Jakarta -
Morning sex atau bercinta di pagi hari menjadi salah satu cara untuk memulai hari dengan suasana hati yang lebih baik. Bahkan sejumlah penelitian mengaitkan morning sex yang dilakukan pasangan suami istri (pasutri) baik untuk kesehatan.
Tak sedikit pasutri yang merasa bahwa morning sex lebih intim dan menyenangkan. Peneliti juga menemukan bahwa bercinta di pagi hari ini bermanfaat untuk kesehatan fisik maupun emosional.
Apa itu morning sex?
Morning sex adalah aktivitas berhubungan intim yang dilakukan pada pagi hari. Aktivitas seksual ini biasanya dilakukan setelah bangun tidur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para ahli, pagi hari menjadi salah satu waktu ideal untuk berhubungan intim. Alasannya, pada pagi hari kadar hormon seksual, seperti testosteron, cenderung berada pada tingkat tertinggi.
Dilansir dari Healthline, peningkatan hormon seksual tersebut dapat membantu meningkatkan gairah seksual dan respons tubuh saat bercinta. Jadi, morning sex menjadi cara bagus bagi pasutri untuk memulai harinya.
Manfaat morning sex
Dr. Janet Brito, terapis seks Latinx bersertifikasi nasional, mengatakan bahwa bercinta saat bangun tidur pertama kali atau morning sex memiliki semua manfaat minum kopi dan bahkan lebih banyak lagi.
Salah satunya, membantu pasutri memulai hari kerja dengan lebih mudah. Ini dapat meningkatkan tingkat energi dan mengurangi stres.
"Orgasme pasti meningkatkan suasana hati Anda. Dan, yang terbaik dari semuanya, Anda mempererat ikatan dengan pasangan Anda," kata Brito.
Karena itu, lanjut Brito, tidak ada alasan pasutri tidak memasukkan morning sex ke dalam jadwal harian.
Berikut beberapa manfaat morning sex untuk kesehatan:
1. Tubuh siap dan prima
Pagi adalah waktu yang tepat untuk berhubungan seks karena tubuh manusia siap melakukannya. Menurut Brito, itu karena kadar estrogen dan testosteron berada pada puncaknya selama waktu ini.
Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa libido seseorang dipengaruhi kadar hormonnya. Semakin tinggi kadarnya, maka semakin bergairah.
2. Bertahan lebih lama
Jika testosteron sedang tinggi maka semakin baik seksnya. Menurut sebuah studi tahun 2007, kadar testosteron yang tinggi akan meningkatkan libido pasangan dan meningkatkan fungsi seksual.
Sebuah tinjauan yang lebih lama yang diterbitkan pada tahun 2000 juga menemukan bahwa kadar testosteron yang lebih tinggi dapat meningkatkan kekuatan ereksi.
3. Melepaskan hormon 'pelukan' oksitosin
Morning sex dapat membuat pasutri lebih intim. Bagaimana caranya? Seks menghasilkan oksitosin, juga dikenal sebagai 'hormon pelukan'. Oksitosin adalah zat kimia di otak yang mengontrol cinta dan ikatan. Ketika dilepaskan selama seks, pasutri akan merasa lebih terhubung.
4. Meredakan stres
Morning sex dapat meredakan stres. Sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa aktivitas yang menyenangkan dapat mengurangi kadar hormon stres. Itu berarti mencapai klimaks sebelum berangkat kerja dapat membuat pasutri dalam suasana hati yang baik sepanjang hari.
5. Melepaskan endorfin
Morning sex menghasilkan endorfin, zat kimia ajaib pereda nyeri di tubuh yang membantu meningkatkan suasana hati.
6. Ini termasuk olahraga
Morning sex mungkin tidak setara dengan berlari di treadmill selama satu jam, tetapi tetap saja ini merupakan olahraga yang luar biasa. Menurut penelitian dari Harvard Medical School, seks membakar sekitar lima kalori per menit. Itu sama dengan berjalan kaki.
7. Baik untuk otak
Seks di pagi hari dapat meningkatkan kemampuan otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berhubungan seks melepaskan campuran neurotransmiter dan hormon. Khususnya, dopamin, hormon yang membuat perasaan senang, yang dapat bermanfaat bagi kesehatan otak dan kognisi.
8. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Para peneliti dari sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa seks dapat meningkatkan kekebalan tubuh dengan memicu pertahanan alami tubuh terhadap bakteri, virus, dan kuman lainnya.
9. Membantu terlihat lebih muda
Seks pagi hari mungkin merupakan sumber awet muda. Beberapa ahli berpendapat bahwa seks adalah kunci untuk terlihat lebih muda karena melepaskan oksitosin, beta endorfin, dan molekul anti-inflamasi lainnya.
BBC News melaporkan bahwa penelitian lama menunjukkan bahwa berhubungan seks setidaknya tiga kali seminggu dapat membuat seseorang terlihat beberapa tahun lebih muda daripada orang yang kurang sering berhubungan seks. Orgasme bahkan dapat bermanfaat bagi kulit.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
.png)
3 hours ago
1

















































