Selular.ID – Samsung Electronics pada 22 Juli 2026 memperkenalkan Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 sebagai generasi terbaru smartwatch Galaxy yang berfokus pada pemantauan kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kedua perangkat ini dibekali peningkatan pada sektor baterai, performa, layar, serta sensor biometrik untuk menghadirkan insight kesehatan yang lebih personal sekaligus mendukung aktivitas pengguna sepanjang hari.
Peluncuran Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 melengkapi ekosistem Galaxy terbaru yang juga mencakup Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.
Samsung menempatkan smartwatch terbaru ini sebagai pendamping kesehatan yang mampu mengubah data biometrik harian menjadi rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti, mulai dari kualitas tidur, kebugaran, hingga kesehatan jantung.
TM Roh, Chief Executive Officer, President and Head of Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics, mengatakan Samsung terus mendorong pergeseran dari pendekatan layanan kesehatan yang bersifat reaktif menuju pemantauan kesehatan yang lebih proaktif melalui perangkat yang digunakan setiap hari.
Menurut TM Roh, Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi tersebut dengan menghadirkan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan langsung dari pergelangan tangan.
Berbagai indikator kesehatan yang dikumpulkan perangkat kemudian diolah menjadi insight dan notifikasi yang relevan agar pengguna dapat mengambil tindakan pada waktu yang tepat.
Galaxy Watch Ultra2 diposisikan sebagai smartwatch paling canggih dalam portofolio Samsung saat ini.
Perangkat ini dirancang untuk pengguna yang aktif di luar ruangan, atlet, maupun penggemar olahraga ekstrem yang membutuhkan daya tahan baterai panjang, pelacakan aktivitas yang presisi, serta konstruksi yang tangguh.
Salah satu pembaruan utama adalah hadirnya mode Trail Run, yang mampu memantau data elevasi, progres pendakian, serta karakteristik medan secara lebih rinci.
Informasi tersebut membantu pelari mengatur ritme dan mengurangi potensi cedera saat berlari di jalur pegunungan maupun lintasan alam terbuka.
Samsung juga menambahkan Nutrition Alert, fitur yang memberikan panduan hidrasi berdasarkan estimasi cairan tubuh yang hilang melalui keringat.
Fitur ini melengkapi Sweat Loss yang telah tersedia sebelumnya dengan memberikan rekomendasi mengenai waktu dan jumlah cairan yang perlu dikonsumsi selama aktivitas olahraga.
Kemampuan Galaxy Watch Ultra2 turut diperluas ke aktivitas penyelaman.
Smartwatch ini mengantongi sertifikasi IP69K, 10 ATM, dan EN13319 sehingga dirancang untuk mendukung penyelaman profesional.
Saat digunakan di dalam air, perangkat secara otomatis mencatat kedalaman, durasi penyelaman, dan suhu air secara real-time.
Samsung juga mengumumkan aplikasi Ultra2 Diving yang dikembangkan bersama Mares, produsen peralatan selam asal Italia.
Aplikasi tersebut dijadwalkan tersedia pada akhir tahun ini dan akan menghadirkan fitur tambahan seperti pelacakan kecepatan naik-turun saat menyelam serta batas aman penyelaman.
Untuk mendukung penggunaan intensif, Galaxy Watch Ultra2 dibekali baterai berkapasitas 800 mAh, meningkat sekitar 35 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Smartwatch ini menggunakan Snapdragon Wear Elite Platform yang menawarkan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya.
Layarnya mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 5.000 nits, menjadikannya layar Galaxy Watch paling terang yang pernah diperkenalkan Samsung.
Samsung tetap mempertahankan material titanium pada bodi Galaxy Watch Ultra2.
Meski kapasitas baterai meningkat, perusahaan berhasil mengurangi ketebalan perangkat hingga sekitar 12 persen dibandingkan pendahulunya melalui penyempurnaan desain internal.
Strap baru yang lebih ringan juga diklaim meningkatkan kenyamanan penggunaan sepanjang hari sekaligus membantu sensor memperoleh data biometrik secara lebih akurat.
Di sisi lain, Galaxy Watch9 ditujukan bagi pengguna yang ingin memantau kesehatan dan aktivitas harian secara konsisten.
Smartwatch ini mengusung desain berbahan aluminium dengan bentuk cushion yang telah disempurnakan agar lebih nyaman digunakan selama 24 jam, termasuk ketika tidur.
Galaxy Watch9 tersedia dalam ukuran 40 mm dan 44 mm.
Samsung melengkapinya dengan Snapdragon Wear Elite Platform, baterai 390 mAh, serta layar yang memiliki tingkat kecerahan hingga 3.000 nits sehingga tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari.
Kedua smartwatch mengandalkan Sensor BioActive generasi terbaru yang secara kontinu mengumpulkan data biometrik pengguna.
Data tersebut kemudian diproses menggunakan algoritma AI untuk menghasilkan rekomendasi kesehatan yang lebih personal berdasarkan kebiasaan dan pola aktivitas masing-masing pengguna.
Samsung turut menghadirkan sejumlah fitur kesehatan baru. Sleep Apnea menggunakan algoritma AI dan telah memperoleh persetujuan dari U.S. Food and Drug Administration (FDA) untuk membantu mendeteksi indikasi gangguan pernapasan saat tidur.
Selain itu terdapat fitur Vitals yang memantau perubahan kondisi kesehatan dasar selama pengguna tidur dan memberikan notifikasi apabila ditemukan penyimpangan yang signifikan.
Fitur Heart Health Score menyajikan skor kesehatan jantung beserta rekomendasi gaya hidup yang dipersonalisasi.
Samsung juga menambahkan Daily Cardio Load untuk membantu mengatur intensitas latihan dan waktu pemulihan, Fitness Index guna mengukur tingkat kebugaran secara keseluruhan, serta fitur Hearing yang memantau paparan kebisingan dan memberikan peringatan apabila tingkat suara berpotensi membahayakan pendengaran.
Sebagai bagian dari ekosistem Galaxy, Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 terintegrasi dengan Samsung Health serta perangkat Galaxy lainnya.
Integrasi tersebut memungkinkan data kesehatan digunakan sebagai dasar bagi layanan Galaxy AI untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal di berbagai perangkat Samsung.

Samsung juga menghadirkan koleksi strap baru yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Galaxy Watch Ultra2 memperoleh pilihan Marine Band, PeakForm Band, dan Trail Band untuk aktivitas outdoor maupun penggunaan profesional.
Sementara Galaxy Watch9 menawarkan Sports Band, Misty Band, dan Fabric Band yang dirancang untuk penggunaan harian serta pemantauan tidur.
Bagi pengguna baru, Samsung menyediakan sejumlah program langganan gratis, termasuk akses Strava selama 60 hari dan iFIT selama dua bulan.
Perusahaan juga melanjutkan layanan Samsung Care+ yang mencakup perlindungan perangkat, dukungan teknis, serta akses ke fitur diagnostik melalui menu Warranty and Care di One UI 9.
Galaxy Watch Ultra2 tersedia dalam ukuran 47 mm dengan pilihan warna Titanium Silver dan Titanium Gray. Galaxy Watch9 hadir dalam ukuran 40 mm dengan warna Cream dan Graphite, serta ukuran 44 mm dalam pilihan Graphite dan Silver.
Samsung membuka masa pre-order mulai 22 Juli 2026 di pasar tertentu, sementara penjualan perdana dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026.
Melalui peluncuran ini, Samsung memperkuat strategi menghadirkan perangkat wearable yang menggabungkan pemantauan kesehatan, kecerdasan buatan, dan integrasi ekosistem Galaxy dalam satu pengalaman yang saling terhubung.
Baca Juga: Samsung Galaxy Watch9 Siap Meluncur, Charging Tetap 10W
.png)

















































