Bukan Pregnant, Ternyata Ini Sebutan yang Disukai Keluarga Kerajaan untuk Anggota Kerajaan Hamil

5 hours ago 2

Jakarta -

Pernah enggak sih, Bunda, memperhatikan kalau gaya bahasa keluarga kerajaan Inggris selalu terdengar elegan dan berbeda? Bahkan untuk hal yang umum seperti kehamilan, mereka punya istilah khusus yang jarang digunakan oleh masyarakat biasa.

Alih-alih mengatakan pregnant, anggota keluarga kerajaan justru lebih sering menggunakan istilah lain yang terdengar lebih formal dan klasik.

Seperti kerajaan Inggris yang terkenal memiliki banyak aturan dan peraturan rumit yang harus diingat. Termasuk diantaranya pengungkapan terbaru tentang preferensi Ratu Elizabeth II sendiri mungkin patut diperhatikan. Terutama karena ini benar-benar lucu. Sumber tersebut mengklaim bahwa Ratu Elizabeth lebih suka kita semua menyebut ibu hamil sebagai 'sedang mengandung'.

Lebih sopan dan tradisional

Dalam lingkungan Keluarga Kerajaan Inggris, istilah yang digunakan untuk menyebut kehamilan adalah 'expecting'.

Misalnya, daripada mengatakan:

She is pregnant

Mereka akan mengatakan:

She is expecting

Dikutip dari Marie Claire, istilah ini dianggap lebih halus, sopan, dan mencerminkan tradisi lama yang masih dijaga hingga sekarang

Bukan sekadar pilihan kata

Penggunaan kata expecting bukan tanpa alasan, Bunda. Secara historis, keluarga kerajaan sangat menjaga citra, termasuk dalam hal komunikasi publik. Bahasa yang digunakan harus:

  • Terdengar elegan
  • Tidak terlalu blak-blakan atau vulgar
  • Sesuai dengan norma kerajaan yang konservatif

Dikutip dari Us Weekly tentang hal-hal yang dirumorkan tidak disukai Ratu, telah mengungkapkan bahwa Yang Mulia sangat membenci siapa pun yang menggunakan kata pregnant, dan menganggapnya sepenuhnya vulgar, menurut sumber istana.

Karena itu, kata pregnant dianggap terlalu teknis atau medis, sementara expecting terasa lebih hangat dan penuh makna seolah menekankan momen menanti kehadiran bayi. Hal ini juga terlihat dalam berbagai pengumuman resmi dari Buckingham Palace, yang hampir selalu menggunakan frasa is expecting a baby dibandingkan kata pregnant.

Dipakai oleh anggota kerajaan modern

Istilah ini juga masih digunakan oleh anggota kerajaan modern seperti Meghan Markle dan Kate Middleton. Dalam berbagai pengumuman resmi dari Istana Buckingham, frasa yang muncul hampir selalu:

“The Duchess is expecting a child”

Ini menunjukkan bahwa tradisi bahasa tetap dipertahankan, meskipun zaman sudah semakin modern. Selain itu berbagai media internasional seperti BBC dan People juga konsisten menggunakan istilah tersebut saat memberitakan kehamilan anggota kerajaan.

Perbedaan penggunaan istilah kehamilan 

Buat Bunda, mungkin terdengar hanya beda istilah. Tapi ternyata, pilihan kata bisa mencerminkan budaya, nilai, bahkan sejarah panjang sebuah keluarga atau institusi. Selain itu, penggunaan kata seperti expecting juga bisa jadi alternatif yang lebih lembut dan menyenangkan saat membicarakan kehamilan dalam percakapan sehari-hari.

Dalam konteks British Royal Family, penggunaan kata expecting menunjukkan bagaimana mereka menjaga komunikasi tetap elegan, hangat, dan penuh makna. Bukan hanya menyampaikan kondisi, tapi juga menghadirkan nuansa harapan dan kebahagiaan.

Menariknya lagi, gaya bahasa ini bisa jadi inspirasi untuk kita juga. Menggunakan kata yang lebih lembut seperti expecting bisa:

  • Membuat percakapan terasa lebih hangat
  • Mengurangi kesan terlalu medis atau kaku
  • Memberi sentuhan emosional saat membahas kehamilan

Selain itu, ini juga jadi pengingat bahwa setiap budaya punya cara unik dalam memaknai kehamilan yang bukan sekadar kondisi fisik, tapi juga perjalanan penuh cinta dan penantian.

Penjelasan dari sisi kebahasaan

Bunda, kalau dikaitkan dengan kebiasaan di British Royal Family, pilihan kata expecting ternyata bukan sekadar gaya tapi juga sangat berkaitan dengan aturan dan nuansa dalam bahasa.

Secara grammar, pregnant adalah kata sifat (adjective) yang menjelaskan kondisi fisik seseorang. Jadi saat mengatakan, "She is pregnant," artinya langsung, spesifik, dan cenderung terdengar medis.

Sementara itu, expecting berasal dari kata kerja (verb) expect yang digunakan dalam bentuk present continuous (is expecting). Secara makna, ini bukan hanya menyatakan kondisi, tapi juga menggambarkan proses menanti kehadiran bayi.

Nah, di sinilah letak perbedaannya, Bunda.

Dalam tradisi komunikasi kerajaan yang sangat menjaga etika dan citra, kata yang dipilih bukan hanya harus benar secara tata bahasa, tapi juga:

  • Terdengar lebih halus
  • Tidak terlalu 'blak-blakan'
  • Memiliki nuansa emosional yang positif

Itulah kenapa dalam pengumuman resmi oleh Buckingham Palace, mereka hampir selalu menggunakan frasa seperti:

“The Duchess is expecting a baby.”

Alih-alih:

“The Duchess is pregnant.”

Demikian Bunda penjelasannya, semoga informasinya membantu ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online