Calamos Luncurkan Bitcoin ETF dengan Perlindungan Risiko, Gimana Masa Depannya?

1 month ago 363

Jakarta, Pintu News – Calamos Investments, perusahaan manajemen investasi global, meluncurkan rangkaian exchange-traded funds (ETFs) yang dirancang untuk memberikan eksposur Bitcoin dengan perlindungan terhadap volatilitas.

ETF perdana, CBOJ, diluncurkan pada 20 Januari 2025 dan menawarkan perlindungan penuh terhadap penurunan nilai Bitcoin hingga 100%, dengan potensi kenaikan terbatas sebesar 10% hingga 11,5% dalam satu tahun.

Dua ETF lainnya, CBXJ dan CBTJ, akan diluncurkan pada 4 Februari 2025. Kedua produk ini menawarkan perlindungan terhadap penurunan nilai masing-masing sebesar 90% dan 80%, tetapi dengan potensi kenaikan lebih besar, yaitu hingga 28%–31% untuk CBXJ dan 50%–55% untuk CBTJ.

Simak berita lengkapnya berikut ini!

Struktur ETF Bitcoin yang Aman

Dilansir dari Cointelegraph, Calamos menggunakan kombinasi obligasi pemerintah AS dan opsi pada derivatif indeks Bitcoin untuk menciptakan kerangka kerja yang terstruktur. Pendekatan ini memberikan akses regulasi ke pengembalian Bitcoin dengan perlindungan risiko yang terintegrasi.

Matt Kaufman, kepala divisi ETF di Calamos, menyebut momen ini sebagai waktu yang tepat untuk membangun cadangan Bitcoin di AS. Dalam wawancara dengan CNBC, Kaufman menjelaskan bahwa Bitcoin dapat menjadi lindung nilai terhadap inflasi, serupa dengan cadangan emas yang telah lama ada.

ETF ini dirancang untuk memberikan eksposur Bitcoin yang aman melalui struktur ETF yang likuid, transparan, dan efisien secara pajak tanpa risiko kredit dari rekanan.

Baca juga: Aplikasi Crypto Kuasai Kategori Keuangan di Apple App Store AS, Efek dari Donald Trump?

Masa Depan ETF Crypto di AS

Peluncuran CBOJ oleh Calamos menandai langkah pertama dari rangkaian inovasi ETF terkait crypto di AS. Kaufman mengungkapkan bahwa pihaknya optimis terhadap ekonomi pro-crypto di masa mendatang, dengan meningkatnya minat pada investasi terstruktur seperti Bitcoin ETF.

Selain itu, tren ETF crypto terus berkembang. Pada 21 Januari, Osprey Funds dan REX Shares mengajukan ETF untuk memecoin seperti Official Trump (TRUMP), Dogecoin , dan Bonk , mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap opsi investasi crypto yang beragam.

Baca juga: Elon Musk Dorong Grasi untuk Roger Ver, “Bitcoin Jesus”, Picu Reaksi Komunitas Crypto?

Harapan pada Ethereum ETF dengan Fitur Staking

Selain fokus pada Bitcoin, perhatian juga tertuju pada kemungkinan peluncuran ETF Ethereum yang mendukung staking.

Menurut Joe Lubin, pendiri Consensys, penyedia ETF Ethereum sedang bekerja keras untuk mendapatkan persetujuan regulasi terkait produk staking.

Setelah sembilan ETF spot Ethereum disetujui pada tahun 2024, peluncuran ETF staking dapat menjadi langkah berikutnya dalam mengakomodasi kebutuhan investor terhadap layanan staking yang lebih aman dan terstruktur.

Itu dia informasi terkini seputar berita crypto hari ini. Dapatkan berbagai informasi lengkap lainnya seputar akademi crypto dari level pemula hingga ahli hanya di Pintu Academy dan perkaya pengetahuanmu mengenai dunia crypto dan blockchain.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga.

Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro. Klik Daftar Pintu jika kamu belum memiliki akun atau klik Login Pintu jika kamu telah terdaftar.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online