Galaxy S26 Resmi Meluncur, Ini Alasan Pengguna Perlu Pertimbangkan Upgrade

18 hours ago 11

Selular.ID – Samsung resmi menghadirkan Galaxy S26 Series di Indonesia, yang terdiri dari tiga varian Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra.

Kehadiran generasi terbaru ini membawa pembaruan signifikan pada tiga sektor utama dibandingkan Galaxy S25 Series, yakni chipset, sistem kamera, dan kemampuan Galaxy AI, sehingga memunculkan pertanyaan di kalangan pengguna lama soal urgensi upgrade ke perangkat baru tersebut.Ini yang kalian harus ketahui alasan harus upgrade ke Galaxy S26

Lompatan Performa: Exynos 2600 dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Perbedaan paling mendasar antara Galaxy S26 dan Galaxy S25 terletak pada dapur pacu. Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus kini mengandalkan chipset Exynos 2600 dengan fabrikasi 2 nanometer, yang diklaim Samsung mampu meningkatkan performa Neural Processing Unit (NPU) hingga 39 persen dibanding Exynos 2500 pada Galaxy S25.

Peningkatan NPU ini menjadi fondasi utama bagi seluruh fitur Galaxy AI generasi terbaru yang berjalan langsung di perangkat (on-device).
Sementara itu, Galaxy S26 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy hasil kustomisasi Qualcomm, yang diproduksi dengan fabrikasi 3 nanometer oleh TSMC.

Kombinasi RAM turut mengalami penyesuaian, dengan Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus dibekali RAM 12GB sebagai standar, sedangkan Galaxy S26 Ultra menawarkan opsi RAM 16GB dengan kapasitas penyimpanan hingga 1TB.

Bagi pengguna Galaxy S25 yang kerap mengeluhkan performa AI generatif atau multitasking berat, lompatan NPU ini menjadi salah satu pertimbangan konkret untuk beralih.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Fitur AI Terkini
Galaxy AI pada seri S26 hadir dengan sejumlah kemampuan baru yang tidak tersedia di Galaxy S25. Salah satunya adalah fitur Now Nudge, yang secara otomatis memberikan rekomendasi tindakan lanjutan kepada pengguna.

Contohnya, ketika seseorang diminta mengirim foto tertentu, sistem langsung menampilkan pintasan menuju gambar yang relevan tanpa perlu membuka galeri dan mencarinya secara manual.

Fitur lain yang turut disempurnakan adalah Photo Assist, yang memungkinkan pengeditan foto melalui perintah teks sederhana.
Pengguna cukup mengetik instruksi tertentu, dan sistem AI akan menyesuaikan hasil foto sesuai permintaan tersebut.

Samsung juga membekali Galaxy S26 Series dengan fitur Call Screening yang mampu menjawab panggilan tak dikenal, mendeteksi indikasi spam atau penipuan, serta memberi peringatan dini kepada pengguna.

Rangkaian fitur ini menegaskan arah pengembangan Galaxy AI yang semakin proaktif, bukan sekadar reaktif terhadap perintah manual seperti pada generasi sebelumnya.

Nightography Lebih Terang, Privacy Display Eksklusif Ultra
Dari sisi fotografi, Galaxy S26 Ultra membawa peningkatan aperture kamera utama 200MP menjadi f/1.4, lebih besar dibanding f/1.7 pada Galaxy S25 Ultra.

Sehingga ketika menangkap momen dalam pencahayaan yang lowlight, hasil foto dan video di seri S26 lebih terang dari seri sebelumnya.

Perubahan ini berkontribusi pada performa Nightography yang diklaim menghasilkan gambar dan video lebih terang dengan reduksi noise berbasis AI, khususnya dalam kondisi minim cahaya.

Fitur Horizontal Lock turut ditambahkan untuk menjaga video tetap stabil meski ponsel diputar hingga 360 derajat saat perekaman.
Galaxy S26 Ultra juga menjadi satu-satunya varian yang membawa Privacy Display, teknologi layar yang membuat tampilan hanya terlihat jelas dari sudut pandang lurus di depan.

Sehingga mengaburkan layar bagi orang di sekitar pengguna. Fitur ini belum hadir pada Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus maupun seluruh varian Galaxy S25.

Harga dan Segmentasi Pasar di Indonesia
Di pasar Indonesia, Galaxy S26 dibanderol mulai Rp16.499.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp19.499.000 untuk 12GB/512GB. Galaxy S26 Plus dijual mulai Rp19.499.000 hingga Rp22.499.000.

Sedangkan Galaxy S26 Ultra berada di rentang Rp24.499.000 hingga Rp31.999.000 untuk varian tertinggi 16GB/1TB.
Harga ini mengalami kenaikan sekitar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta dibandingkan Galaxy S25 Series, yang menurut sejumlah laporan industri dipengaruhi kondisi rantai pasokan semikonduktor global serta standarisasi RAM 12GB di seluruh lini untuk menopang komputasi AI on-device.

Bagi pengguna Galaxy S25 yang mempertimbangkan upgrade ke Galaxy S26 Series, ada tiga area yang paling langsung terasa perbedaannya: kecepatan AI on-device yang lebih responsif untuk tugas-tugas harian.

Kamera low-light Ultra yang menghasilkan foto dan video lebih tajam dalam kondisi minim cahaya, serta Now Nudge, yaitu fitur proaktif yang belajar dari kebiasaan pengguna dan secara cerdas menyesuaikan diri sebelum diminta.

Baca Juga:Mengapa Samsung Galaxy S26 Ultra Menjadi HP Flagship Daily Driver Terbaik 2026?

Ketiga fitur tersebut merupakan perubahan fundamental dalam cara berinteraksi dengan smartphone setiap harinya. Hal ini yang membedakan Galaxy S26 Series dari sekadar upgrade tahunan, sebagai investasi yang dirancang untuk bertahan.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online