Cloud Makin Rawan Dibobol, ESET Cloud Workload Protection Bebas Biaya Tambahan

2 hours ago 2

Selular.ID – ESET, perusahaan keamanan siber, menghadirkan fitur baru ESET Cloud Workload Protection yang terintegrasi di dalam platform ESET PROTECT tanpa tambahan biaya, untuk pelanggan di Indonesia, Rabu (6/5/2026).

Pembaruan yang signifikan ini menjadi nilai tambah bagi pelanggan untuk memperkuat posisi mereka di era hybrid dan multi-cloud.

Modul baru ESET Cloud Workload Protection akan membantu pelanggan melindungi cloud workload mereka.

Termasuk memperkaya telemetri untuk deteksi dan respons terhadap ancaman siber.

Selain itu, juga mengkonsolidasikan tata kelola keamanan di seluruh endpoint dan berbagai lingkungan cloud, melalui satu tampilan terpadu (single pane of glass) sehingga lebih mudah dipantau.

Kehadiran fitur baru ini menjadi relevan di tengah makin kencangnya arus organisasi di Indonesia yang migrasi ke cloud untuk meningkatkan produktivitas mereka.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Tampak dari besaran market cloud Indonesia, menurut laporan dari Mordor Intelligence, diperkirakan mencapai US$ 2,81 miliar pada 2026 dan diprediksi terus tumbuh mencapai US$5,5 miliar pada 2031.

Tapi di balik pertumbuhan tersebut, ada satu hal yang sering tertinggal, yaitu keamanan, dan risikonya besar.

Secara global, menurut studi dari IBM, angka kerugian rata-rata akibat pelanggaran data di public cloud kini mencapai US$5,17 juta per insiden, yang tertinggi dibandingkan lingkungan IT lainnya.

Baca juga:

Di sisi lain, banyak organisasi, terutama UKM, belum benar-benar memiliki proteksi yang kuat di layer cloud.

Mereka rentan menjadi sasaran empuk penjahat siber, menjadi korban ransomware, kerap mengalami salah konfigurasi (misconfiguration), visibilitas terbatas, dan memiliki tim keamanan IT yang terbatas.

Di tengah situasi itulah ESET Cloud Workload Protection menjadi relevan.

“Semakin banyak organisasi di Indonesia sekarang yang menganggap bahwa public cloud itu sebagai urat nadi inisiatif bisnis digital mereka,” kata Yudhi Kukuh, CTO Prosperita Group.

“Dengan ESET Cloud Workload Protection, kami mengurangi permukaan serangan yang dihadapi pengguna dengan memperluas proteksi ke cloud workload mereka di public cloud serta private cloud dan virtual machine di on-premise,” sambungnya.

Seluruh pengguna ESET PROTECT (kecuali paket PROTECT ENTRY) sudah dapat menikmati keunggulan ESET Cloud Workload Protection tanpa biaya tambahan.

Pelanggan cukup mengintegrasikan ESET PROTECT mereka dengan lingkungan cloud yang dipakai, seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, atau Google Cloud Platform (GCP).

Modul ESET Cloud Workload Protection akan melindungi virtual machine (VM) di public cloud dengan memasukkan data VM cloud ke dalam Platform ESET PROTECT XDR untuk mendapatkan visibilitas yang lebih luas.

Setelah itu, admin bisa langsung melakukan deployment agen proteksi, dan otomatis VM mereka terlindungi dari berbagai ancaman siber yang makin canggih dan kompleks.

Fitur baru ini juga bisa memproteksi pengguna private cloud dan VM di on-premise.

Satu hal lagi yang membuat tenang, fitur baru ini sudah ditenagai oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan deteksi anomali, mendeteksi ancaman berbasis perilaku (behavior-based), hingga otomatisasi respons.

Semuanya membantu tim IT untuk tidak hanya tahu ada serangan, tapi juga langsung merespons sebelum dampaknya meluas.

Modul ESET Cloud Workload Protection ini dirancang super ringan sehingga tim IT tak perlu mengkhawatirkan performa server akan drop.

Malah fitur ini akan sangat membantu manajer IT untuk memvalidasi kontrol keamanan dan memudahkan pembuatan laporan bukti audit.

Sistem ini bisa membantu menghasilkan audit evidence yang dibutuhkan untuk memenuhi standar seperti NIST, CIS, hingga PCI DSS.

Hal ini menjadi solusi di tengah makin ketatnya aturan kepatuhan (compliance), serta audit yang makin sering dari pemerintah dan regulator.

Dengan kontrol keamanan yang kuat dan kemudahan untuk pengimplementasian di lingkungan on-premise dan private cloud.

Modul ESET Workload Protection akan membantu organisasi di Indonesia mematuhi berbagai ketentuan perlindungan data sensitif seperti UU Perlindungan Data Pribadi dan pedoman keamanan dari BSSN, serta menghadirkan ekosistem IT yang aman dan berdaulat, menurut ketentuan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online