Jakarta -
Seorang Bunda bernama Jessica Kent-Hazledine kehilangan penglihatannya tak lama setelah melahirkan anak keduanya. Saat itu, Jessica khawatir ia tidak akan bisa melihat lagi kedua anaknya tumbuh dewasa.
Dilansir laman Independent, Jessica terbangun dengan penglihatan yang sangat terganggu di mata kirinya setelah dua minggu melahirkan sang putra. Awalnya, ia mengira itu terjadi akibat kelelahan.
Namun, kondisi Jessica memburuk dengan cepat, menyebabkan hilangnya penglihatan di mata kanan. Ia pun memutuskan untuk memeriksakan kondisi ke tenaga medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya baru saja menjadi ibu, dan kurang tidur. Tapi saya pikir sebaiknya memeriksakan dan tiba-tiba saya harus menjalani MRI darurat dan tes darah. Semuanya sangat menakutkan, saya membayangkan hal terburuk," katanya.
"Ketika penglihatan di mata kanan juga hilang, saya sangat ketakutan. Saya pikir saya tidak akan bisa melihat bayi saya tumbuh dewasa. Saya mungkin tidak akan bisa melihat bagaimana wajahnya berubah atau kapan dia mengambil langkah pertamanya atau hari pertamanya bersekolah."
Setelah menjalani beberapa tes, Jessica didiagnosis optic neuritis, yakni peradangan pada saraf optik yang bisa menyebabkan seseorang kehilangan penghlihatannya secara mendadak.
"Mereka (petugas medis) melakukan skrining dan tes, tapi mereka belum yakin dengan diagnosisnya, tapi itu adalah optic neuritis," ungkapnya, dikutip dari laman NHS South West.
Setelah mencoba beberapa perawatan, petugas medis menyarankan Bunda dua anak ini untuk menjalani donor plasma. Sebagai bagian dari proses tersebut, plasma atau komponen cair darah yang membantu mengangkut sel darah, nutrisi, dan hormon ke seluruh tubuh, akan dikeluarkan dari aliran darah dan diganti dengan plasma donor.
Tindakan tersebut dapat membantu menghentikan antibodi dalam darah Jessica agar tidak menyerang dan merusak lapisan pelindung di sekitar serabut saraf matanya. Jessica menjalani lima kali tindakan medis. Keadaannya mulai membaik di tindakan yang ketiga.
"Setelah tindakan kelima, saya merasa hampir kembali seperti diri saya sendiri, rasanya seperti sihir," ungkapnya.
"Penglihatan saya sekarang jauh lebih baik. Saya masih mengalami sedikit penglihatan kabur di separuh mata kiri, tetapi saya dapat merawat putra saya dan menjalani kehidupan mandiri, yang sebelumnya saya khawatirkan tidak akan mampu dilakukan."
Optic neuritis usai melahirkan
Menurut ulasan di National Library of Medicine, optic neuritis adalah gangguan yang mengancam penglihatan dan sering kali merupakan gejala pertama dari penyakit demielinasi seperti multiple sclerosis. Beberapa gejala dapat memicunya, seperti konsumsi obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, dan infeksi.
Gejala optic neuritis biasanya meliputi kehilangan penglihatan mendadak, nyeri mata (terutama saat menggerakkan mata), dan perubahan persepsi warna. Beberapa individu mungkin juga mengalami pupil Marcus Gunn, yaitu respons abnormal terhadap cahaya.
Studi yang diterbitkan di Indian Journal of Ophthalmology tahun 2024 mengungkap bahwa optic neuritis paling umum yang menyerang orang dewasa, terutama perempuan. Jenis optic neuritis laktasi menjadi kondisi langka yang terjadi hingga 12 bulan pasca persalinan dengan kemungkinan kekambuhan yang tinggi.
"Optic neuritis laktasi lebih disebabkan oleh perubahan imunologis pasca kehamilan daripada periode menyusui itu sendiri. Presentasi dan gambaran klinisnya mirip dengan optic neuritis klasik dan tetap menjadi diagnosis banding penting untuk disfungsi penglihatan pada periode pasca persalinan," demikian hasil studi.
Menurut pemaparan studi, penurunan mendadak kadar hormon pelindung yang disertai dengan penurunan aktivitas imunosupresif pada periode pasca persalinan membuat perempuan lebih rentan terhadap patologi kondisi ini, terutama di tiga bulan pertama. Setidaknya, ada serangkaian kasus dilaporkan terkait temuan optic neuritis pada perempuan usai melahirkan.
Demikian kisah Bunda yang sempat mengalami kebutaan usai melahirkan karena mengalami optic neuritis. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)
.png)
4 hours ago
1

















































