Jakarta -
Ciri kepribadian orang yang disukai banyak teman kerap membuat banyak orang penasaran, Bunda. Sosok seperti ini biasanya mudah sekali diterima di berbagai lingkungan pergaulan.
Dalam keseharian, ada orang yang dengan cepat bisa akrab dengan orang baru. Namun ada juga yang butuh waktu lebih lama untuk merasa nyaman dalam sebuah pertemanan.
Hal ini tidak hanya dipengaruhi oleh orang lain saja, tetapi juga cara seseorang membangun hubungan dengan orang lain. Karena setiap pertemanan pada dasarnya terbentuk dari interaksi dua arah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, psikologi menyebut ada beberapa hal yang berkaitan dengan kepribadian yang membuat seseorang lebih mudah disukai dalam pergaulan. Bunda penasaran seperti apa ciri kepribadian mereka?
Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Bukan sekadar ramah, ini sifat penting yang membentuk pertemanan sehat
Sebelum kita melihat ciri kepribadian orang yang disukai banyak teman, Bunda perlu tahu bahwa ada beberapa sifat yang menjadi fondasi dalam hubungan pertemanan. Berikut penjelasannya yang dikutip dari Psychology Today:
1. Kepercayaan dalam hubungan
Kepercayaan menjadi faktor utama yang menentukan kuat atau tidaknya sebuah hubungan, Bunda. Dalam psikologi, kepercayaan juga mencakup kejujuran, keandalan, dan loyalitas yang saling berkaitan satu sama lain.
2. Kejujuran dan keterbukaan
Kejujuran berarti kita mampu menyampaikan sesuatu dengan terbuka dan apa adanya dari hati. Dengan bersikap jujur, seseorang lebih mudah dipercaya karena kata-katanya selaras dengan tindakan.
3. Empati dan kemampuan memahami orang lain
Empati adalah kemampuan untuk mengerti perasaan dan situasi yang sedang dialami teman. Dengan empati, seseorang bisa menanggapi dengan lebih bijak. Karena setiap orang pasti butuh didengar dan dipahami.
4. Tidak menghakimi dalam pertemanan
Selanjutnya, sikap tidak menghakimi berarti mampu menerima perbedaan pilihan teman tanpa langsung menilai buruk. Ini membuat seseorang lebih mudah diterima dalam lingkungan pertemanan.
5. Kemampuan mendengarkan dengan baik
Mendengarkan dengan baik adalah kunci dalam membangun kedekatan, Bunda. Karena dari sini, seseorang bisa memahami pikiran dan perasaan temannya dengan lebih jauh.
Menilik dari laman Your Tango, ada beberapa ciri kepribadian yang dimiliki orang-orang yang dikenal mudah memiliki banyak teman. Berikut beberapa di antaranya:
1. Memiliki kemampuan dalam membangun lingkaran pertemanan
Banyak orang sebenarnya tidak pernah benar-benar diajari bagaimana cara membangun lingkaran pertemanan yang sehat. Biasanya, teman hadir begitu saja dari lingkungan yang sama sejak kecil hingga remaja.
Teman masa kecil seperti tetangga hingga teman sekolah, seiring waktu tidak semuanya tetap bertahan karena adanya perubahan minat dan fase kehidupan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa banyak orang dewasa kesulitan membangun pertemanan baru. Survei terhadap lebih dari 2.000 orang di Amerika misalnya, menemukan bahwa sebagian besar tidak punya teman baru dalam lima tahun terakhir.
Penelitian lain dari Jerman yang melibatkan lebih dari 177.000 peserta juga menunjukkan bahwa lingkaran pertemanan terus menyusut dalam beberapa dekade terakhir.
Karena itu, orang yang disukai banyak teman biasanya punya kemampuan yang baik dalam menjalin dan menjaga lingkaran pertemanan. Mereka mudah membangun koneksi baru sekaligus mempertahankan hubungan yang sudah ada.
2. Mengandalkan anak-anak untuk memperluas pertemanan
Banyak orang dewasa sering merasa kewalahan dengan berbagai tanggung jawab yang harus dijalani setiap hari, setuju tidak, Bunda? Mulai dari pekerjaan, rumah tangga, hingga urusan pribadi yang bikin waktu bersosialisasi jadi terbatas.
Sebuah studi dari American Psychological Association menunjukkan bahwa banyak orang mengalami penurunan hubungan sosial saat memasuki usia dewasa. Bahkan, mereka yang sudah punya anak cenderung kehilangan lebih banyak teman.
Dalam kondisi ini, lingkungan pertemanan yang terbentuk dari kehidupan keluarga bisa jadi peluang untuk membangun pertemanan baru. Orang tua biasanya bertemu dengan sesama orang tua lain melalui aktivitas anak.
3. Lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas
Banyak orang dewasa mengira bahwa punya banyak teman berarti harus sering bergabung dalam berbagai aktivitas sosial. Padahal, tidak semua pertemuan bisa menghasilkan hubungan yang benar-benar berarti.
Sebuah pendekatan dalam psikologi sosial menunjukkan bahwa kualitas hubungan jauh lebih penting dibanding jumlahnya. Hubungan yang kuat biasanya terbentuk dari kesamaan minat yang dilakukan secara konsisten.
4. Membangun pertemanan dengan minat atau hobi yang serupa
Dalam membangun hubungan, salah satu cara yang disarankan adalah bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan minat. Karena dari kesamaan tersebut, interaksi biasanya jadi lebih mudah.
Penelitian dalam psikologi sosial juga menunjukkan bahwa hubungan lebih cepat terbentuk ketika seseorang berada dalam kelompok dengan minat yang sama, Bunda.
5. Mencoba aktivitas baru untuk memperluas pertemanan
Di era digital seperti sekarang, mencari komunitas baru sebenarnya sudah jauh lebih mudah karena hampir semua minat bisa ditemukan secara online, Bunda.
Dari situ, seseorang bisa bertemu banyak orang dengan minat yang sama.
Selain itu, studi tahun 2018 juga menunjukkan bahwa aktivitas sosial baru dapat membuat seseorang lebih bahagia hingga mengurangi stres.
Saat sudah menjadi bagian dari sebuah kelompok, membangun kedekatan biasanya akan terasa lebih mudah. Cara seseorang memperkenalkan diri juga bisa memengaruhi bagaimana ia diterima di lingkungan tersebut.
Dalam banyak situasi, sikap rendah hati dan tidak egois cenderung lebih mudah diterima. Karena pada dasarnya, setiap orang lebih senang dengan kehadiran seseorang yang mudah diajak berinteraksi.
7. Suka bertanya kepada orang lain tentang diri sendiri
Dalam membangun pertemanan, salah satu cara efektif adalah dengan menunjukkan ketertarikan pada cerita orang lain. Karena, banyak orang senang ketika diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman.
Dengan mengajak orang lain bercerita, seseorang bisa membuat lawan bicara merasa dihargai dan didengarkan. Misalnya meminta mereka untuk menjelaskan lebih lanjut tentang hal yang mereka sukai.
8. Cenderung keluar dari zona nyaman
Bagi banyak orang, terutama yang introvert, memulai pertemanan di usia dewasa memang tidak mudah. Namun sebenarnya, membangun hubungan pertemanan bisa dimulai dari langkah yang sederhana.
Saat berada di sebuah komunitas, cobalah untuk tidak hanya berbicara soal topik utama saja, tetapi juga membuka percakapan dengan orang lain.
Penelitian menunjukkan bahwa keluar dari zona nyaman dapat membantu seseorang berkembang secara pribadi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuatnya mampu beradaptasi dengan situasi baru.
Itulah beberapa ciri kepribadian orang yang disukai banyak teman menurut psikologi. Semoga informasinya dapat membantu, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/som)
.png)
4 hours ago
4

















































