Meisya Siregar Ungkap Pengobatan Anak Setelah Idap Autoimun, Awalnya Cuma Batuk Pilek

11 hours ago 6

Jakarta -

Artis Meisya Siregar kini harus menerima kenyataan terkait kondisi kesehatan putranya, Muhammad Bambang Arr Ray Bach atau yang akrab disapa Bambang, mengidap penyakit yang cukup serius.

Kabar ini cukup mengejutkan bagi Meisya, karena awalnya kondisi sang anak tampak segar bugar, Bunda. Bahkan, Bambang masih tetap aktif menjalani kegiatannya seperti biasanya.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, Bambang didiagnosis mengidap penyakit autoimun atau biasa juga dikenal dengan Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Baru-baru ini, Bunda tiga anak ini menceritakan kondisi Bambang yang sempat mengalami penurunan trombosit hingga berada di angka yang sangat rendah.

"Apa itu autoimun ITP? Aku juga baru dengar kemarin dari dokter begitu mengetahui trombositnya, Bambang tuh sampai terjun ke angka 3.000. Terus dokter bilang, 'Mbak, Bambang kayaknya harus langsung dibawa ke rumah sakit untuk rawat inap karena sepertinya diagnosanya adalah ITP," ujar Meisya saat berbincang dalam acara Pagi-Pagi Ambyar, dikutip dari akun YouTube @TRANSTVofficial, Jumat (24/2/2026).

Meisya ceritakan perjalanan sang anak hingga didiagnosis autoimun

Sebagai Bunda, Meisya mengaku sempat tak menyangka dengan kondisi yang dialami putranya. Meisya dan sang suami, Bebi Romeo, bahkan sempat menolak kenyataan tersebut.

"Aku sama Bebi sih sebenarnya masih denial untuk bilang, 'Enggak deh, Bambang nih belum autoimun, belum autoimun gitu, lho'. Karena kebanyakan mayoritas ITP ini untuk anak-anak masih dikategorikan akut. Kalau udah dewasa terdeteksinya udah kronis dan akan dibawa seumur hidupnya. Tapi, kalau usia Bambang tuh mudah-mudahan ini hanya akut," ungkap Meisya.

Meisya kembali mencoba menjelaskan lebih lanjut mengenai penyakit autoimun yang dialami Bambang. Meisya membagikan pemahamannya terkait kondisi tersebut.

"ITP itu apa? Singkatnya kita punya trombosit di dalam tubuh di mana trombosit ini melindungi. Jadi, kalau misalnya terjadinya pendarahan dia tuh enggak akan terjadi pembekuan darah gitu," katanya.

Menurutnya, trombosit itu penting dalam proses pembekuan darah di dalam tubuh. Jika jumlahnya menurun drastis, kondisi ini bisa berbahaya, Bunda.

"Nah, trombosit ini kalau turun itu akan menyebabkan pendarahan hebat di organ, di luar, di mana pun. Nah, Bambang trombositnya 3.000 yang normalnya adalah 400.000," ujarnya.

Hal yang membuatnya semakin terkejut adalah karena kondisi ini tidak menunjukkan gejala yang jelas di awal. Bambang diketahui hanya mengalami batuk dan pilek berkepanjangan.

"Itu enggak ada gejala sama sekali. Jadi, Bambang awal mulanya batuk pilek berkepanjangan sampai sebulan lebih terus aku mikirnya alergi, karena anak-anakku ini alergi. Aku menganggap enteng," jelasnya.

"Ini catatan penting. Kita jangan anggap enteng alergi. Karena autoimun itu adalah alergi yang disepelekan," lanjutnya.

Lebih lanjut, kondisi putra Meisya ini semakin terlihat saat lendirnya keluar dari area mata. Hal ini yang membuat Meisya mulai curiga dan segera memeriksakan sang anak ke dokter.

"Sampai akhirnya dibawa ke dokter karena lendirnya sampai keluar dari mata. Itu mirip seperti papanya yang punya sinus kronis. Di bawalah ke dokter, 'Dok, ini Bambang matanya sampai keluar lendir?'. Ketahuanlah Bambang genetik sinus kronis," kata Meisya.

Setelah itu, Bambang sempat menjalani pengobatan dengan obat-obatan yang diberikan dokter. Kondisinya pun sempat membaik setelah beberapa hari. Namun, kondisi tak terduga kembali muncul saat Bambang mulai menunjukkan tanda lain pada tubuhnya.

"Tiba-tiba ada memar di badan Bambang. Aku udah mulai panik. Waduh, kenapa nih Bambang biru-biru, memar segala macam. Dari situ, akhirnya aku udah merasa ada yang enggak beres," kata Meisya.

Rasa cemas tersebut mendorongnya untuk berkonsultasi kembali dengan dokter. Meisya pun memutuskan membawa Bambang ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

"Sampai aku bicara sama dokter sinusnya Bambang, 'Dok, kenapa ya kok Bambang begini? Aku langsung bawa ke rumah sakit kita ambil darah. Di situ baru ketahuan Bambang mengidap autoimun," tutur Meisya.

Meisya ungkap pengobatan anak setelah idap autoimun

Dengan kondisi trombosit yang rendah, penanganan medis pun harus dilakukan. Meisya mengungkapkan bahwa tidak banyak pilihan pengobatan yang bisa diambil saat itu selain terapi.

"Jadi, waktu itu enggak ada opsi selain terapi Intravenous Immunoglobulin (IVIG). Jadi, terapi IVIG adalah plasma darah dari ribuan donatur sehat bentuknya adalah imun. Imun-imun sehatnya dikumpulkan ribuan dalam satu botol itu isinya bentuknya plasma darah yang sudah diolah," kata Meisya.

Dalam prosesnya, terapi ini dilakukan dengan dosis tertentu setiap harinya. Penanganan tersebut juga disatukan dengan obat lain untuk hasil yang lebih maksimal.

"Nah, itu satu hari 3 botol, satu botolnya 5 ml. Jadi dalam sehari 15 ml, selama 3 hari total 9 botol dan dikombinasikan dengan obat antiradang serta antipendarahan," jelasnya.

Meisya menjelaskan bahwa kondisi sang anak saat itu sudah cukup serius. Karena itu, diperlukan terapi yang bisa bekerja cepat dibandingkan dengan obat biasa.

"Karena kalau kita pakai obat-obatan itu akan lama, karena Bambang itu udah termasuk agak berat. Pilihannya harus yang instan, yaitu IVIG" kata Meisya.

Selama menjalani perawatan, Meisya menyampaikan bahwa sang anak tidak memiliki pantangan khusus. Hanya saja, Bambang tidak boleh terlalu lelah, Bunda.

"Enggak ada pantangan, cuma sementara belum stabil, Bambang memang tidak boleh terlalu lelah," jelasnya.

Sebagai orang tua, Meisya terus memberikan perhatian pada proses pemulihan sang anak. Maka dari itu, kita doakan ya supaya Bambang bisa segera pulih dan kembali sehat seperti sediakala.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online