Kelakar Prabowo: Katanya MBG Singkatan 'Mas Bahlil Ganteng'

5 hours ago 6

PRESIDEN Prabowo Subianto berkelakar kepanjangan dari singkatan ‘MBG’ adalah ‘Mas Bahlil Ganteng’. Prabowo mengutarakan ini ketika berpidato dalam acara puncak peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, di Jakarta Convention Center, Jakarta, malam ini.

Momen ini terjadi saat Kepala Negara menyapa Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang turut hadir. "Ketua Umum Partai Golongan Karya, Saudara Bahlil Lahadalia. Katanya MBG singkatan ‘Mas Bahlil Ganteng’. Bisa saja lo," ujar Prabowo pada Kamis malam, 23 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sebagaimana diketahui, MBG selama ini digunakan untuk merujuk pada proyek andalan Prabowo, makan bergizi gratis. Namun beberapa waktu belakangan, istilah MBG acapkali dipelintir menjadi ‘Mas Bahlil Ganteng’ lewat sebuah lagu yang diduga memanfaatkan kecanggihan akal imitasi.

Setelah menyapa Bahlil, Prabowo pun lanjut menyebutkan satu per satu nama hadirin lain yang hadir. Mulai dari ketua umum partai politik lain hingga para kiai dan ulama.

Sebelumnya, lagu Mas Bahlil Ganteng menghiasi berbagai konten TikTok. Lagu bernada lagu anak-anak dengan lirik jenaka rupanya mengocok perut netizen dan sering digunakan sebagai latar musik berbagai konten kreatif.

Lagu ini makin meledak setelah kreator konten dan influencer Sania Leonardo mengunggah video reaksinya melalui akun TikTok @/panggilakubambang.

Usut punya usut, lagu ini pertama kali dipopulerkan oleh akun @/vokaliz_netizen. Lagu ini tidak diciptakan secara manual oleh komposer musik, melainkan diduga memanfaatkan kecanggihan teknologi akal imitasi alias AI.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyambut baik lagu Mas Bahlil Ganteng yang viral. Sarmuji mengatakan tak mempermasalahkan lagu tersebut.

Menurut Sarmuji, lagu MBG itu bagian dari kreativitas netizen karena menghargai kerja keras Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang mengamankan stok bahan bakar di tengah ketidakpastian suplai energi global dan menjaga harga BBM bersubsidi tidak naik.

“Jadi kami santai saja. Apalagi lagunya ‘cute’, lucu dan menghibur. Kalau lagu tersebut bisa membuat senang warga, Golkar juga ikut senang,” kata Sarmuji saat dihubungi pada Selasa, 26 Mei 2026.

Sarmuji mempersilakan masyarakat menikmati lagu MBG tanpa pretensi politik yang berlebih. 

Eka Yudha Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online