Menkopolkam Pastikan Prabowo Berkomitmen Bersihkan Korupsi

13 hours ago 9

MENTERI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen melakukan pembenahan terhadap praktik korupsi secara menyeluruh. Pensiunan TNI ini memastikan setiap pelanggaran hukum akan diproses sesuai aturan tanpa pandang bulu.

Djamari mengakui bahwa praktik korupsi menjadi tantangan bangsa sejak lama. Namun, kata dia, pemerintah berkomitmen melakukan pembenahan, penindakan, dan pembersihan. “Tidak ada ruang bagi siapa pun yang terbukti melanggar hukum. Tanpa memandang asal institusi maupun kedudukannya, setiap pelanggaran akan diproses dan ditindak secara tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Djamari melalui keterangan tertulis, dikutip pada Ahad, 12 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menanggapi meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai pengungkapan kasus korupsi belakangan ini, Djamari meminta masyarakat melihat fenomena tersebut secara bijak dan proporsional. Ia berpendapat banyaknya perkara yang berhasil diungkap bukan berarti praktik korupsi semakin meningkat. Tetapi menjadi indikator kuatnya komitmen negara dalam membersihkan tata kelola pemerintahan.

Lebih lanjut, Djamari juga menyampaikan bahwa pemerintah mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berlangsung. Dia menegaskan setiap penanganan perkara dilaksanakan secara profesional, independen, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tak hanya itu, ia juga memastikan sinergi antarpenegak hukum terus diperkuat agar agenda pemberantasan korupsi berjalan efektif. Djamari berujar, tujuan Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, maupun institusi penegak hukum lainnya adalah menegakkan hukum secara adil, termasuk dalam memberantas korupsi demi kepentingan bangsa dan negara.

Menurut dia, tugas dan wewenang setiap institusi penegak hukum sudah diatur oleh undang-undang. Maka dari itu, sinergi dan koordinasi harus terus diperkuat agar tujuan bersama dapat tercapai lebih efektif. "Yang terus kita jaga adalah sinergi dan koordinasi antarinstansi. Komunikasi harus terus dibangun guna mencegah potensi kesalahpahaman,” kata dia.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online