KETUA Dewan Pimpinan Pusat Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto, menanggapi klaim Partai Solidaritas Indonesia yang ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai ‘kandang gajah’. Selama ini Jawa Tengah dikenal sebagai ‘kandang banteng’ lantaran menjadi lumbung suara utama bagi PDI Perjuangan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Pria yang kerap dipanggil Bambang Pacul itu mengatakan, cita-cita mengambil alih basis suara PDIP di Jateng pernah disampaikan oleh Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra Ahmad Muzani. Muzani menyatakan hal itu pada Februari 2025, saat dia masih menjadi Sekretaris Jenderal Partai Gerindra.
"Sebelumnya Pak Muzani juga bilang mau dijadikan kandang sarang garuda," kata Bambang Pacul di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini enggan mengomentari tekad PSI. Dia hanya menuturkan, setiap orang yang memiliki keinginan akan merumuskan langkah strategi demi mencapai tujuan.
"Apakah keinginan tersebut kemudian di-breakdown menjadi langkah-langkah yang nyata untuk mewujudkan keinginannya, ah itu kan nanti di lapangan," tutur mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jateng ini.
Sebelumnya Ketua DPP PDIP Said Abdullah mempertanyakan siapa yang melontarkan gagasan bahwa Jateng akan dikuasi oleh PSI. “Siapa yang bikin hoaks?” kata Said di Kompleks DPR, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.
Klaim Jateng akan menjadi kendang gajah disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI Jawa Tengah Antonius Yogo saat menjelaskan persiapan mantan Presiden Joko Widodo keliling daerah tersebut pada bulan Juli. Yogo mengusulkan agar Jokowi mengunjungi mayoritas daerah di Jawa Tengah sebagai bentuk posisi yang mencerminkan kedudukan PSI.
Cita-cita PSI menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung suara pada Pemilu 2029 telah disampaikan oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam Rapat Koordinasi Wilayah PSI Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kota Solo, Kamis, 8 Januari 2026.
"Jawa Tengah ini kandang gajah. PSI hadir untuk masyarakat Jawa Tengah. Tolong bantu kami bekerja dan bergerak bersama menuju Pemilu 2029," tutur Kaesang.
Menurut Kaesang, target itu hanya bisa dicapai dengan struktur partai yang solid hingga tingkat paling bawah. Ia berulang kali menekankan pentingnya pembenahan organisasi dari DPW hingga DPRT sebagai kunci lolos verifikasi pemilu sekaligus mesin pemenangan.
“Kunci kemenangan kita adalah struktur. Kalau strukturnya kuat, kita bisa menang mutlak di Jawa Tengah,” kata Kaesang.
.png)





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4897279/original/047157000_1721544216-IMG_20240721_131658.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5746528/original/013133300_1778645752-foto_media__78__2.jpg)


