Prabowo: Putin Bantu Indonesia Masuk BRICS

10 hours ago 4

PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan apresiasinya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin karena telah membantu Indonesia bergabung dalam kelompok negara BRICS. Adapun BRICS merupakan kelompok negara berkembang utama yang berfungsi sebagai forum kerja sama ekonomi, politik, hingga keamanan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

BRICS mulanya beranggotakan Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan. Namun dalam perkembangannya, keanggotaannya bertambah mencakup Arab Saudi, Mesir, Etiopia, Iran, Uni Emirat Arab, hingga Indonesia.

Presiden Prabowo menilai dukungan Rusia dalam proses bergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan langkah penting bagi penguatan posisi Indonesia di kancah global. Prabowo menyampaikan ini dalam persamuhan bilateral di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026.

“Maksud dan tujuan saya hari ini datang intinya adalah untuk mengucapkan terima kasih kepada Presiden Putin, Pemerintah Rusia, atas dukungan Rusia kepada Indonesia. Pertama, kami diterima begitu cepat di BRICS,” tutur Prabowo pada Senin siang waktu setempat, dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Bagi Prabowo, Rusia juga telah memberikan dukungan terhadap berbagai kebutuhan penting Indonesia di sejumlah bidang strategis. "Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia," ucap Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Putin menyambut baik keanggotaan Indonesia dalam BRICS. Putin menganggap keanggotaan Indonesia membuka jalan bagi penguatan hubungan bilateral kedua negara. “Indonesia sudah menjadi anggota BRICS. Hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita,” tutur Putin.

Adapun Presiden Putin berujar, Indonesia dan Rusia selalu mengutamakan sektor-sektor kunci untuk kerja sama. Kedua belah pihak, tutur Putin, juga sudah sering membahas peluang untuk mengembangkan kerja sama di bidang-bidang strategis. “Antara lain, kami berbicara mengenai kerja sama di bidang energi, di bidang antariksa, juga di bidang pertanian, di bidang penghasilan industri, serta di bidang farmasi,” kata Putin.

Tak hanya itu, Putin melanjutkan, kedua negara juga memberikan makna besar untuk mengembangkan kerja sama di bidang humaniter, misalnya di bidang pendidikan.

Putin juga menyoroti perkembangan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Rusia. Menurut Putin, nilai perdagangan kedua negara mengalami peningkatan signifikan mencapai angka 12 persen.

“Pada awal tahun ini, kita menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral, tetapi kami punya berbagai cara untuk meningkatkannya. Kami memberikan makna besar kepada komisi bersama antarpemerintah,” kata Putin.

Putin berharap pertemuannya dengan Prabowo bisa menjadi momen untuk mencari berbagai solusi untuk tetap meningkatkan kemitraan antara kedua negara.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online