Ketua DPRD Kota Bogor Ingatkan Pejabat untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

11 hours ago 12

INFO TEMPO - Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil menghadiri pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat fungsional, dan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Bogor pada Selasa, 30 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus berpesan kepada para pejabat yang dilantik agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kota Bogor.

Dalam pelantikan kali ini, sejumlah posisi eselon penting resmi diisi secara definitif. Posisi strategis tersebut di antaranya adalah Rudi Mashudi yang dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor serta Pupung yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bogor.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Hari ini kami menghadiri pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kasatpol PP yang baru. Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Bapak Rudi Mashudi yang sekarang dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Bapak Pupung sebagai Kasatpol PP Kota Bogor," kata Adityawarman Adil.

Selain itu, Rudiyana juga dilantik sebagai Staf Ahli Wali Kota bersama ratusan pejabat fungsional serta kepala sekolah.

Adityawarman berharap pelantikan ini menjadi momentum penyegaran organisasi di lingkungan struktural Pemerintah Kota Bogor yang mampu memberikan dampak positif bagi pelayanan publik dan berjalan tanpa kendala di lapangan.

"Semoga selalu diberikan kelancaran dan kemudahan dalam melaksanakan amanah ini. Selamat menjalankan amanah untuk meningkatkan pelayanan publik di sektor masing-masing demi warga Kota Bogor tercinta," ujarnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa dua jabatan utama, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kasatpol PP, mengemban tantangan kerja yang sangat besar. Ia menaruh ekspektasi tinggi agar para kepala dinas yang baru dapat mewujudkan harapan besar masyarakat selama ini.

Dedie memaparkan, masyarakat menaruh harapan penting kepada Kasatpol PP yang baru dalam konteks penegakan ketertiban umum dan penataan pedagang kaki lima (PKL). Titik fokus penataan utama ditargetkan menyasar kawasan Alun-Alun, Lapangan Sempur, Taman Heulang, serta berbagai wilayah penting lainnya di Kota Bogor.

"Kemarin, Pupung sudah selama beberapa bulan melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP. Dengan pengalaman tersebut, saya yakin ke depannya dia bisa melaksanakan tugas dengan sepenuh hati dan memaksimalkan kewenangan yang ada. Jadi tidak perlu ragu lagi, ke depan penataan kota akan berjalan dengan lebih baik," kata Dedie.

Sementara untuk sektor lingkungan, tantangan tak kalah berat dihadapi oleh Rudi Mashudi. Dedie menginstruksikan agar fondasi pengelolaan sampah yang sebelumnya telah dirintis oleh Deni Wismanto segera dilanjutkan, terutama mengawal Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Sesuai jadwal, Pemkot Bogor akan melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek PSEL tersebut pada 8 Juli 2026. Proses konstruksi fisik ini diproyeksikan akan memakan waktu intensif selama 1,5 tahun ke depan.

Namun, Dedie mengingatkan, keberhasilan PSEL bukan sekadar masalah kesiapan teknologi fisik semata, melainkan juga kesiapan SDM-nya. Dinas Lingkungan Hidup dituntut untuk mampu mengedukasi masyarakat agar membudayakan pemilahan sampah dari hulu menggunakan prinsip 3R langsung dari rumah tangga.

Terkait posisi jabatan struktural lain yang saat ini masih kosong, Pemkot Bogor mengonfirmasi bahwa proses uji kompetensi (ujikom) sedang berjalan dan diperkirakan memakan waktu satu hingga dua minggu ke depan sebelum diadakan pelantikan susulan. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online