Jakarta -
Mengetahui jenis kelamin sebelum persalinan melalui USG memang jadi hal yang banyak dinanti orang tua. Sayangnya, tak sedikit Bunda dan Ayah yang bingung dengan jenis kelamin bayi tidak sesuai dengan hasil USG. Kenapa hasil USG laki-laki saat lahir bayinya perempuan? Simak penjelasannya yuk Bunda.
Ultrasonografi merupakan alat penting untuk memantau kesehatan janin, dan bermanfaat untuk tujuan lainnya termasuk salah satunya membantu mengungkapkan apakah Bunda akan memiliki bayi laki-laki atau perempuan.
Meskipun ada orang tua yang memilih menunggu hingga bayi lahir untuk mengetahui jenis kelamin biologisnya, sebagian besar ingin mengetahuinya sesegera mungkin. Sebuah studi menemukan bahwa 69 persen responden berencana untuk mengetahui jenis kelamin janin mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengetahui apa itu gender ultrasound?
USG prenatal merupakan salah satu tes non invasif yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar janin. Teknik ini merupakan metode pencitraan yang difavoritkan selama kehamilan karena tidak melibatkan radiasi atau menimbulkan bahaya bagi janin maupun ibu hamil.
Terkait hal tersebut, The Food and Drug Administration (FDA) mengatakan bahwa USG dianggap aman jika dilakukan oleh teknisi terlatih untuk tujuan medis. Biasanya, antara minggu ke-18 dan ke-22, ibu hamil akan menjalani pemindaian anatomi terperinci yang disebut USG level 2.
Terkadang, USG tersebut disebut juga dengan gender ultrasound. Meski demikian, pemindaian anatomi ini bukan semata-mata untuk menentukan jenis kelamin bayi tetapi juga mengevaluasi bagaimana janin berkembang di dalam rahim.
Apa yang terjadi selama USG berlangsung?
Saat ibu hamil berbaring di meja pemeriksaan, teknisi USG awalnya akan mengoleskan gel di perut. Kemudian, mereka menggerakkan transduser plastik yang memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi di atasnya. Gelombang ini memantul dari tubuh Si Kecil untuk menghasilkan gambar jaringan lunak dan organnya.
Agar lebih paham apa yang terjadi selama USG, berikut ini yang biasanya dilakukan teknisi ya, Bunda:
1. Mengukur ukuran bayi
2. Mengevaluasi janin dari kepala hingga kaki
3. Mendengarkan detak jantung
4. Memeriksa organ-organ utama
5. Menentukan tingkat cairan ketuban
6. Mengevaluasi posisi plasenta
7. Melihat organ kelamin bayi
Selain itu, teknisi juga akan memeriksa alat kelamin untuk mengevaluasi apakah ada masalah atau tidak. Tetapi, mereka tidak perlu memberi tahu orang tua tentang jenis kelamin bayinya. Jika ada masalah, dokter dapat memberikan informasi sebanyak yang ingin didengarkan orang tua.
Biasanya, sebelum melakukan tindakan USG, ibu hamil akan diminta untuk minum beberapa gelas air dan datang dengan kondisi kandung kemih penuh sehingga membantu praktisi melihat janin dengan lebih baik.
Seberapa akurat USG penentuan jenis kelamin?
Akurasi dari hasil USG jenis kelamin sedianya bergantung pada kapan pemeriksaan dilakukan. Meskipun Meskipun pemeriksaan yang dijadwalkan di akhir trimester pertama (antara minggu ke-11 dan ke-14) akurat sekitar 75 persen, pada pemeriksaan yang dilakukan di trimester kedua memiliki tingkat akurasi hampir 100 persen, meskipun tidak ada tes yang sempurna seperti dikutip dari laman Whattoexpect.
Ya, berbicara soal hasil dari USG, sejauh ini ternyata USG cukup akurat untuk mengidentifikasi apakah janin memiliki penis atau vulva, terutama pada trimester kedua atau ketiga.
Sebuah studi menemukan bahwa teknisi USG memprediksi jenis kelamin bayi dengan benar hampir 100 persen setelah mereka melakukannya pada ibu hamil dengan usia kehamilan 14 minggu. Sementara itu, perkiraan mengenai jenis kelamin janin yang dilakukan antara 11 dan 14 minggu menunjukkan hasil yang kurang akurat, dengan hasil pemindaian dari teknisi USG benar sekitar 75 persen. Dan, kesalahan yang paling umum adalah mengklasifikasikan janin laki-laki sebagai perempuan.
Di sisi lainnya, peneliti lain telah menemukan hasil serupa. Namun, penting diingat bahwa keakuratan hasil pemeriksaan pada seseorang akan bergantung pada beberapa faktor, termasuk waktu, posisi bayi, ukuran tubuh ibu, dan apakah ibu mengandung bayi kembar.
Di luar faktor tersebut beberapa faktor lainnya juga turut memengaruhi. Berikut ini beberapa di antaranya:
1. Waktu
Seberapa jauh usia kehamilan sangat berpengaruh pada keakuratan USG penentuan jenis kelamin. "Keakuratan USG meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan," kata Bart Putterman, MD, seorang dokter kandungan di Texas Children Pavilion for Women di Houston. Menunggu hingga trimester kedua meningkatkan kemungkinan mendapatkan hasil yang akurat karena alat kelamin janin lebih berkembang dan lebih mudah dilihat.
2. Posisi bayi
Ketika ahli sonografi kesulitan melihat di antara kaki janin karena posisinya, hal tersebut akan mengganggu kemampuan mereka untuk menentukan jenis kelamin bayi tersebut.
"Jika tidak terlihat jelas, kesalahan dapat terjadi ketika ahli sonografi menebak jenis kelamin berdasarkan pemeriksaan yang kurang optimal," kata Dr. Putterman.
3. Ukuran tubuh
Jika ibu memiliki tubuh yang lebih besar, menentukan jenis kelamin janin melalui USG akan lebih sulit, kata Michele Hakakha, MD, seorang dokter kandungan yang berbasis di Beverly Hills. Namun, operator USG seharusnya dapat memperoleh gambaran yang jelas untuk orang dengan berbagai ukuran tubuh seperti dikutip dari laman Parents.
4. Kehamilan dengan bayi kembar
Jika ibu mengandung bayi kembar, bayi dapat menyembunyikan saudara kandungnya, sehingga penentuan jenis kelamin setiap bayi menjadi lebih sulit.
Tanda-tanda USG untuk bayi laki-laki dan perempuan
Saat menentukan jenis kelamin janin melalui USG, teknisi akan mencari ciri-ciri khas yang dikenal sebagai tanda-tanda pada setiap gender ya, Bunda. Berikut ini beberapa tanda-tandanya yang biasanya dijadikan acuan:
Tanda-tanda USG bayi perempuan
Banyak orang tua baru berpikir bahwa jika tidak ada penis menunjukkan mereka akan memiliki bayi perempuan. Tetapi, ini belum tentu benar, Bun, terutama pada awal kehamilan. Sebab, klitoris dan penis memiliki ukuran dan bentuk yang hampir sama.
Berikut ini beberapa indikator bahwa Bunda akan memiliki bayi perempuan:
1. Adanya tanda hamburger
Selama USG, teknisi akan mencari penampakan alat kelamin perempuan yakni labia dan klitoris. Jika Bunda melihat dengan detail, Bunda akan melihat bahwa bibir labia terlihat mirip dengan roti hamburger, sedangkan klitoris menyerupai daging hamburger.
2. Tanda sagittal
Setiap jenis kelamin memiliki tanda sagittal. Tanda ini diperoleh dengan melihat tampilan profil janin. Biasanya, terdapat tonjolan di ujung tulang belakang, yang disebut takik kaudal. Jika mengarah ke bawah, maka janin kemungkinan besar adalah perempuan.
Tanda-tanda USG bayi laki-laki
Janin laki-laki banyak dianggap lebih mudah terprediksi saat USG, padahal tidaklah selalu demikian pada praktiknya. Terutama, hal tersebut berlaku ketika usia kehamilan ibu belum memasuki minggu ke-14. Sementara pada minggu ke-18 hingga ke-20, penentuan bayi laki-laki akan didasarkan pada tanda-tanda berikut:
1. Alat kelamin laki-laki
Kehadiran alat kelamin laki-laki (termasuk testis, skrotum, dan penis) adalah tanda yang jelas dari jenis kelamin laki-laki. Teknisi USG mungkin akan mencari 'tanda kura-kura' yakni ujung penis mengintip dari balik testis.
2. Tanda sagittal
Jika takik kaudal mengarah ke atas, janin kemungkinan besar adalah laki-laki. Jika berada di antara keduanya, mungkin akan lebih sulit untuk menentukan jenis kelamin secara pasti.
Kapan orang tua dapat mengetahui jenis kelamin dengan USG?
USG sebenarnya bukanlah salah satu ukuran baku dan paling akurat dalam menentukan seseorang mengandung bayi laki-laki atau perempuan. Apalagi, terkadang ada juga berbagai faktor yang memengaruhi hasilnya, salah satunya ialah usia kehamilan ibu.
"Waktu paling awal dalam kehamilan di mana jenis kelamin janin dapat ditentukan dengan USG adalah sekitar 12 minggu, dan bahkan saat itu pun, masih sangat sulit. Alat kelamin eksternal yakni vulva atau penis dan skrotum sebenarnya belum berada di luar hingga sekitar 13 minggu,"kata Dr Hakakha.
Sehingga, untuk mengetahui jenis kelamin bayi, Bunda mungkin perlu menunggu hingga USG selanjutnya seperti USG anatomi pada usia kehamilan 20 minggu guna mendapatkan jawaban yang lebih pasti.
Cara lain menentukan jenis kelamin
Dalam prosedur pemeriksaan untuk mengetahui jenis kelamin bayi, sebenarnya ada metode lain selain pemindaian ultrasound atau USG ya, Bunda. Selain USG, jenis kelamin bayi dapat ditentukan dengan beberapa cara lain, termasuk yang berikut ini:
1. Non-invasive prenatal screening (NIPT)
NIPT adalah tes darah yang memindai kelainan genetik, termasuk down syndrome, trisomi 18, dan trisomi 13. Tes ini juga dapat menentukan jenis kelamin melalui analisis kromosom. NIPT biasanya dapat dilakukan sekitar minggu ke-10 kehamilan atau lebih.
2. Chorionic villus sampling (CVS)
Metode ini biasanya dilakukan antara ke-10 dan ke-13 kehamilan. CVS melibatkan pengambilan sel dari plasenta untuk memeriksa kelainan kromosom atau genetik. Bunda dapat menentukan jenis kelamin bayi sebagai hasil sampingan dari prosedur tersebut.
3. Amniocentesis
Prosedur ini merupakan prosedur di mana cairan diekstraksi dari kantung yang mengelilingi bayi Bunda. Amniocentesis umumnya dilakukan antara minggu ke-15 dan ke-20 kehamilan, dan dapat mendiagnosis cacat lahir atau kondisi genetik.
Nah, pada akhirnya, mengetahui jenis kelamin bayi memang jadi hal yang menyenangkan sekaligus melegakan ya, Bunda. Tetapi, penting diingat bahwa setiap prosedur memang terkadang tidak selalu menunjukkan hasil yang akurat atau tidak lengkap.
Tak jarang, dalam beberapa kasus, teknisi melakukan kesalahan. Dan, dalam kasus lainnya, jenis kelamin anak mungkin tidak sesuai dengan jenis kelamin yang ditetapkan saat lahir. Jadi, apa pun itu, yang terpenting kesehatan Bunda dan janin jadi poin penting selama kehamilan ya, Bunda.
Apa pun nantinya rezeki gender dari kehamilan yang didapatkan merupakan anugerah bagi Bunda dan Ayah yang luar biasa dan patut disyukuri.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
.png)
3 hours ago
3

















































