Waspada, Produk Kecantikan Sehari-hari Ini Bisa Picu Risiko Asma

11 hours ago 7

Banyak dari Bunda yang mungkin tidak menyadari bahwa memakai produk kecantikan bisa menyimpan risiko berbahaya. Beberapa produk kecantikan bahkan dikaitkan dengan potensi memicu asma dan gangguan pernapasan lainnya yang tak terduga.

Aroma harum dan kemasan yang cantik memang menggoda, tapi Bunda tetap perlu hati-hati saat memilih produk kecantikan. Pasalnya, ada beberapa kandungan dalam produk kecantikan yang bisa berisiko asma kalau dipakai secara terus-menerus.

Lantas, sebenarnya produk kecantikan apa saja yang perlu diwaspadai? Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang produk kecantikan yang bisa menyebabkan asma supaya Bunda tetap bisa lebih waspada. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Benarkah produk kecantikan bisa picu asma dan gangguan pernapasan lainnya?

Bunda, penggunaan makeup harian ternyata tidak selalu aman seperti yang dibayangkan. Mengutip dari laman Arab Times, terdapat sebuah penelitian terbaru yang mulai mengaitkan produk kecantikan dengan risiko asma dan gangguan pernapasan lainnya pada orang dewasa. 

Studi yang dipublikasikan di jurnal Environment International ini menemukan adanya hubungan antara penggunaan kosmetik dan munculnya asma. Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti dari U.S. National Heart, Lung, and Blood Institute selama 12 tahun lamanya. 

Para peneliti menganalisis hampir 40.000 perempuan untuk melihat dampak jangka panjang dari penggunaan makeup dan produk kecantikan lainnya. Hasilnya menunjukkan bahwa produk kecantikan bisa menjadi faktor risiko munculnya asma dan sangat perlu untuk diperhatikan. 

Meski belum membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung, temuan ini cukup kuat untuk menjadi sebuah peringatan bagi para Bunda di rumah. Para ahli menyebutkan bahwa paparan bahan kimia dalam kosmetik memungkinkan penyebab utama terkena asma. 

Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk lebih waspada terhadap produk kecantikan yang digunakan setiap hari. Apalagi jika produk kecantikan yang menyebabkan asma dipakai dalam jangka panjang tanpa disadari risikonya. 

Daftar produk kecantikan yang diduga berisiko tinggi menyebabkan asma

Tidak semua kosmetik dan produk kecantikan lainnya memiliki risiko yang sama terhadap kesehatan. Penelitian yang sama menyebutkan bahwa beberapa produk kecantikan justru disebut lebih berpotensi memicu gangguan pernapasan, termasuk asma.

Produk seperti lipstik, blush on, hingga eyeshadow memang selalu jadi andalan Bunda untuk dipakai saat makeup agar bisa menunjang kecantikan. Tapi ternyata, beberapa produk kecantikan ini juga termasuk yang dikaitkan dengan peningkatan risiko asma.

Selain itu, pemakaian kuku palsu dan cuticle cream juga ikut disebut dalam penelitian. Jenis produk kecantikan asma ini bahkan punya potensi risiko yang lebih tinggi jika digunakan secara rutin.

Bunda, produk wewangian seperti parfum juga bisa menjadi pemicu utama terkena gangguan pernapasan. Banyak juga produk kecantikan mengandung fragrance atau parfum yang dapat memicu gejala asma.

Menurut Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), parfum dan produk kecantikan beraroma kuat lainnya adalah pemicu umum gangguan pernapasan, seperti asma. Paparan ini bisa menyebabkan sesak napas dan iritasi pada saluran pernapasan.

Produk seperti parfum, deodorant, hingga cat kuku mengandung aroma yang sangat kuat. Semua ini termasuk dalam kategori produk kecantikan asma yang perlu Bunda waspadai. 

Aroma tersebut bekerja dengan cara mengiritasi saluran napas saat terhirup. Hal ini bisa memicu reaksi seperti batuk dan juga hidung tersumbat. 

Paparan bahan kimia dari berbagai produk kecantikan ini bisa terjadi secara terus-menerus. Hal inilah yang diduga memperbesar peluang munculnya masalah pernapasan, seperti asma. 

Seberapa besar risiko jika dipakai rutin?

Penelitian yang sama menunjukkan bahwa risiko terkena asma dan gangguan pernapasan lainnya tidak muncul secara instan. Namun, penggunaan rutin produk kecantikan dapat meningkatkan peluang terkena asma secara signifikan. 

Bagi Bunda yang sering menggunakan produk kecantikan seperti blush on, lipstik, parfum, bahkan kuku palsu memiliki risiko hingga 47 persen lebih tinggi terkena gangguan pernapasan. Angka ini terbilang cukup besar yang berarti Bunda harus lebih waspada dalam memakai produk kecantikan. 

Bahkan penggunaan lipstik dan blush on lebih dari lima kali seminggu juga bisa meningkatkan risiko hingga 18 persen. Hal ini menunjukkan bahwa frekuensi atau seberapa sering kita menggunakan produk kecantikan akan sangat berpengaruh terhadap risiko gangguan pernapasan. 

Walaupun begitu, para peneliti menjelaskan bahwa temuan ini baru sebatas keterkaitan atau hubungan saja, belum bisa dipastikan sebagai penyebab langsung terjadinya asma. Akan tetapi, informasi ini bisa jadi pengingat untuk Bunda agar lebih hati-hati saat menggunakan produk kecantikan.

Kandungan kimia berbahaya yang perlu diwaspadai dalam produk kecantikan

Salah satu penyebab utama yang disorot adalah kandungan kimia dalam kosmetik. Banyak produk kecantikan mengandung zat yang disebut endocrine-disrupting chemicals (EDCs).

Contoh EDC yang sering ditemukan adalah paraben, phthalates, phenols, dan polyfluoroalkyl substances (PFAs). Zat-zat tersebut diketahui dapat mengganggu sistem hormon dan imun tubuh, Bunda. 

Para peneliti menyebut bahwa bahan kimia ini bisa memicu reaksi di dalam tubuh. Dampaknya bisa berkaitan dengan munculnya gangguan pernapasan seperti asma. 

Masih dari penelitian yang sama, para peneliti menjelaskan bahwa penting bagi Bunda untuk memahami bagaimana zat-zat ini bekerja di dalam tubuh. 

“Memahami bagaimana bahan kimia seperti EDC dalam produk kecantikan bisa memicu risiko asma itu sangat penting supaya kita lebih paham bagaimana penyakit ini bisa muncul,” tulis para peneliti dalam penelitian tersebut. 

Oleh karena itu, memilih produk kecantikan dengan kandungan yang lebih aman menjadi langkah penting. Terutama jika Bunda ingin mengurangi risiko terkena gangguan pernapasan, seperti penyakit asma. 

Cara lebih aman menggunakan produk kecantikan dalam sehari-hari

Meskipun berisiko, Bunda tetap bisa memakai makeup seperti biasanya. Kuncinya adalah dengan menggunakan produk kecantikan secara lebih hati-hati dan tidak berlebihan.

Salah satu cara paling mudah adalah mengurangi produk kecantikan yang punya aroma menyengat. Sebaiknya, Bunda hindari parfum atau makeup dengan fragrance yang terlalu kuat. 

Menurut Asthma and Allergy Foundation of America, paparan bau dan aroma yang kuat memang bisa memicu gejala asma. Jadi, Bunda sebaiknya menjauhi tempat dan produk kecantikan yang penuh aroma kuat.

Jika Bunda punya riwayat asma, jangan lupa selalu sedia obat pereda asma. Hal ini sangat penting dilakukan sebagai langkah antisipasi jika produk kecantikan tiba-tiba memicu reaksi terhadap saluran pernapasan.

Dengan kebiasaan sederhana seperti ini, Bunda akan tetap bisa tampil cantik dan percaya diri. Kesehatan pun tetap terjaga dengan menggunakan produk kecantikan yang aman. 

Bunda, itulah hal penting yang perlu diperhatikan terkait penggunaan produk kecantikan yang ternyata bisa menyebabkan risiko penyakit asma. Yuk, lebih teliti lagi dalam memilih dan menggunakan produk kecantikan agar kesehatan pernapasan selalu tetap terjaga. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online