Baymont by Wyndham Masuk Indonesia, Bidik Pasar Hotel Kelas Menengah

2 hours ago 6

loading...

Baymont by Wyndham kerja sama pengembangan antara Pollux Hotels Group dan Wyndham Hotels & Resorts. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Baymont by Wyndham untuk pertama kalinya hadir di Indonesia sekaligus Asia Tenggara melalui kerja sama pengembangan antara Pollux Hotels Group dan Wyndham Hotels & Resorts. Ekspansi tersebut membidik segmen hotel kelas menengah (mid-scale) yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan seiring besarnya pasar domestik dan populasi kelas menengah Indonesia.

"Kami yakin Baymont merupakan brand yang belum banyak digarap di pasar ini dan memiliki potensi kuat untuk diterima oleh konsumen maupun pengembang. Kami berharap ini menjadi langkah pertama dari sejumlah hotel Baymont yang akan dikembangkan Wyndham dan Pollux dalam beberapa tahun ke depan," kata Vice President of Development–South East Asia and Pacific Rim Wyndham Hotels & Resorts Matt Holmes dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga: Menikmati Kenyamanan Terbaik di Berbagai Pilihan Hotel Favorit

Matt menilai Pollux Hotels Group merupakan mitra yang tepat untuk membawa Baymont ke pasar Indonesia. Menurut dia, Indonesia menjadi salah satu pasar strategis dalam ekspansi Wyndham karena pertumbuhan pasar domestik dan peningkatan kedatangan wisatawan internasional membuka peluang bagi pengembangan jaringan hotel.

Director of Development–South East Asia & Pacific Rim Wyndham Hotels & Resorts Pamudji Soebagio Slamet mengatakan segmen mid-scale merupakan salah satu kategori dengan potensi pertumbuhan terbesar di Indonesia. Besarnya populasi kelas menengah dan bonus demografi dinilai menjadi faktor yang dapat mendorong peningkatan kebutuhan akomodasi pada segmen tersebut. "Segmen mid-scale adalah pasar yang paling besar potensinya. Kami melihat Baymont memiliki peluang untuk berkembang di Indonesia," ujar Pamudji.

Bagi Pollux Hotels Group, pengembangan Baymont menjadi kesempatan untuk memperluas portofolio bisnis perhotelan sekaligus membangun karakter brand internasional tersebut sesuai kebutuhan pasar Indonesia. Positioning yang fleksibel diharapkan memungkinkan Baymont beradaptasi dengan karakteristik konsumen lokal tanpa menghilangkan identitasnya sebagai brand internasional.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online