Gemercik air, sensasi menyegarkan dan bergerak bebas, hingga perasaan menyenangkan menjadi alasan mengapa anak semangat mengikuti olahraga renang, Bunda. Namun, nahas jika di hari pertama latihan renang, seorang anak di Pemalang, Jawa Tengah ditemukan tewas tanpa disadari orang-orang di sekitarnya.
Melansir dari detikcom, seorang anak perempuan berumur tujuh tahun di Pemalang, meregang nyawa ketika mengikuti les renang yang dilakukan di sebuah kolam renang. Berdasarkan keterangan berbagai pihak, hari itu merupakan hari pertama ia melakukan les renang, Bunda.
Peristiwa pilu ini terjadi pada Minggu (3/5/2026). Para saksi, termasuk pelatih renang dan pemilik kolam renang, menjelaskan bahwa anak tersebut ditemukan tak sadarkan diri di dasar kolam ketika sang pelatih sedang melatih peserta lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, untuk penyebab pastinya belum diketahui, Bunda. Terlepas dari itu, kesadaran akan keamanan dan keselamatan anak saat berenang maupun melakukan aktivitas lain menjadi prioritas utama yang harus selalu diingat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa anak-anak maupun orang dewasa tidak boleh lengah saat berada di area kolam renang. terlebih, bagi orang tua yang membawa bayi atau balita.
Jika Bunda ingin mengajak Si Kecil berenang, penting untuk selalu mendampingi dan mengawasinya, ya. Selain itu, Bunda juga perlu memahami langkah-langkah keselamatan dasar agar aktivitas renang tetap berjalan dengan aman menyenangkan.
Kapan anak boleh diajak berenang?
Hal pertama yang perlu Bunda ketahui adalah kapan waktu yang tepat untuk mengajak Si Kecil berenang. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), sebaiknya anak belajar renang saat usianya sudah menginjak satu tahun atau lebih, Bunda.
Meskipun begitu, tidak ada aturan spesifik kapan anak boleh dimasukkan ke dalam kolam renang. Bahkan, rekomendasi dokter umum mengatakan bahwa Bunda dapat mengajak anak berenang sejak usia enam bulan.
Namun yang paling penting, jika Bunda ingin mengajak Si Kecil berenang, pastikan tubuhnya sudah melewati beberapa tahap perkembangan yang penting. Beberapa di antaranya adalah bayi yang sudah berada di posisi tegak dan memiliki tubuh yang stabil.
Tak hanya itu, dokter spesialis anak di UCLA Health, Rebecca Dudovitz, MD, menekankan pentingnya menunggu sampai anak cukup kuat untuk mengatur suhu tubuhnya di air. Dengan begitu, tubuh mereka tidak kaget dan mampu menyesuaikan suhu air.
Hal yang perlu diperhatikan saat anak belajar berenang
Demi keamanan dan keselamatannya, beberapa hal penting juga perlu diperhatikan jika Bunda memutuskan agar anak diikuti les renang. Berikut rangkumannya seperti dikutip dari Healthy Children:
1. Instruktur profesional dan bersertifikat
Pastikan tempat atau klub renang memiliki instruktur, pelatih, atau pendamping yang profesional, berkualitas, dan bersertifikat. Selain itu, alangkah baiknya bila tersedia tenaga medis yang menguasai pertolongan pertama.
2. Edukasi mengenai keselamatan sejak dini
Anak harus diajarkan untuk selalu berada dalam pengawasan orang dewasa atau instruktur. Selain itu, anak juga perlu ditekankan untuk selalu meminta izin sebelum masuk atau saat hendak keluar kolam.
3. Berlatih keterampilan penyelamatan diri
Program les renang sebaiknya juga mengajarkan anak untuk menyelamatkan diri sendiri di berbagai situasi darurat yang realistis. Selain itu, anak yang lebih besar juga perlu tahu bagaimana membantu orang lain yang kesulitan dan cara memanggil pertolongan.
4. Orang tua juga mengawasi
Tak hanya diawasi oleh instruktur, orang tua juga perlu memantau aktivitas anak di kolam renang. Bunda dapat memperhatikan bagaimana sesi pelajaran berlangsung untuk menilai perkembangan anak serta kualitas program yang dijalani.
5. Pilih program yang terpercaya dan konsisten
Pilihlah tempat latihan yang mampu membimbing anak menjadi lebih konsisten, Bunda. Lanjutkan pelajaran tersebut hingga Si Kecil menguasai dasar berenang yang baik.
6. Pengalaman yang positif.
Selain teknik, lingkungan juga tak kalah penting untuk menunjang proses belajar Si Kecil. Dengan lingkungan yang baik, maka anak juga akan mendapatkan pengalaman positif yang mendukungnya untuk berlatih lebih giat.
Hal yang perlu dihindari saat anak sedang belajar renang
Setelah mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan, Bunda juga perlu mengetahui apa saja yang sebaiknya dihindari untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut penjelasannya yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Jangan pernah tinggalkan anak sendirian di kolam
Meskipun anak mengenakan pelampung atau perlengkapan renang yang lengkap, janganlah pernah meninggalkannya sendirian di tengah kolam. Pastikan ada orang dewasa yang menemani, atau orang tua sendiri yang menjaganya.
2. Jangan biarkan anak masuk kolam saat sakit
Menjaga agar lingkungan belajar tetap sehat, sebaiknya hindari memasukkan anak ke dalam kolam renang saat mereka sedang sakit. Sebaiknya, anak tidak mengikuti kelas renang hingga gejala sakitnya menghilang, terutama saat mengalami diare, flu, dan batuk.
3. Jangan mendahului perintah instruktur atau pelatih
Pastikan anak mengikuti arahan instruktur. Mengabaikan atau mendahului instruktur dapat meningkatkan risiko cedera atau kecelakaan.
Persiapan sebelum renang
Untuk menjaga keselamatan dan membantu mencegah cedera selama latihan renang, sebaiknya anak lakukan beberapa hal berikut ini, dilansir dari Kids Health:
- Lakukan pemeriksaan kesehatan sebelum memulai olahraga baru apa pun.
- Selalu lakukan pemanasan dan peregangan sebelum berenang.
- Gunakan tabir surya waterproof dengan SPF 30 atau lebih tinggi.
- Ikuti arahan pelatih mengenai langkah-langkah dan peralatan apapun yang dibutuhkan.
- Istirahatlah dari latihan jika anak merasakan nyeri di bahu, leher, atau bagian tubuh lainnya.
Demikian kisah memilukan seorang anak yang tewas di hari pertama les renang, serta apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum anak mengikuti kelas renang. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
.png)
21 hours ago
9
















































