HUT ke-69 Kota Palangka Raya, Kolaborasi dan Komitmen Pemerintahan Bersih

21 hours ago 8

INFO TEMPO - Kota Palangka Raya genap berusia 69 tahun pada 17 Juli 2026. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dan Achmad Zaini, menjadikan momentum ini sebagai refleksi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan perkotaan, tata kelola pemerintahan menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan setiap program pembangunan berjalan secara efektif. Komitmen tersebut diwujudkan Pemerintah Kota Palangka Raya melalui keberhasilannya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama sepuluh kali berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Pencapaian ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan perundang-undangan,” kata Fairid. Keberhasilan mempertahankan opini WTP tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. “Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan setiap program pembangunan berjalan secara efektif dan tepat sasaran.”

Bagi Pemerintah Kota Palangka Raya, Fairid melanjutkan, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi hasil dari upaya memperkuat sistem pengelolaan keuangan, meningkatkan disiplin aparatur, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. “Melalui penguatan tata kelola, pemerintah berupaya memastikan setiap anggaran yang dikelola mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penyediaan layanan publik yang semakin efektif dan efisien,” ucapnya.

Dalam semangat Hari Jadi Kota Palangka Raya, pembangunan terus diarahkan melalui kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan yang inklusif serta menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Dengan tata kelola yang semakin baik, pemerintah memiliki basis yang lebih kuat untuk mendorong investasi, memperluas pelayanan publik, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional,” ujar Fairid.

Di usia ke-69, Kota Palangka Raya terus menatap masa depan dengan optimisme. “Konsistensi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat posisi Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah yang modern, inklusif, dan berdaya saing,” kata dia.

Fairid mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan berkolaborasi dalam menyukseskan berbagai agenda yang telah disiapkan Pemerintah Kota Palangka Raya. “Rangkaian peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, namun juga sarana untuk mendorong pertumbuhan UMKM, promosi budaya lokal, pengembangan sektor pariwisata, hingga kampanye hidup sehat,” ucapnya. (*)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online