Selular.ID – PT Daya Mas Agra Sejahtera (Dian Solar), anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), resmi mengoperasikan Solar Innovation Hub di kantor pusat barunya di Sinar Mas Land Plaza, Thamrin, Jakarta, pada 7 Mei 2026.
Fasilitas ini menjadi pusat monitoring performa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis data real-time yang didukung teknologi FusionSolar dari Huawei Digital Power.
Peresmian tersebut sekaligus mempertegas langkah Dian Solar dalam memperluas ekosistem energi bersih berbasis digital di Indonesia.
Solar Innovation Hub dirancang sebagai pusat kendali operasional untuk memantau performa sistem PLTS secara terintegrasi di berbagai lokasi proyek yang tersebar di Indonesia.
Solar Innovation Hub menggunakan wall-mounted monitoring system yang memungkinkan tim operasional memantau performa pembangkit secara real-time dan berbasis data.
Sistem tersebut terintegrasi dengan platform FusionSolar milik Huawei yang selama ini digunakan dalam pengembangan PLTS komersial dan industri di berbagai negara.
Teknologi FusionSolar menggabungkan pemantauan energi real-time, Smart PV Optimizer, serta fitur keamanan aktif seperti Arc Fault Circuit Interruption (AFCI).
Teknologi AFCI berfungsi mendeteksi potensi percikan listrik atau arc fault yang dapat memicu gangguan maupun risiko kebakaran pada sistem kelistrikan PLTS.
Menurut Gisela Lesmana, Direktur PT Daya Mas Agra Sejahtera integrasi teknologi ini membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan energi sekaligus menjaga stabilitas operasional aset pembangkit.
Sistem monitoring berbasis digital juga memungkinkan identifikasi gangguan lebih cepat tanpa menunggu inspeksi manual di lapangan.
“Melalui Solar Innovation Hub, kami berkomitmen menjaga efisiensi operasional seluruh aset PLTS kami. Dukungan teknologi FusionSolar memungkinkan pemantauan real-time yang lebih akurat, sehingga setiap kendala di site dapat teratasi dengan cepat,” ujar Gisela.
Gisela menambahkan, kolaborasi Dian Solar dan Huawei menjadi fondasi perusahaan untuk memperluas kapasitas pengelolaan energi, termasuk pengembangan sistem Operation & Maintenance (O&M) untuk Battery Energy Storage System (BESS) sekitar 25MWh sepanjang tahun ini.
Selain meresmikan Solar Innovation Hub, Dian Solar dan Huawei juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan solusi Smart PV dan ekosistem energy storage terintegrasi di Indonesia.
Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan pengembangan BESS dan sistem manajemen energi berbasis digital.
Battery Energy Storage System menjadi komponen penting dalam transisi energi terbarukan karena memungkinkan penyimpanan energi dari PLTS untuk digunakan saat produksi listrik menurun atau permintaan meningkat.
Integrasi antara PLTS dan BESS dinilai penting untuk menjaga stabilitas suplai energi bersih, khususnya pada sektor industri dan komersial.
Huawei melalui teknologi Smart PV Monitoring System menghadirkan kemampuan intelligent energy management dan real-time monitoring untuk mendukung pengelolaan aset energi dalam skala besar.
Sistem tersebut memungkinkan pemantauan performa, analisis operasional, hingga proses pemeliharaan dilakukan dari jarak jauh secara digital.
Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional karena proses pengecekan sistem tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kunjungan teknisi ke lokasi proyek.
Dalam implementasi skala industri, model monitoring digital seperti ini juga membantu perusahaan mempercepat respons terhadap gangguan operasional dan menekan downtime sistem.
Langkah Dian Solar memperkuat infrastruktur monitoring dan energy storage terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan solusi energi bersih di Indonesia.
Pemerintah sendiri terus mendorong pengembangan energi baru terbarukan melalui target transisi energi nasional dan peningkatan penggunaan PLTS di sektor industri maupun komersial.
Sebagai bagian dari Grup Sinar Mas melalui DSSA, Dian Solar saat ini fokus mengembangkan layanan pembangunan, pengelolaan, dan operasional PLTS untuk kebutuhan enterprise.
Penggunaan teknologi berbasis data dan AI dalam pengelolaan energi juga menjadi tren baru di industri energi terbarukan global, terutama untuk meningkatkan efisiensi aset dan optimalisasi konsumsi daya.
Melalui Solar Innovation Hub, Dian Solar menunjukkan arah pengembangan energi bersih yang tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur PLTS, tetapi juga pada integrasi sistem digital untuk monitoring, keamanan, dan pengelolaan energi secara real-time.
Acara peresmian dihadiri jajaran pimpinan DSSA bersama mitra strategis, termasuk PT Huawei Tech Investment yang diwakili Lei Bing, Indonesia Smart PV Director dan PT Hua Sheng Energy yang diwakili Sebastian Gunawan, Head Operation and Business Development.
Baca Juga:Huawei Debutkan Serangkaian Produk Anyar, Membuka Babak Baru Kehidupan Cerdas
Kehadiran kedua perusahaan tersebut menegaskan kolaborasi teknologi yang menjadi fondasi pengembangan solusi energi terbarukan milik Dian Solar.
.png)

















































