Pramono Targetkan Normalisasi Kali Ciliwung Selesai Tahun Depan

10 hours ago 7

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan normalisasi Kali Ciliwung selesai pada tahun depan. Target ini dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 atau lima abad Kota Jakarta yang akan jatuh pada 2027.

Hal itu diungkapkannya saat meninjau progres pembebasan lahan dalam rangka normalisasi salah satu titik Kali Ciliwung di Kelurahan Cawang, Jakarta, Jumat 10 Juli 2026. Ia menyebut pembebasan lahan di kawasan tersebut berjalan dengan cukup baik.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Dan kalau itu bisa dilakukan maka di tahun 2027 ketika Jakarta ulang tahun 500 tahun, maka normalisasi salah satu sumbu utama Kali Ciliwung," kata Pramono ketika tinjau langsung Kali Ciliwung di kawasan Cawang, Jumat 10 Juli 2026.

Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengantongi dokumen penetapan lokasi pada pengadaan tanah terhadap empat kelurahan di kawasan Kali Ciliwung, yakni kelurahan Cawang, Rajawati, Pengadegan, dan Cililitan.

Pramono menargetkan keempatnya kemudian untuk selesai pada tahun depan, "Mudah-mudahan akan terselesaikan karena penloknya juga sudah kami tandatangani dan ini melanjutkan program normalisasi yang sempat terhenti lama."

Sementara itu, dari target 14 kelurahan, 10 lainnya sedang dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah. 

Menurut Pramono, pembebasan lahan menjadi langkah strategis dalam mengembalikan fungsi Kali Ciliwung. Dalam hal ini, debit air yang tertampung kemudian memiliki wilayah tangkapan air yang lebih luas guna menanggulangi banjir. 

Pada kunjungannya yang kedua kali dalam meninjau pembebasan lahan di salah satu titik Kali Ciliwung di Kelurahan Cawang, Pramono memastikan proses akan selesai pada akhir tahun 2026. 

Pembebasan lahan tersebut ditargetkan mencapai 170 pintu rumah, hingga saat ini sudah sebanyak 62 pintu rumah yang terbayarkan. Dengan begitu, tersisa 108 pintu rumah yang sedang dalam proses pembayaran.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi DKI telah mengalokasikan anggaran sebesar 300 miliar pada tahun 2026. "Anggarannya di tahun ini Rp300 miliar. Ya bangunan yang sudah dibebaskan pasti akan dibersihkan semua termasuk yang 170 bangunan tadi," ujar Pramono.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online