Gubernur Lampung Tinjau Program MBG di Hari Pertama Sekolah

12 hours ago 8

INFO TEMPO – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama tahun ajaran 2026, Senin, 13 Juli 2026. Ia memantau seluruh rangkaian pelaksanaan mulai dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kota Bandar Lampung hingga proses distribusi makanan ke sekolah, guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, aman, serta memenuhi standar kebutuhan gizi peserta didik.

"Setelah masuk sekolah ini, sesuai instruksi Bapak Presiden, kita bersama-sama berkolaborasi dan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengawasi dapur MBG dan distribusinya sampai kepada lauk-pauknya. Hari ini kami berkeliling ke SD, SMP, SLB, hingga SMA untuk memastikan program ini berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia menegaskan, peninjauan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan ekosistem pendidikan sekaligus kelancaran distribusi Program MBG sejak awal kegiatan belajar mengajar dimulai.

Pemantauan lapangan dibagi ke dalam lima tim agar pengawasan dapat menjangkau lebih banyak lokasi. Tim pertama dipimpin langsung Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo.

Sementara itu, tim kedua dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Tim ketiga dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Firsada, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, serta Asisten Administrasi Umum Sulpakar.

Dalam kunjungannya, Rahmat Mirzani bersama Kajati Lampung meninjau SD Negeri 4 Sumberejo, SMA Negeri 7 Bandar Lampung, SLB B dan SLB C Dharma Bhakti Dharma Pertiwi, serta SPPG Beringin Raya, Kecamatan Kemiling.

Di setiap sekolah yang dikunjungi, Rahmat Mirzani berdialog langsung dengan kepala sekolah, guru, dan para siswa. Ia menyerap berbagai aspirasi mengenai pelaksanaan MBG maupun kesiapan sekolah dalam memulai proses pembelajaran pada tahun ajaran baru.

Ia mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan program secara umum berjalan baik. Meski demikian, pemerintah tetap mencatat sejumlah masukan dari lapangan sebagai bahan evaluasi agar kualitas layanan terus meningkat. "Ada beberapa masukan-masukan yang tujuannya tentu untuk memperbaiki agar program ini terus berjalan dengan baik," ujarnya.

Selain memastikan distribusi makanan berlangsung tepat waktu, ia juga menaruh perhatian pada kualitas makanan yang diterima peserta didik. Menurutnya, aspek keamanan pangan, kebersihan, dan kecukupan gizi menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

Karena itu, saat meninjau SPPG Beringin Raya, ia membawa tim laboratorium bergerak untuk melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air, kebersihan dapur, serta kelayakan bahan baku yang digunakan dalam penyediaan makanan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif agar makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Sejumlah masukan teknis juga diberikan kepada pengelola SPPG guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Tidak hanya melakukan evaluasi, Rahmat Mirzani juga memberikan semangat kepada para petugas dapur MBG. Ia meminta seluruh petugas menjaga komitmen dalam menyediakan makanan bergizi yang aman dan berkualitas bagi para pelajar.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo menegaskan komitmen Kejaksaan untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional.

Menurut Danang, Kejaksaan Tinggi Lampung akan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam melakukan pendampingan, pengawasan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut.

"Kami bersama Bapak Gubernur memegang teguh komitmen sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Jaksa Agung. Program prioritas nasional ini akan terus kami dampingi dan kawal agar berjalan maksimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung," ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran Kejaksaan Tinggi bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan secara berkala ke berbagai SPPG maupun sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera dievaluasi dan diperbaiki.

Melalui pengawasan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berupaya memastikan Program MBG terlaksana secara akuntabel, higienis, dan berkelanjutan. Kehadiran program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan asupan gizi peserta didik, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan konsentrasi belajar, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Lampung di masa depan. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online