Jakarta -
Tren makeup 2026 bergerak ke arah yang lebih ringan, praktis, dan terasa personal. Bukan lagi soal tampilan tebal atau mengikuti standar tertentu, melainkan bagaimana makeup bisa menyatu dengan karakter dan kebutuhan sehari-hari.
Kini, banyak orang memilih produk yang mudah digunakan dengan hasil natural, terutama untuk aktivitas yang dinamis.
Selain itu, makeup tidak hanya berfungsi mempercantik, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk mengekspresikan diri sesuai dengan kepribadian masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini juga disampaikan langsung oleh Co-founder & CMO Social Bella Indonesia, Chrisanti Indiana dalam acara Grand Launch of Laka pada Kamis (30/4/2026).
“Konsumen di Indonesia mulai menggunakan makeup sebagai bentuk ekspresi diri. Mereka tidak lagi memandang makeup hanya untuk menutupi sesuatu, tetapi lebih sebagai media untuk mengekspresikan diri yang sesuai dengan kepribadian dan identitasnya,” ungkap Santi.
Lebih lanjut, tren ini diperkirakan akan mendorong brand kecantikan untuk menghadirkan inovasi yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen, khususnya dalam hal personalisasi dan ekspresi diri melalui makeup.
“Bukan hanya tentang apa yang cocok digunakan, tetapi juga bagaimana makeup dimanfaatkan sebagai bagian dari identitas diri. Jadi, ini sesuatu yang mungkin bakal dibawa oleh banyak brand lah untuk inovasi-inovasi di tahun ini,” jelasnya.
Produk bibir jadi kategori dengan pertumbuhan paling pesat
Santi menjelaskan bahwa tren kecantikan memang terus bergerak dan tidak pernah berhenti berkembang, terutama setelah pandemi yang mengubah banyak kebiasaan konsumen.
"Jadi, ketika kita membahas tren kecantikan, rasanya tidak ada habisnya, terutama jika berbicara tentang makeup. Secara sosiologis, tren makeup menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa, khususnya setelah pandemi," ujar Santi.
Sejalan dengan pergeseran preferensi konsumen ke arah makeup yang lebih ringan dan personal, pertumbuhan industri kecantikan juga menunjukkan dinamika yang semakin menarik, Bunda.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai kategori mengalami perkembangan, tetapi produk bibir muncul sebagai salah satu yang paling menonjol.
Santi menyebut bahwa produk tersebut menjadi yang paling cepat berkembang dibandingkan yang lainnya.
“Kita melihat berbagai perkembangan yang signifikan. Dalam kategori makeup, produk bibir menjadi salah satu yang mengalami pertumbuhan paling cepat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pertumbuhan ini juga didukung oleh angka yang cukup tinggi, menandakan minat konsumen yang terus meningkat terhadap kategori produk bibir.
“Pada 2025, kategori ini bahkan diproyeksikan tumbuh hingga 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun sebenarnya sudah ada sejak lama. Di dalamnya sendiri, terdapat banyak subkategori, dan dalam beberapa tahun terakhir, yang paling pesat berkembang adalah lip stain dan lip serum,” ujar Santi.
Menurutnya, perkembangan tersebut tidak terjadi begitu saja, melainkan sejalan dengan perubahan preferensi konsumen yang kini lebih mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan dalam menggunakan makeup sehari-hari.
“Hal ini menunjukkan adanya perubahan preferensi konsumen yang kini cenderung mencari produk makeup yang lebih ringan, baik dari segi complexion maupun produk bibir yang praktis untuk digunakan sehari-hari,” jelas Santi.
Pada akhirnya, perubahan preferensi tersebut turut memengaruhi hasil akhir yang diinginkan, di mana tampilan natural dan personal menjadi semakin relevan.
“Tampilan yang dihasilkan pun lebih natural dan sesuai dengan kepribadian masing-masing. Jadi, tren makeup saat ini tidak hanya berfokus pada makeup tebal atau full makeup, tetapi juga pada tampilan yang selaras dengan karakter penggunanya,” ungkap Santi.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)
.png)
5 hours ago
4
















































