Kementerian Pertahanan Sasar ASN Daerah Jadi Komcad

3 hours ago 2

KEMENTERIAN Pertahanan menargetkan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan pemerintah daerah (pemda) bisa menjadi komponen cadangan atau komcad. Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal Gabriel Lema mengatakan, penambahan komponen cadangan dari unsur ASN Pemda di tingkat kabupaten/kota atau provinsi ini ditujukan untuk melengkapi sistem pertahanan nasional.

Gabriel mengatakan, saat ini pelatihan komcad untuk ASN daerah telah dimulai di Sulawesi Selatan dengan melibatkan sekitar 500 pegawai. "Pelatihan tersebut dimulai pada 30 Maret dan sudah berlangsung selama tiga minggu," kata Gabriel setelah menghadiri Pembukaan latihan dasar kemiliteran ASN Kementerian/Lembaga di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Rabu, 22 April 2026. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Gabriel mengklaim pelaksanaan pelatihan komcad untuk ASN di Sulawesi Selatan merupakan inisiatif pemerintah daerah dan dilakukan secara sukarela. Kemhan, kata dia, hanya memfasilitasi agar keinginan para ASN untuk terlibat menjadi komponen cadangan terfasilitasi dengan baik. 

Namun demikian, Gabriel menekankan Kementerian Pertahanan berharap langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bisa diikuti oleh daerah lain. "Tahap berikutnya diharapkan berbondong-bondong dari seluruh provinsi sudah menyiapkan di tahun ini. Mungkin tidak semua, tetapi dia berjalan secara alami lewat sukarela tetapi terstruktur lewat birokrasi dan lewat tanggung jawab yang sudah direncanakan dengan baik," kata dia. 

Gabriel mencontohkan sejumlah wilayah yang menjadi sasaran program ini antara lain Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, serta Kepulauan Riau, termasuk sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur.

Pemerintah juga menargetkan 4.000 ASN dari kementerian dan lembaga bisa mengikuti komcad hingga akhir 2026. Gabriel menegaskan program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kesiapan sumber daya manusia untuk mendukung sistem pertahanan negara. 

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online