Jakarta -
Kabar bahagia datang dari artis asal China Tang Wei. Bintang film Decision to Leave ini mengumumkan kabar kehamilan keduanya di usia 47 tahun, Bunda.
Pada tanggal 29 April 2026, sebuah sumber dari pihak Tang Wei menyatakan kepada OSEN tentang kabar kehamilan kedua sang aktris. Meski sudah membuka kabar ini ke publik, pihak Tang Wei masih menutupi detail kehamilannya.
"Aktris Tang Wei saat ini sedang hamil anak keduanya. Kami mohon pengertian semua, bahwa detail spesifik mengenai tanggal kelahiran atau jenis kelamin janin adalah hal pribadi yang sulit untuk diungkapkan," demikian pernyataan tersebut, dilansir laman Chosun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di hari yang sama, Tang Wei juga secara langsung mengungkapkan kehamilan keduanya. Ia menuliskan hal tersebut di akun di media sosial pribadinya, Bunda.
"Benar. Sesuatu yang tak terduga telah terjadi. Tentu saja, saya sangat bahagia. Akan ada lebih banyak anak di rumah, dan semuanya sangat dinantikan," tulisnya.
Dalam unggahan ini, Tang Wei juga mengungkap rasa bahagianya karena akan dikaruniai anak kedua. Ia berterima kasih kepada penggemar dan netizen yang merayakan kehamilan keduanya.
"Terima kasih banyak atas perhatian kalian," ujarnya, disertai dengan emoji hati.
Kehamilan kedua Tang Wei pertama kali terungkap melalui laporan media asing. Baru-baru ini, Tang Wei menghadiri acara resmi yang diselenggarakan oleh rumah mode mewah Inggris di Shanghai, Tiongkok.
Penampilan Tang Wei di acara ini mencuri perhatian, Bunda. Perut Tang Wei tampak membesar seperti sedang memamerkan baby bump kehamilannya.
Perlu diketahui, Tang Wei resmi menikah dengan sutradara asal Korea Selatan bernama Kim Tae Yong pada tahun 2014. Perempuan kelahiran 1979 ini melahirkan anak pertama berjenis kelamin perempuan pada tahun 2016.
Kehamilan kedua Tang Wei ini cukup mengejutkan publik. Pasalnya, sang aktris hamil anak kedua setelah 10 tahun melahirkan anak pertamanya.
Tak hanya itu. Tang Wei hamil anak kedua di usia 47 tahun. Sementara sang suami saat ini sudah berusia 57 tahun.
Menjalani kehamilan sehat di atas usia 40 tahun
Menjalani kehamilan di atas usia 40 tahun bisa jadi tak mudah bagi seorang perempuan, Bunda. Pasalnya, terdapat beberapa risiko tambahan terkait dengan kehamilan di usia lanjut.
Dokter kandungan Kecia Gaither, MD, MPH, mengatakan bahwa terjadinya komplikasi bisa menjadi salah satu risiko kehamilan di ata usia 40 tahun. Perempuan yang lebih tua cenderung memiliki lebih banyak masalah kesehatan daripada mereka yang lebih muda, misalnya tekanan darah tinggi.
"Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko preeklamsia, yaitu kondisi ketika tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan organ muncul secara tiba-tiba selama kehamilan. Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan masalah serius atau fatal bagi ibu dan bayinya," katanya, dilansir Web MD.
Kehamilan yang sehat tetap bisa dimiliki perempuan berusia di atas 40 tahunan. Kuncinya adalah persiapan hamil yang matang.
Melansir dari beberapa sumber, berikut beberapa persiapan hamil di atas usia 40 tahun untuk melahirkan anak sehat:
1. Menjalani tes prenatal
Tes prenatal dapat dilakukan sebelum dan selama kehamilan. Tes ini dapat menilai risiko cacat lahir atau kelainan genetik tertentu.
"Tes skrining dan tes diagnostik prenatal ditawarkan kepada semua wanita hamil dengan atau tanpa riwayat kelainan. Ini adalah pilihan dari pasangan suami istri. Bicaralah dengan dokter kandungan tentang opsi pengujian genetik ini," demikian kata American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) di laman resminya.
2. Rutin kontrol ke dokter
Kontrol lebih sering ke dokter diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan Bunda sejak program hamil. Kontrol kesehatan juga perlu dilakukan oleh suami.
Bila sudah lama program hamil tidak berhasil, pasangan suami istri dapat kontrol ke dokter spesialis kesuburan. Selain dokter spesialis obstetri dan ginekologi, ada pula dokter andrologi khusus untuk pria.
Ketika sudah dinyatakan hamil, perempuan tetap perlu mendapatkan pendampingan medis dari dokter atau bidan.
3. Pola hidup sehat
Menerapkan pola makan sehat sangat penting dalam menjaga kehamilan. Pola makan sehat ini dapat terdiri dari konsumsi sumber makronutrien dan mikronutrien sejak program hamil dan sepanjang kehamilan.
Selain itu, Bunda jangan lupa banyak bergerak atau rutin melakukan olahraga. Menurut ACOG, jika Bunda dalam kondisi sehat dan kehamilan berjalan normal, maka aman untuk melanjutkan atau memulai aktivitas fisik secara teratur. Selain tidak berisiko menyebabkan keguguran, olahraga saat hamil juga tidak akan meningkatkan risiko berat badan lahir rendah atau persalinan dini.
"Penting untuk mendiskusikan olahraga dengan dokter kandungan dan ginekolog selama kunjungan pranatal awal. Jika dokter kandungan mengizinkan berolahraga, ibu hamil dapat mendiskusikan aktivitas apa saja yang aman untuk dilakukan," kata ACOG.
Demikian kabar terbaru artis Tang Wei yang baru saja mengumumkan kehamilan keduanya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)
.png)
9 hours ago
4
















































