BPS Jamin Data Warga Jakarta Aman dalam Sensus Ekonomi 2026

9 hours ago 8

Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Indonesia Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan akan menjaga kerahasiaan data dalam sensus ekonomi 2026 masyarakat Jakarta. Dengan ini, ia menghimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir.

Hal ini disampaikan Amalia kepada wartawan ketika menghadiri Deklarasi Sensus Ekonomi Provinsi DKI Jakarta 2026 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Senin, 13 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam hal ini, Amalia menjelaskan telah berkolaborasi dengan beberapa pihak. "Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Telkom, serta PT Peruri untuk menjaga keamanan data yang nanti dikumpulkan di server BPS," kata Amalia, Senin.

Pada sambutannya di acara tersebut, ia mengatakan sensus ekonomi yang dilakukan sekali dalam sepuluh tahun ini merupakan kesempatan emas dan seperti rekam medis perekonomian.

"Dengan adanya medical check-up perekonomian, resep kebijakan nanti yang akan digelontorkan oleh Pak Gubernur untuk DKI Jakarta akan semakin tepat dan akurat sesuai dengan permasalahan dan kondisi terkini dari ekonomi DKI Jakarta nantinya," ujarnya.

Oleh karena itu, ia berkata partisipasi masyarakat DKI Jakarta menjadi sangat penting untuk memastikan data yang dikumpulkan benar dan akurat. Ia pun menghimbau agar masyarakat Jakarta melakukan rangkaian sensus ekonomi yang akan ditangani oleh petugas BPS.

"Apabila petugas sensus kami datang, mohon pertama terima petugas sensus, kedua isi data dengan benar, dan ketiga tidak perlu khawatir bahwa rahasia data yang diberikan," ujarnya. 

Lebih lanjut, Amalia menegaskan bahwa sensus ekonomi ini untuk kepentingan statistik data, maka dari itu rahasia data individu dan pribadi akan dijaga dengan baik. "Bukan dalam rangka untuk kepentingan perpajakan," tekannya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut memberikan pandangannya terkait hal ini. Ia mengatakan rahasia data sensus tersebut dijamin aman.

"Sehingga dengan demikian harusnya mereka tidak segan-segan untuk melaporkan menyampaikan data apa adanya tentang dirinya dan keluarganya," kata Pramono.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online