agung Arifianto mengatakan kepastian kesediaan mereka untuk hadir akan disampaikan pada Sabtu, 30 Mei 2026. "Tepatnya Sabtu besok kepastian terkait konfirmasi siapa saja yang hadir nanti akan kami sampaikan,ya," ujar Tonny Agung Arifianto di Gedung BPIP, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026 dipantau YouTube BPIP. 

Tonny menjelaskan, 405 orang diundang untuk mengikuti upacara tersebut. Mereka terdiri atas sejumlah tokoh hingga pejabat negara. Namun, masyarakat umum belum bisa datang karena keterbatasan tempat. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam upacara nanti, Presiden Prabowo Subianto akan menjadi inspektur upacara. Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengatakan upacara dimulai pukul 10.00 WIB. 

Yudian mengatakan, Hari Lahir Pancasila 2026 mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia'. Makna tema ini menegaskan nilai Pancasila relevan untuk menjaga keutuhan bangsa dan sebagai jawaban terciptanya perdamaian dunia. "Logo yang digunakan dalam peringatan tahun ini adalah lambang negara kita, yaitu Garuda Pancasila," tutur dia. 

BPIP sudah menerbitkan Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Surat ini mengimbau seluruh lembaga negara, kementerian, TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi pendidikan, hingga komponen masyarakat untuk mengibarkan Bendara Merah Putih selama satu hari penuh pada 1 Juni 2026. 

BPIP mengimbau untuk melakukan kegiatan bakti sosial pada 31 Mei 2026. Kegiatan itu seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran bantuan sosial, pasar murah, kerja bakti, pemeriksaan lingkungan, dan rumah ibadah. 

BPIP juga meminta seluruh pegawai melakukan upacara di daerahnya masing-masing. Adapun Upacara penurunan Bendara Merah Putih dilakukan pukul 17.00 WIN atau waktu setempat. Penurunan dilaksanakan secara ringkas dan khidmat oleh Paskibraka tanpa dihadiri peserta upacara dan tamu undangan.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online