Jakarta -
Setiap orang pasti pernah berurusan dengan orang egois, Bunda. Ucapan yang mereka katakan sebenarnya terdengar biasa saja, tapi bisa bikin orang lain merasa tidak nyaman.
Orang-orang dengan sifat seperti ini kerap menempatkan diri mereka di atas segalanya. Kata-kata yang mereka ucapkan pun dapat membuat kita merasa bersalah.
Nah yang bikin geram, mereka sering menutupi sifat egoisnya dengan alasan "hanya bercanda" atau "enggak sengaja". Padahal kalau diulang terus-menerus, kalimat itu bisa menjadi beban bagi siapa pun yang berada di dekat dengan mereka.
Itulah sebabnya Bunda harus lebih peka saat menghadapi orang dengan sifat ini. Berikut ini terdapat beberapa kalimat yang biasa diucapkan oleh orang egois.
Kalimat yang sering diucapkan orang egois
Dikutip dari laman Your Tango, ada beberapa kalimat yang kerap diucapkan oleh orang egois. Yuk, simak selengkapnya berikut ini:
1. "Itu bukan urusan saya"
Orang egois sering sekali mengatakan kalimat ini saat seseorang sedang membutuhkan bantuan. Mereka biasanya hanya peduli kalau hal itu menguntungkan bagi diri mereka sendiri.
Kalau teman atau rekan kerjanya sedang kesulitan, mereka cenderung acuh tak acuh. Di mata mereka, kalau hal itu tidak berdampak bagi mereka, kenapa harus ikut campur?
Memang jujur saja, sebagian besar orang terkadang bertindak demi kepentingan diri sendiri. Namun, orang egois melakukannya secara konsisten, bahkan kepada orang yang dekat sekalipun dalam keseharian.
Hanya orang yang benar-benar egois yang akan mengabaikan perasaan orang lain demi kepentingan diri sendiri atau karena merasa tidak ada untungnya.
Menilik dari sebuah studi yang diterbitkan di Personality and Individual Differences, pengabaian emosi seperti ini bisa berdampak negatif pada perasaan orang di sekitarnya.
Itulah mengapa, kalimat "Itu bukan urusan saya" menjadi ciri khas dari orang egois. Mereka tidak terlalu peduli dengan perasaan orang lain, dan sering mengucapkannya tanpa berpikir panjang.
2. "Aku memang seperti ini"
Setiap orang memang punya sisi diri yang tidak selalu ingin diubah. Tidak ada yang salah ketika kita menjadi diri sendiri, tapi hal ini jadi berbeda ketika seseorang menggunakannya sebagai alasan untuk bersikap 'egois'.
Orang egois sering berkata, "Aku memang seperti ini," sebagai alasan untuk tetap bersikap seperti biasanya. Padahal, menjadi diri sendiri harus bisa sejalan dengan sikap yang baik terhadap orang lain.
Kalau sifatnya membuat orang lain tersakiti, itu bukan soal kepribadian, Bunda. Hal tersebut lebih tepat disebut sebagai 'kekurangan' yang seharusnya bisa diperbaiki.
Seperti yang dikatakan oleh seorang penulis sekaligus konsultan asal Amerika Serikat, James M. Kerr, bahwa setiap orang sebenarnya punya kapasitas untuk berubah, asalkan mau berusaha.
"Manusia memiliki kapasitas untuk berubah. Namun, mereka harus memilih untuk melakukan pekerjaan yang diperlukan agar perubahan itu terjadi," ujarnya.
Sayangnya, orang egois kerap tidak menyadari kesalahan mereka. Akibatnya, mereka cenderung kesepian karena siapa pun sulit menoleransi sikap manipulatif mereka.
3. "Aku tidak punya waktu untuk hal ini"
Salah satu kalimat yang sering diucapkan orang egois adalah, "Aku tidak punya waktu untuk hal ini". Biasanya, ini terjadi saat kita sedang butuh dukungan atau perhatian dari mereka.
Bagi orang egois, perasaan orang lain sering dianggap merepotkan. Mereka biasanya tidak ingin mendengar keluhan dari orang lain. Mengapa demikian?
Orang yang egois biasanya hanya ingin fokus pada diri sendiri dan apa yang menguntungkan bagi mereka. Psikoterapis asal Amerika Serikat, F. Diane Barth, LCSW, turut memberikan pandangannya terkait hal ini.
"Orang egois cenderung tidak terlalu responsif terhadap orang lain dalam hal apa pun selain mengevaluasi bagaimana orang tersebut memenuhi kebutuhan mereka," katanya.
4. "Kamu harus tenang, jangan terlalu sensitif"
Ketika orang egois berkata, "Kamu harus tenang, jangan terlalu sensitif" sebenarnya mereka ingin mengatakan, "Saya telah menyakiti perasaanmu, tapi saya tidak mau bertanggung jawab".
Kalimat ini membuat kita merasa seolah-olah masalah ada pada diri kita, bukan pada mereka. Titik sabar setiap orang pasti ada batasnya ya, bahkan bagi yang paling tenang sekalipun.
Orang egois tak jarang mengabaikan pendapat dari orang lain, seakan kita yang terlalu berlebihan. Mereka membuat kita mempertanyakan perasaan sendiri dan menekan emosi agar kita bisa terlihat 'tenang'.
5. "Kamu harus bersyukur, aku melakukan semuanya demi kamu"
Selanjutnya, orang egois sering berkata, "Kamu harus bersyukur, aku melakukan semuanya demi kamu". Biasanya, mereka ingin membuat orang lain merasa berutang budi atas apa yang telah mereka lakukan.
Ungkapan ini seolah kita harus berterima kasih atas setiap tindakan mereka. Padahal, memberi seharusnya dilakukan tanpa mengharapkan imbalan ya, Bunda.
Terlepas dari apa yang dikatakan oleh orang egois, manusia seharusnya bisa memberi dan menerima dengan tulus. Orang egois suka mengabaikan hal ini karena mereka fokus pada keuntungan pribadinya.
Itulah penjelasan tentang beberapa kalimat yang sering diucapkan oleh orang egois. Semoga bisa membantu kita lebih mengenali tanda-tanda ini.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)
.png)
11 hours ago
4
















































